Haloo semuanya, ada yang nyambung ni (maksudnya the topic)
Saya percaya semua kita perlu uang, meski tidak harus menganggap saya (ato U) 
lebih butuh tu duit... ya ga??
Mungkin maksudnya penulisan sebelumnya (bujang udah cukup dapet gaji+TC) 
sebenernya mungkin bukan memojokkan para bujang'ers.... (saya harap demikian)
Namun sebagai bujang'ers juga ga perlu ngotot tho?? kan ntar juga mungkin pada 
bakal nikah??
Jadi... Secara prinsip, Saya setuju tunjangan isteri dan anak dinaikkan
(meski saya belum beranak....   lha wong saya laki2 ko)
Tunjangan isteri harapannya bisa 70-75% dari GP mengapa???
1. Isteri juga butuh makan (meski sepiring berdua tetep aja porsinya double)
2. Isteri perlu pakaian (ga wajar ya kalo bajunya gantian??)
3. Isteri pada saat tertentu perlu transportasi yang juga pake duit
4. Isteri yang pada tarafnya, membutuhkan duit untuk pribadi

Tunjangan anak harapannya mencapai 50-55%
1. Ingat... harga susu bayi sekarang naik, setelah sebelumnya TV kita gencar 
menawakan bejubel produk tsb.
2. Bayi/Anak/Remaja tetep butuh makan secara individu (anak ga bakal kenyang 
kalo ortunya yang nelen tu kue.. tul??)
3. Biaya pendidikan anak bukan hal yang sepele... (kecuali bagi yang 
penghasilannya sudah gede.... sekali lagi, meski saya blm punya anak) (jadi 
inget sejarah bangsa ini... yang bisa sekolah cuma anak2 dr ortu yang punya 
kapasitas utk sekolah)
4. Anak memerlukan kondisi yang semestinya lebih baik dari ortunya..


Alasan no.5 utk kedua tunjangan tsb : kita mesti ingat berapa income perkapita 
kita dipaparkan dengan negara lain.... Kenapa mesti ragu untuk meningkatkan 
kualitas hidup kita?


 (((mudah2an ada pejabat terkait penentuan kebijakan besaran gaji yang membaca 
tulisan ini.... Mengingat pena itu ada di meja kita Pak.)))
lion <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                                  salam,
 
 intinya saya sependapat kenaikan pendapatan untuk peningkatan kinerja.
 tetapi......
 
 nah.. ini sudut pandang saya yaa...
 saya sebetulnya tidak setuju ada diskriminasi pendapatan karena sudah
 berkeluarga atau belum. karena sudah berkeluarga atau belum sama
 sekali tidak relevan dengan kenaikan kinerja. dengan kata lain yang
 sudah menikah tidak relevan jika dikatakan akan bekerja lebih giat,
 malah sebenarnya (dari yang saya lihat) yang sudah menikah itu malah
 lebih banyak diributi masalah keluarga, contohnya: anak sakit mesti
 nganterin ke dokter, mertua sakit, kerabat sakit, dst.. dst.. lah...
 
 klo bujangan kan gangguannya cuman ortu sakit, klo sodara sakit aja
 belum tentu mengganggu kecuali sodaranya itu mau koit kalii.. pacar
 sakit aja kita minta cuti buat nemenin kadang ga boleh ma boss.. jadi
 kan sebenarnya yang bujangan relative (ini menuru saya lagii yaa )
 lebih rajin.
 
 naaahhhh.... sekarang klo mau ada kenaikan gaji ya mendingan ga usah
 mandang udah nikah pa belum. mau naik ya naik aja. klo perlu emang
 betul disesuaikan dengan kinerja.. sekali lagi kinerja.. 
 
 dengan kata lain.. orang rajin harusnya lebih tinggi penghasilannya
 dari yang tidak rajin, ... bukannya.. yang menikah maka penghasilan
 lebih tinggi. kan.... gituuuu..
 
 lalu dulu sejarahnya kok bisa ada tunjangan keluarga kenapa yaa..? apa
 karena alasan pengendalian populasi? maksudnya seperti pembatasan
 tunjangan anak.
 
 kesimpulan:
 gaji dan atau tc klo naik.. ya naik saja.. sesuai dengan KINERJA
 
 =========== bagian yang saya tidak setuju ===========
 > PNS bujangan dengan gaji tc sekarang sudah lebih dari cukup ko, 
 > beda dengan yg berkeluarga yg mesti nyicil rumah, nyekolahin anak,
 > ongkos angkutan dlm kota, de el el.
 > 
 > jadi kenapa nggak tunjangan istri dan anak diseragamkan persentasenya
 > kira kira 30 persen dari gaji pokok, kan sekarang cuma sepuluh persen
 > ama 2 setengah persen, lagian kebijakan pemerintah anak yg di bayar
 > tunjangannya cuma sampai dua. kalo jaman emak saya dulu  anaknya tujuh
 > tujuh tujuhnya bisa dapet tunjangan.   
 =============================================
 
 
     
                       

       
---------------------------------
Looking for a deal? Find great prices on flights and hotels with Yahoo! 
FareChase.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke