si Sche selain ga bisa itung bilangan berpangkat, adalah Muslim dan
minoritas di bumi ini, Negara Mayoritas Kristen pasti maju, tapi
mayoritas Islam belum tentu...

gp

On 9/18/10, Scheherazade Scheher <[email protected]> wrote:
> Yub anda minoritas dungu dari kumpulan yang terbuang,makin hari makin
> menjadi gila isi hayalan nya,,,,lama lama makin memuak kan pula
>
> --- On Sat, 9/18/10, ayub yahya <[email protected]> wrote:
>
> From: ayub yahya <[email protected]>
> Subject: Re: [proletar] Ketua DPR Dikecam Keras
> To: [email protected]
> Date: Saturday, September 18, 2010, 3:19 PM
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>       gw jadi ingat usulan tawang, menteri agama bagusnya seorang Ulama...
>
> bah !!... tawang makin kejam deh !!
>
> kalo menteri agama dari  Ulama.. trus ketua DPR-nya macam si Marzukie,
>
> bakalan kejadian tuh zionis versi indonesia...
>
>
>
> yang kafir, tinggal di indonesia timur, papua ama ambon aja deh
>
> palingan  10 taon, jakarta jadi sepi... tinggal FPI and his gang
>
> papua ama ambon udah maju kayak aussie...
>
>
>
> mimpi seh....
>
>
>
> ---On Sat, 9/18/10, [email protected] <[email protected]> wrote:
>
>
>
>
>
>
>
> Hehehe...marzukie alie itu bicara jujur, itulah cerminan hati sesungguhnya
> dari kebanyakan orang islam terhadap kristen dan non muslim
> lainnya...seorang ketua DPR aja bisa bicara begitu, apalagi yg kelas FPI dan
> sejenisnya...jika islamnya terus menerus seperti ini, rasanya gerakan zionis
> versi indonesia akan terjadi, dimana non islam perlahan namun pasti akan
> berkumpul disatu wilayah yg seiman...NKRI akan kembali menjadi sebuah
> perjuangan...
>
>
>
> -----Original Message-----
>
>
>
> From: "sunny" <[email protected]>
>
>
>
>
>
> Refeleksi: Siapkan payung sebelum hujan. hehehehehe ! Dari pada ribut-ribut
> dan kemudian korban sembelih oleh kaum pandai ilmu gurun pasir, apakah tidak
> sebaiknya solusi  antara Pakistan dan India atau Yunani dan Turki
> diterapkan? Apakah cerita gurun pasir dan unta serta korma membawa
> kebahagian dan ketenangan hidup bagi masyarakat? Dimana? Silahkan
> membodohkan diri dengan cerita gurun pasir zaman bahula. hehehe
>
>
>
> http://suarapembaruan.com/index.php?detail=News&id=24997
>
>
>
> 010-09-17
>
>
>
> Ketua DPR Dikecam Keras
>
>
>
> dok sp
>
>
>
> Hashim Djojohadikusumo
>
>
>
> Pernyataan Ketua DPR Marzuki Alie bahwa di daerah mayoritas Islam jangan
> dibangun gereja menuai kecaman. Pengusaha nasional Hashim Djojohadikusumo
> menyayangkan pernyataan yang dinilainya berpotensi mengancam keutuhan NKRI
> itu. "Apakah benar Ketua DPR menyatakan demikian. Saya pribadi merasa amat
> tersinggung dengan pernyataan seperti itu. Kalau benar, perlu dikecam
> keras," ucap Hashim dalam pesan singkatnya yang diterima SP di Jakarta,
> Jumat (17/9).
>
>
>
> Menurutnya, bila pola pikir seperti itu yang berlaku, maka nantinya tidak
> tertutup kemungkinan di delapan provinsi dan banyak kabupaten yang mayoritas
> penduduknya non-muslim, masjid tidak boleh dibangun. "Bila itu yang terjadi,
> maka akan hancurlah negara Indonesia," tegasnya.
>
>
>
> Kecaman serupa dilontarkan tokoh buruh Muchtar Pakpahan. "Saya sangat
> menyayangkan komentar saudara Marzuki Alie yang Ketua DPR RI. Saudara
> Marzuki Alie harus membaca ulang bahwa NKRI lahir dari pluralisme, cita-cita
> kebangsaan dan diikat Pancasila. Lalu pluralisme itu dijamin oleh Pasal 29
> UUD 1945 ditambah Pasal 28E setelah diamandemen," katanya dalam
> website:www.muchtarpakpahan.com.
>
>
>
> Menurutnya, pernyataan Marzuki sangat membahayakan NKRI. "Bayangkan, bila
> dari Tapanuli Utara, Bali, NTT, Sulawesi Utara, Papua, Maluku, Manado,
> masjid diusir dan di seluruh Jawa gereja diusir. Saya pastikan NKRI akan
> pecah," kata Muchtar seraya meminta Marzuki Alie melihat fakta bahwa di
> daerah Tapanuli masjid bisa berdiri di tengah- tengah daerah yang hampir
> 100% Kristen, dengan tidak berizin. "Kalau pernyataan saudara Marzuki tidak
> dicabut, NKRI diambang pintu perpecahan," tandasnya.
>
>
>
> Terkait dengan itu, tokoh nasional Rizal Ramli mengingatkan, kebebasan
> beragama dan hak menjalankan ibadah dijamin oleh konstitusi. "Negara harus
> menjamin dan mengamankan hak-hak dasar warga negara tersebut. Pengabaian
> hak-hak dasar tersebut merupakan pelanggaran terhadap konstitusi," ujarnya.
>
>
>
> Membantah
>
>
>
> Sementara itu, Marzuki Alie membantah tuduhan bahwa dirinya memberi
> pernyataan di daerah mayoritas muslim tak boleh membangun gereja.Tuduhan
> itu, katanya, adalah fitnah dan ingin mengadudomba dirinya dengan golongan
> masyarakat. "Itu fitnah, saya tidak pernah memberikan pernyataan seperti
> itu, saya akan komplain kepada siapa yang menyebarkan fitnah tersebut,"
> tegasnya kepada SP di Gedung MPR/DPR Jakarta, Jumat (17/9) pagi.
>
>
>
> Untuk itu, Marzuki menyatakan telah mengirim SMS kepada Mucthar Pakpahan
> menanyakan tuduhan itu, sekaligus menyatakan komplain bahwa tuduhan tersebut
> tidak benar. Menurutnya, pernyataan yang benar disampaikannya adalah, kalau
> membangun sebuah rumah ibadah hendaknya dilakukan secara proporsional. Kalau
> warga jemaat di daerah/lokasi itu hanya terdapat 100 orang, maka rumah
> ibadah yang akan dibangun di tempat itu juga selayaknya untuk 100 orang
> saja. [J-11]
>
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>


------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke