"yekTi pRatiWi" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: September 2006 kami wisuda, oktober sudah mengajukan berkas ke DJPB... Sejak itu berkas selalu kami pantau, sampai tiba bulan November kami mendapat kabar bahwa akan segera setelah Hari Raya Idul Fitri akan di magangkan di Jakarta (semua)... Lalu kami konfirm terus ke Bag. Kepegawaian DJPB... Setelah Hari Raya (kira2) kami tidak kunjung mendapatkan panggilan magang dari kanpus.. Yang kami terima selanjutnya adalah bahwa kami akan dimagangkan di daerah asal masing2... Senanglah hati saya dan teman2, mengingat angkatan sebelumnya semua magang di Jakarta (maaf kalo salah, mohon koreksi)...Sebulan, dua bulan kami menunggu, realisasinya tetap nihil.. Kemudian kami diberi info "kebijakan" lainnya bahwa hanya yang mendapat peringkat 10 besar yang bisa magang di Jakarta, sisanya ke daerah asal... On and on, realisasi-nya lagi-lagi NIHIL... Sampai berita selanjutnya bahwa kami akan menjalani psikotest dengan alasan bahwa DJPB mencari mahasiswa fresh graduate yang handal, dengan integritas, loyalitas, dan lain sebagainya (hal-hal yang abstrak menurut saya)... Fine, thats okay... Kami menjalani test itu, meskipun dengan berat hati karna gak tau mau ke instansi mana lagi (kalo keluar dari Pb harus menunggu surat pengembalian ke STAN,, tau ndiri orang2 pusat tuh tukang ngaret, kerjanya "molor" mulu (ooopsss, sorry...)...
ESN: ck..ck..ck dari 80 calon "Calon pegawai PB" (termasuk 10 dari akuntansi) ada 8 orang yang tidak lulus... Dari yang lulus itu akhirnya ada beberapa orang yang eksodus keluar mencari "tempat perlindungan" lain.. well, dari pengalaman saya, jelas (exactly) terlihat bahwa orang kepegawaian pusat sendiri tidak memiliki tujuan yang jelas terhadap kami... Yang saya tau, kebijakan di Pb ini masih dengan birokrasi "top-down", so, terlihat jelas bahwa si pengambil keputusan pun tidak memiliki visi apapun terhadap kami... Tapi, kenapa meminta pegawai??? Entahlah... ESN: hmmm.... Sebelum kami lulus, kami dihadapkan dengan pilihan beberapa instansi diantaranya setjen, bppk, bpkp, djpb, kementrian bumn, bapekki (pilih 2 di antara itu, di mana pilihan kedua sebagai cadangan)... saya pribadi menaruh PB sebagai pilihan pertama, dengan alasan (well) loyalitas (mungkin banyak di antara teman2 saya yang "saat" itu memilih PB karna loyalitas-nya) Time goes by... kami dihadapkan dengan janji2 tanpa realisasi dari PB... on and on, kami dikecewakan... Jujur, loyalitas itu luruh perlahan2 dalam diri saya... ESN: waduh...waduh, sabar ya mba saya pribadi gak masalah dengan psikotest n penilaian magang (red: penilaian semasa magang selama 3 bulan tmt 9 April)... saya gak masalah dengan test2 itu, that makes sense... saya mengerti dengan tujuan "mencari SDM yang kompeten"... Fine... Tapi yang tidak bisa saya terima adalah "kemoloran" waktu kami menunggu kepastian dari PB... 7 bulan kami menunggu tanpa kepastian, hingga (in the end) disebar ke KPPN type B... 7 bulan ditambah mas penilaian magang 3 bulan, pengajuan berkas ke setjen n BKN yang kira2 paling cepat 1 bulan (dan saya tau itu mustahil)... Sampai CPNS aja kita perlu waktu 1 tahun... Blum PNS-nya... Yang berdasarkan angkatan lalu aja memakan waktu lebih dari 1 tahun... ESN: kata orang bijak "Time is Money", kasian yah..bayangin kalo 7 bulan itu magang di jakarta da dapet ilmu banyak Jujur, kami rugi waktu sangat banyak... menimbang untuk melanjutkan kuliah d4 atau s1, sepertinya mustahil dengan keadaan sekarang, angkatan kami akan mengikuti USM d4...fiuhhh... dan satu lagi yang kami sayangkan, semasa kami kuliah, tidak ada perhatian sama sekali dari lembaga, mengenai literatur kuliah... mungkin kalo jurusan akuntansi n pajak, masih bisa beli di luar... nah ini, kebendaharaan negara, di mana kami harus membeli/meminjam literatur mengenai perbendaharaan...yang paling ironis, anak akuntansi angkatan saya mendapat buku UU No. 1 dari lembaga, padahal kami anak anggaran yang membidangi itu justru tidak dapat... its okey, itu masih bisa dicari... ESN: Permisi...permisi ibu Kabag Kepegawaian :), ini ada seseorang dari golongan "putih" menyampaikan uneg2nya dengan lugas dan jujur..semoga kiranya bisa didengar (dan kalo bisa ditanggapi), soalnya agak berat nih pasiennya bu..katanya "loyalitas"nya mulai luruh :) (padahal masih baru lho :) ) ESN: saya jangan di'bredel' ya bu... :) (apalagi dibuang ke laut..hehehe, maklum agak khawatir, soalnya ga lulus Tes KPPN PRIMA :) , tapi ga takut kalo mau di tes lagi :) ) SALAM PERUBAHAN! EKO SUMANDO Salam Damai dari Serui
