sedikit mengingatkan syair lagu Bento kalau ada yang mungkin lupa
kira-kira sebagian baitnya seperti ini maaf kalau kurang tepat:

"omong soal moral, omong keadilan sarapan pagiku.."
"aksi tipu-tipu oh.. jagonya.."
"maling kelas teri.. bandit kelas corro.. itu mah tong sampah"

pernahkah kita tahu istilah "white collar crime"  bisa tambahkan
"white sorban crime"

untuk dapat informasi yang lebih lengkap baca juga postingan saya:
-"Beasiswa dan KKN di negeri ini"  May 1, 2007
-"Sekolah Tinggi Kedinasan dan Carut Marut Negeri Terkorup" May 10,2007
-"Bangga Berbangsa dan Berbahasa Indonesia" May 21. 2007
-"Sang Prajurit dan KPPN Prima" May 24, 2007
-"Perselingkuhan KPPN Prima" May 28, 2007   




"
--- In [email protected], Heryanto Sijabat
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Buat yondi_l 
>    
>   Bukankah sesuatu yang baik itu asalnya dari TUHAN
>   KPPN Prima yang dibentuk Bukankah itu hal yang baik
>   Dukungan kepada KPPN Prima bukan masalah "Salary" yang dikedepankan
>   Tetapi adanya niat baik dari Pimpinan untuk menjadi lebih baik dan
mengurangi "Kelemahan"
>   Bukankah "wajah cantik" KPPN Prima berarti wajah cantik kita
sebagai staff DJPBN
>   Anda dapat berbangga terhadap orang lain nantinya bahwa di KPPN
Prima hampir tidak ditemukan lagi "tikus-tikus pengerat" beroperasi
dan itu juga merupakan bagian dari kontribusi Anda sendiri.
>   Kecuali anda keberatan menjadi bagian dari "pembenahan menuju
kebersihan" di DJPBN.
>    
>    
>   Salam
>    
>   Heryanto Sijabat
>     
>   yondi_l <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>           baru di iming-iming peningkatan salary dan tunjangan yang
memadai
> dengan mudah kita membawa nama Tuhan untuk janji-janji yang selama ini
> belum kita tepati setelah reformasi berjalan 9 tahun. Malah mengumbar
> janji lagi dengan kata-kata indah "prime service" janji yang lalu
> belum lagi kita sadari dan kita perbaharui. Kata-kata manis yang
> sangat pahit bagi rakyat kelas bawah yang berada jauh dalam pusaran
> kekuasaan seperti anda. Apakah bahasa yang selama ini kurang di
> tingkat bawah kurang dapahami sampai harus mengganti bahasa menjadi
> bahasa "dupak bujang" yang biasa digunakan kepada orang yang hanya
> dapat bekerja dengan di dupak kepada para bujang (pekerka nonskill)
> tapi sayang para pejabat ini lebih senang berkomunikasi dengan bahasa
> dupang bujang ini. padahal mereka banyak lulusan dari dalam dan luar
> negeri s2, s3 dan s s yang lain hah !
> 
> 
> 
>          
> 
>        
> ---------------------------------
> Be a better Heartthrob. Get better relationship answers from someone
who knows.
> Yahoo! Answers - Check it out. 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>


Kirim email ke