Sayang............. sience sangat terbatas yang diketahuinya; setelah itu 
waktunya juga sangat tak ketahuan batasnya; sehingga kapan banyak misteri 
terungkap ? Benar2 masih tanda tanya BESAR ! karena itulah sebelum sience 
membuktikan secara ansolut segalanya; belumlah terlambat bagi mnusia untuk 
tetap pecaya adanya suatu kekuatan yang luar biasa jauh dari yang manapun juga !
Menunggu Ilmuwan selesai mah entah kapan !? Bodo aja orang2 yang mengira Ilmwan 
telah tuntas dengan teorinya.
Kalau orang cepet puas seperi jusfiq, atau muskitawati; saya hanya meyayangkan 
saja; dibodohi sedikit dengan theori langsung percaya begitu saja' padahal 
theori tersebut masih ngambang sekali !

--- In [email protected], "muskitawati" <muskitawati@...> wrote:
>
> Tujuan Science itu enggak untuk membuktikan adanya roh, tuhan, setan dan 
> genderuwo.  Science itu netral, cukup membuktikan "benar" dan "salah".
> 
> Jadi adanya "roh" dibuktikan "salah".
> Jadi adanya "tuhan" dibuktikan "salah".
> 
> Science bukan alat promosi adanya "Tuhan".  Jadi kalo promosi adanya "Tuhan" 
> itu adalah vested interest dalam kewajiban beragama.
> 
> Science enggak perlu terlibat atau dilibatkan dalam urusan vested interest.  
> Karena kalo sudah dilibatkan dengan urusan vested interest, maka kenetralan 
> science sudah tidak bisa dianggap sebagai science lagi.
> 
> Demikianlah, vested interest kehidupan beragama adalah menyebarkan agamanya 
> baik dengan jalan memaksa, menyandra, menteror, maupun membohongi.  
> Kesemuanya ini tidak pernah digunakan dalam kegiatan scientce.
> 
> Ny. Muslim binti Muskitawati.
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> --- In [email protected], "pemerhatidunia" <pemerhatidunia@> wrote:
> >
> > "Allah" yang memberikan PENGALAMAN kepada Muhammad itu sebenarnya siapa?? 
> > Pembuktiannya, dengan melihat hasilnya dari perbuatan Muhammad dan para 
> > pengikut setelahnya.  
> > 
> > "Abba" atau "Bapak di Surga" yang memberikan PENGALAMAN kepada ISA itu 
> > siapa?? Pembuktiannya, dengan melihat hasilnya dari perbuatan Isa dan para 
> > pengikut setelahnya. 
> > 
> > Kalau sudah bicara hal-hal rohani ini, science tidak akan sanggup 
> > menjelaskan. Sebab ini bicara nilai dan paradigma yang dianut oleh batin 
> > manusia. Sesuatu yang bersifat "software" parameter2 halus dalam batin 
> > manusia. Yang penting diujikannya dalam hidup manusia adalah BUKTI nya. 
> > 
> > Kembali pada Muhammad dan Allahnya itu. Sekarang aku sudah melihat buktinya 
> > dalam semua sejarah Muhammad, Osama bin Laden, Taliban, Somalia, pesantren 
> > Ngruki, di Bima, Sudan, Afghan, Nigeria, Aceh, Malaysia, Arab dan perlakuan 
> > mereka pada TKI, Iran, Iraq, Libya, Moro, India, Pakistan, ...  
> >  
> > 
> > --- In [email protected], "pemerhatidunia" <pemerhatidunia@> wrote:
> > >
> > > hal2 spiritual (roh) memang bukan dibuktikan oleh science. Tuhan tidak 
> > > dibuktikan dari science. Roh juga tidak dibuktikan dari science, meskipun 
> > > theoretical physicist seperti para pendukung teori String/M-theory, 
> > > Hawking, Michio Kaku, dll mengatakan bahwa alam semesta ini memiliki 
> > > beberapa dimensi lain yang lebih halus, setidaknya ada 10 dimensi. Tetapi 
> > > itupun masih diperdebatkan. 
> > > 
> > > Ada wilayah pembuktian lain, yaitu experience, pengalaman pribadi. Kalau 
> > > ternyata Tuhan itu diyakini oleh A sebagai ada, itu karena A  mengalami. 
> > > 
> > > Apakah Tuhan itu ada atau tidak?? Tuhan itu baik atau tidak?? itu 
> > > dialami. Itu satu2nya bukti. 
> > > 
> > > Anggapan tentang Tuhan yang dialami kemudian dicoba didokumentasikan dan 
> > > disistematisir, dijadikan akidah agama, yg sebetulnya akidah itu juga 
> > > teori. 
> > > 
> > > Tapi setidaknya teori ttg Tuhan itu BUKAN seperti yang diajarkan dan 
> > > dipraktekkan nabi Muhammad ttg ALLAH yg pemurka dan pencipta neraka azab 
> > > dan kutuk yang keji dan nista itu. Tuhan macam begitu apa gunanya?? 
> > > 
> > > Bagiku, Tuhan yang aku alami itu seperti yang diajarkan ISA. 
> > > Tuhan yang BAIK. 
> > > Tuhan yang terbukti menjawab do'a ketika aku tidak tahu jalan lagi. 
> > > 
> > > Itu sekedar contoh, mengapa orang Islam Indonesia sekarang serius 
> > > beragama. Ada sisi PENGALAMAN yang BAIK mereka alami dengan Tuhan. 
> > > 
> > > Tapi, sekali lagi. Jangan sebut Tuhan berdasarkan konsepsi dan teori 
> > > Muhammad ttg ALLAH. Konsep Ketuhanan dalam Quran dan dibuktikan dalam 
> > > sunnah Nabi itu buruk sekali dan kontradiktif dan kadang tidak bermoral. 
> > > Aku curiga sekali dgn anggapan manusia Arab ttg ALLAH ini, yang diperoleh 
> > > dari konsep Israel kuno ttg ELOHIM atau ELOAH, dan juga YAHWEH, dan maaf 
> > > aku sama sekali tidak setuju ajaran Yahudi dan Muhammad ttg Tuhan. Sebab 
> > > itu aku mempertanyakan siapa itu "ALLAH"? siapa itu yang mengutus 
> > > "Jibril"?? Siapa itu "Jibril"?? apakah ia Tuhan yang dialami dalam 
> > > pengalaman batin manusia, atau sebenarnya ALIEN yang gentayangan menyebar 
> > > kesesatan dan kejahatan  ???  
> > > 
> > > Agama banyak memuat anggapan manusia. Sama seperti dalam sains juga 
> > > banyak teori yang masih asumsi atau anggapan dan madzhab2, sebab karena 
> > > belum ditemukan penjelasan yang lebih baik ttg sesuatu. Jita anggap Bumi 
> > > itu tunggal, sebab sains menemukan demikian. Bagaimana kalau benar2 
> > > ditemukan ada pasangan gandanya?? Teori sains akan direvisi. Terlalu 
> > > banyak di alam semesta yang tidak bisa dijelaskan sains. Agama mencoba 
> > > menjelaskannya dari sisi yang lain, yaitu PENGALAMAN pribadi. 
> > > 
> > > Bagiku, konsep bikinan Arab ttg Tuhan mereka itu jelek.  
> > > 
> > > Sebab itu, jangan halangi aku untuk mengembangkan telaah serius tentang 
> > > TUHAN sebab itu telaah tentang KONSEP atau ANGGAPAN MANUSIA tentang 
> > > TUHAN. 
> > > 
> > > 
> > > --- In [email protected], "muskitawati" <muskitawati@> wrote:
> > > >
> > > > Bahan Baku Terciptanya Allah Adalah "Roh" !!!
> > > >                                   
> > > > Roh itu bisa dibuktikan TIDAK ADA.  Apalagi, tidak pernah ada satupun 
> > > > agama atau kepercayaan yang pernah membuktikan adanya "Roh".
> > > > 
> > > > Jadi kalo "Roh" itu tidak ada, dipastikan "Tuhan" juga tidak ada.
> > > > 
> > > > Jarak Bulan ke Matahari bisa diukur tanpa menggunakan penggaris dan 
> > > > tanpa perlu pergi ke Bulan dan pergi ke Matahari untuk mengukurnya.
> > > > 
> > > > Jadi membuktikan tidak adanya "roh", semilyard kali lebih gampang 
> > > > menciptakan rumusnya daripada menemukan rumus pengukuran jarak Bulan ke 
> > > > Matahari.  Masalah caranya tidak perlu ditanyakan disini, dan juga 
> > > > tidak perlu diterangkan disini, tapi kalo anda berminat mengetahuinya, 
> > > > belajarlah disekolah khusus ilmu pengetahuan (bukan pesantren) 
> > > > se-tinggi2nya.  Jadi kalo anda bodoh tidak lulus test masuknya saja, 
> > > > maka jangan sok tahu atau mau lebih tahu daripada mereka yang pandai2 
> > > > di-negara2 maju.
> > > > 
> > > > > "Abbas" <abas_amin08@> wrote:
> > > > > Kesalah pengertian mengenai pemahaman
> > > > > tentang TUHAN menyebabkan seperti
> > > > > pemerhati duni inilah.
> > > > 
> > > > Darimana rujukan yang bisa anda gunakan untuk membuktikan bahwa 
> > > > Pemerhati Dunia ini salah pengertiannya tentang Tuhan ???  Sedangkan 
> > > > jelas2 anda sendiri tidak terbukti lebih mengerti dan lebih paham 
> > > > tentang Tuhan daripada si Pemerhati Dunia.
> > > > 
> > > > Tapi satu hal yang tidak bisa anda bantah dan perdebatkan lagi adalah 
> > > > bahwa Tuhan itu sama sekali bukan "pengertian" melainkan hanya 
> > > > "kepercayaan".
> > > > 
> > > > Jadi harus bisa anda bedakan antara "pengertian" dan "kepercayaan".  
> > > > Pengertian tidak membutuhkan kepercayaan, semua yang bisa anda mengerti 
> > > > tidak perlu anda percaya.  Sebaliknya juga sama, kepercayaan pun tidak 
> > > > perlu pengertian, dalam semua hal kepercayaan sama sekali tidak terkait 
> > > > pengertian.
> > > > 
> > > > Anda mengerti bahwa untuk bisa merasakan sakit, senang, bahagia, atau 
> > > > menderita kesemuanya ini membutuhkan persyarafan yang sempurna.
> > > > 
> > > > Lalu gimana bisa anda mengerti bahwa roh yang tidak punya persyarafat 
> > > > sama sekali bisa senang masuk kesorga dan bisa menderita kalo 
> > > > dijebloskan ke neraka ????  Padahal persyarafan itu hanya ada dibadan 
> > > > manusia hidup bukan manusia yang sudah mati.
> > > > 
> > > > Padahal Tuhan itu berasal dari bahan "roh". Jelasnya, meskipun 
> > > > pengertian sudah membuktikan bahwa "Roh" itu tidak ada yang merujuk 
> > > > "tidak adanya" Tuhan, tapi kenapa masih percaya ???  Inilah bukti bahwa 
> > > > "pengertian" tidak berpengaruh terhadap kepercayaan dan sama sekali 
> > > > tidak ada hubungannya.
> > > > 
> > > > Ny. Muslim binti Muskitawati.
> > > >
> > >
> >
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke