Membaca uneg2 teman kita, boleh ya saya ikut nimbrung kasih semangat biar dia 
diberi kekuatan dan kesabaran. Kalau pada saat ini, anda tidak bisa dan belum 
dikasih kesempatan untuk tidak bisa ikut andil dalam pembentukan KPPN Prima I 
dan II,  jangan khawatir...Yakinlah bahwa Pemimpin2 kita itu tidak akan 
membiarkan kita dan pasti memikirkan nasib kita. Kita berprasangka baik aja, 
bahwa sejak awal dicetuskan ide ini, pasti sudah dipikirkan segala permasalahan 
yang akan ditimbulkan. Sekarang marilah kita dukung kelancaran semua program 
yang akan dan telah dilakukan oleh para pemimpin kita. Kita sebagai prajurit 
hendaknya selalu siaga mau dibawa kemana, dan mau diapakan kita ini. Kata orang 
Jawa " Sendiko Dhawuh" aja.

alfian_2506 <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                                  Saya 
bergabung dengan DJPBN baru pada pertengahan 2003. Meskipun masih
 "anak kemaren sore" tapi saya Sudah begitu banyak "kebobrokan" yang
 saya lihat di instansi ini, mulai dari pola mutasi yang tidak fair,
 sampai pada pelayanan yang diberikan sangat jauh dari pelayanan prima
 yang sedang digalakkan saat ini. Tapi sedikit demi sedikit DJPBN kita
 yang tercinta sudah mulai menuju ke arah yang lebih baik.
 
 Saya sangat senang dengan adanya perubahan ini dan saya juga ingin
 ambil bagian dalam perubahan ini. Semangat saya tidak kalah besarnya
 dibanding senior-senior yang sudah lebih dahulu berada di DJPBN. salah
 satu cara untuk ikut ambil bagian dengan mengikuti tes rekruitmen KPPN
 Prima tahap II yang akan dilaksanakan.
 
 Tapi apalah daya, saya hanyalah seorang pegawai DJPBN bawahan
 bergolongan II/a. kemarin sewaktu rekruitmen tahap 1 (Sebelum SOP KPPN
 Prima keluar) saya tidak bisa ikut tes karena kebijakan kepala kanwil
 yang melarang golongan II/a untuk ikut tes, kini untuk tahap II
 (Setelah SOP KPPN Prima Keluar) kayaknya saya tidak bisa ikut ambil
 bagian lagi karena untuk pelaksana minimal bergolongan II/b.
 
 Tapi setidaknya saya sedikit senang, pada saat membaca urjab pada
 subbag umum, ternyata ada lowongan untuk gol. II/a, yaitu menjadi
 seorang pengemudi. Mungkin kerjaan itulah yang cocok untuk pegawai
 bergolongan II/a seperti saya untuk bisa ikut tes KPPN Prima dan ikut
 dalam arus perubahan saat ini. Well.... Dari pada ga ada, iya kan??? :)
 
 Yang menjadi pertanyaan dalam hati :
 
 -apakah pegawai dengan gol. II/a seperti saya dan rekan2 lain yg
 bergolongan sama harus menjadi seorang pengemudi untuk bisa ikut tes
 kppn prima dan ikut dalam arus perubahan ini?
 
 -apakah kemampuan kami disamakan dengan seorang pengemudi?? (Saya gol
 II/a dengan Masa Kerja 3 Tahun 7 Bulan)
 
 Bukan mengkritik kebijakan, tidak pula soudzhon pada kebijakan
 pimpinan, hanya sekedar jeritan pegawai golongan "rendah" yang ingin
 didengar oleh atasan bahwa 
 
 "" KAMI JUGA PEGAWAI DJPBN, JANGAN DIBEDAKAN DENGAN YANG LAIN ""
 
 Salam Perubahan...
 





              
---------------------------------
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke