Batua Pak,
Ijan kan sampai Exploitasi untuk tahapan Eksplorasi pun sabananyo alah
banyak mambutuhkan supplyer dan services.. Biasonyo kalo kito masuak
ka daerah ekplorasi baru indak kurang dari 30 sampai 50 kontrak yang
dibuek..

Di bawahko ado contoh list 37 kontrak yang dibuek wakatu kito masuak
daerah eksplorasi baru Di Amerika Selatan April kapatang-ko..Walaupun
sebagaian besar supplyer dan servicesko hanyo sanggup dan di-dominasi
atau  di-monopoli oleh  bara buah perusahaan services migas raksasa
kelas dunia,  bantuak Schulemberger, Haliburton, Dowel, dll.. Tapi
masih ado babarapo items bantuak logistic services dan HSE yang
sanggup dan di prioritaskan untuak pamain lokal..

Dan biasonyo untuak effienciency dan manghemat waktu dan maleh
ba-urusan jo birokrasi,  perusahaan Minyak sering punyo kontract
strategy.. “one stop shop” untuak bara macam "logistics services" (eg
materials management personnel, skilled port manpower,  HSE training,
customs, visas, medical services, agency services,  rental CCU’s ,
baskets,  lifting equipment)..

Dan biasonyo perusahaan Minyak cendrung maagiahkannyo ka perusahaan
"logistics management companies"  lokal yang alah biaso ma-urus urusan
bantuak ko.. Rasonyo ambo ragu perusahaan bantuak-ko ado di
Padang,andaikan  Padang yang dipiliah Total jadi Supply Basenyo
nantinya..
Kalo indak ado di Padang, tantunyo yang akan dapek nantinya urang
Jakarta, Singapore and KL.. juo..(harap harap punyo urang awak)..

Itu sajo saketek informasi dari ambo yang kabatulan sadang basitungkin
bana mangarajokan daerah eksplorasi baru di ujuang dunia bagian
selatan..
Mana tau informasiko baguno, dan mana tau ado urang awak yang punyo
usaha dalam dunia per-logistik-an dan services operasi Migas-ko..Kalo
ado ancak siap siap, kalo indak kasado alahe dapek,  sub kontraktor
untuak salah satu services atau Supplyer  rancak juo..


"Scope of Supply/Services for Offshore Exploration Drilling"

1. Jack Up / Semi-Submersible/Drilling Ship Rig
2. Directional Drilling / MWD / LWD
3. Cementing Services and Auxiliary Cementing
4. Mud Logging and Pore Pressure Engineer
5. Electric Logging & Perforation Services
6. Drilling Fluids & Mud Engineering
7. Rig Positioning
8. Weather Forecasting Service
9. Remote Operating Vehicles (ROV)
10. Straight Supply Vessels (AHVs & PSVs)
11. Helicopter Services
12. Oil Spill Response Services (Tier 1,2 & 3)
13. Wellhead and Services
14. Onshore Support Services
15. Freight Forwarding
16. Waste Management
17. Bunkering (Fuel)
18. OCTG (Tubulars/Casings)
19. Logistics Support Services
20. Well Control Services
21. Professional Manpower
22. QA QC Inspection Services
23. PDC & Rock bits
24. Solids Control
25. Tubular Handling Services
26. Metocean Study and Current Survey
27. Site Survey Study
28. EIA (Environmental Impact Assessment)
29. Safety Report and Disaster Studies
30. VSAT and Communications Services
31. Fishing and Equipment Rental Services
32. Liner hanger
33.Medevac and Medical Services
34. Biostatigraphy Services
35. Riser Analysis
36. Rig Inspection
37.Well Insurance

Wass,
Sfd, Kl, Malaysia


On 10/8/13, Zaid Dunil <[email protected]> wrote:
> Ass ww
> Sanak sapalanta RN n a h
>
> Kalau eksplorasi ini berhasil dan diteruskan menjadsi eksploitasi, maka
> pengusaha Sumbar sudah boleh bersiap siap. Karena usaha minyak atau gas itu
> adalah usaha besar yang banyak kebutuhan dan memerlukan supplier dan
> kontraktor yang menunjang usaha mereka. Apalagi dalam periode eksploitasi
> dan  pengembangan , sukses mereka sangat tergantung pada para suplier dan
> kontraktor rekanan mereka. Mudah mudah an peluang ini bisa ditangkap dan
> dimanfaatkan semaksimalnya oleh  pengusaha warga Sumbar,  Kalau pengusaha
> Sumbar tidak siap, maka jangan kecewa kalau nanti yang akan menikmati
> banyak pengusaha dari luar daerah .
> Wassalam
> Dunil Zaid, 70 + 8/12. Kpg Ujuang Pandan Parak karambia, Pdg. Tinggal di
> Jkt.
>
>
>
> 2013/10/8 Febriyendi Salim <[email protected]>
>
>> Semoga ada manfaatnya untuk urang awak, jangan hanya sampahnya saja yg
>> tinggal, untuk Pemda Sumbar semoga berfikir lebih tajam untuk kepentingan
>> umat di Miangkabau ini, jangan hanya berfikir untuk diri sendiri, karena
>> kami sudah muak dengan celoteh Birokrat yang tak ada juntrungannya dan
>> menguntungan pihak lain ....... maaf kalau agak pesimis.
>>
>> salam,
>>
>> Jo Febri
>> www.instaprofx.com
>>
>>    *Dari:* Nofendri T. Lare <[email protected]>
>> *Kepada:* [email protected]
>> *Dikirim:* Selasa, 8 Oktober 2013 8:22
>> *Judul:* [R@ntau-Net] Blok Mentawai Segera Dieksplorasi
>>
>> Tanggal 08 October 2013
>>  PADANG — Perusahaan migas asal Prancis, Total E&P Indonesie bersiap-siap
>> melakukan eksplorasi Blok Mentawai tahun depan. Gubernur Irwan Prayitno
>> yang dihubungi Singgalang tadi malam menyebutkan, eksplorasi tersebut
>> akan
>> menambah pendapatan bagi Sumatera Barat. “Pengaturan perimbangan keuangan
>> diatur pemerintah pusat,” katanya.
>> Dijelaskan Irwan, Sumbar dan Bengkulu sama-sama diuntungkan oleh
>> eksplorasi minyak itu.
>> Eksplorasi
>> Perusahaan penghasil gas terbesar di Indonesia itu, menurut Kepala
>> Departemen Hubungan Media Total Kristanto Hartadi, sedang menghitung
>> nilai
>> investasinya yang diperkirakan besar.
>> “Eksplorasi di laut dalam lebih mahal daripada di darat,” kata dia yang
>> dilansir republikaonline, Senin (7/10).
>> Total E&P Indonesia Mentawai B.V menargetkan pengeboran untuk eksplorasi
>> di lepas pantai Blok Bengkulu I Mentawai dapat dilakukan pada Oktober
>> 2014.
>> District Manager Total E&P Indonesia Mentawai B.V Avep Disasmita
>> mengatakan pengeboran itu guna melihat kandungan yang ada di perut bumi
>> Bengkulu.
>> Jika terbukti mengandung minyak dan gas (migas) maka akan dilakukan
>> pemetaan yang lebih dalam.
>> “Pengeboran di lepas pantai itu akan dilakukan di kedalaman kurang lebih
>> 950 meter. Operasinya sekitar 60-90 hari,” katanya.
>> Tahapan eksplorasi yang direncanakan perusahaan akan memakan waktu selama
>> tiga tahun mulai dari environmental baseline assessment (EBA), survei
>> geofisika, pengeboran sampai survey seismik 3 dimensi di lepas pantai
>> Bengkulu itu.
>> Dari beberapa tahapan itu, menurut  Avep, investasi yang paling mahal ada
>> pada tahap pengeboran. Pengeboran ini sendiri nantinya dapat dilakukan
>> dengan dua jenis anjungan, drillship dan semi submersible rig.
>> “Investasi yang paling mahal di situ [pengeboran] karena butuh sewa
>> anjungan. Nilai total investasi untuk eksplorasi selama tiga tahun ke
>> depan
>> sebesar US$40 juta atau sekitar Rp400 miliar,” katanya.
>> Menurut Avep Blok Bengkulu I, Mentawai ini merupakan tantangan bagi Total
>> E&P Indonesia karena belum ada perusahaan migas yang beroperasi di
>> pesisir
>> Bengkulu.
>> “Kami ingin membuktikan dari segi geologi, berdasarkan umur batuan,
>> apakah
>> ada oil and gas yang terjebak di sana,” ujarnya.
>> Total optimistis eksplorasi ini dapat berhasil karena pihaknya sudah
>> memiliki pengalaman kegiatan migas di laut dalam Afrika, yaitu di Nigeria
>> dan Angola.
>> Menurutnya, kali ini adalah kesempatan Total untuk membawa teknologi yang
>> diterapkan di laut dalam Afrika ke Indonesia.
>> Blok Bengkulu I Mentawai sendiri merupakan blok yang dipegang Total sejak
>> ditandatanganinya kontrak bagi hasil (production sharing contract/PSC)
>> antara perusahaan dengan pemerintah lewat SKK Migas pada Oktober 2012.
>> Total sendiri menjadi pemegang 100 persen participating interest dari PSC
>> ini.
>> Blok eksplorasi ini terletak di kawasan lepas pantai Selat Bengkulu yang
>> meliputi wilayah seluas 8.034 kilometer persegi dengan kedalaman laut
>> berkisar 400-1.000 meter.
>> GM Total E&P Indonesia Mentawai B.V mengatakan pihaknya bangga Total
>> mendapatkan blok eksplorasi yang merupakan blok pertama perusahaan untuk
>> wilayah lepas pantai Sumatra Barat.
>> “Hal ini menunjukkan kompetensi kami yang kuat untuk menghadapi tantangan
>> yang unik yang ada di kawasan ini,” katanya.
>> Kepala SKK Migas Perwakilan Sumatra Bagian Selatan Setia Budi mengatakan
>> Bengkulu memang baru memulai kegiatan operasi migas pada 2012.
>> Dia mengatakan wilayah kerja KKKS Migas dan CBM banyak tersebar di Sumsel
>> dan Jambi. Sedangkan sebaran di Lampung, Bengkulu dan Bangka Belitung
>> yang
>> dibawah pengawasan SKK Migas Sumbagsel relatif sedikit.
>> “Jumlah KKKS Migas dan CBM serta mitra Pertamina di wilayah kami terdapat
>> 79 perusahaan. 43 sudah berproduksi dan sisanya masih status eksplorasi,”
>> katanya.
>> Di bawah kuota
>> Pemerintah memperkirakan konsumsi bahan bakar minyak bersubsidi sampai
>> akhir 2013 berada di bawah kuota APBN Perubahan yang ditetapkan 48 juta
>> kiloliter.
>> Wakil Menteri ESDM Susilo Siswoutomo mengatakan, sampai akhir 2013,
>> pihaknya memprediksi konsumsi BBM subsidi mencapai 47,4 juta-47,5 juta
>> kiloliter. “Masih di bawah kuota APBN sebesar 48 juta kiloliter,”
>> katanya.
>> Menurut dia, per jenis BBM, konsumsi solar memang kemungkinan di atas
>> kuota yang ditetapkan. Namun, untuk premium dan minyak tanah diperkirakan
>> di bawah kuota sehingga secara keseluruhan juga lebih rendah dari 48 juta
>> kiloliter.
>> Susilo mengatakan, penyebab konsumsi BBM subsidi di bawah target, antara
>> lain kenaikan harga dan konversi ke biodiesel, selain juga penegakan
>> hukum.
>> Vice President Fuel Retail Marketing PT Pertamina (Persero) Muchamad
>> Iskandar mengatakan realisasi konsumsi BBM subsidi sampai September 2013
>> adalah 34,3 juta kiloliter.
>> Realisasi itu naik satu juta kiloliter dibandingkan periode sama tahun
>> lalu sebesar 33,3 juta kiloliter. “Sekitar tiga persen naiknya,” katanya.
>> Kenaikan terbesar terjadi pada jenis premium yakni 4,4 persen dengan
>> konsumsi sampai September 2013 sebesar 21,82 juta kiloliter, dibandingkan
>> 2012 sebanyak 20,9 juta kiloliter. Disusul solar naik 1,4 persen dengan
>> konsumsi 11,68 juta kiloliter, sementara pada tahun 2012 sebesar 11,52
>> juta
>> kiloliter. Konsumsi minyak tanah turun 0,06 persen dari 0,88 juta menjadi
>> 0,83 juta kiloliter. (006)
>> http://hariansinggalang.co.id/blok-mentawai-segera-dieksplorasi/
>>  --
>> .
>> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat
>> lain
>> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
>> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
>> ===========================================================
>> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
>> * DILARANG:
>> 1. Email besar dari 200KB;
>> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
>> 3. Email One Liner.
>> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
>> mengirimkan biodata!
>> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
>> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
>> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
>> mengganti subjeknya.
>> ===========================================================
>> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
>> http://groups.google.com/group/RantauNet/
>> ---
>> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari
>> Grup Google.
>> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
>> kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
>> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
>>
>>
>>   --
>> .
>> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat
>> lain
>> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
>> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
>> ===========================================================
>> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
>> * DILARANG:
>> 1. Email besar dari 200KB;
>> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
>> 3. Email One Liner.
>> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
>> mengirimkan biodata!
>> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
>> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
>> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
>> mengganti subjeknya.
>> ===========================================================
>> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
>> http://groups.google.com/group/RantauNet/
>> ---
>> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari
>> Grup Google.
>> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
>> kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
>> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
>>
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
>   1. Email besar dari 200KB;
>   2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
>   3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup
> Google.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim
> email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.

Kirim email ke