Pak Risfano, benar juga ya. Lho iya kan ? Memindahkan ibukota kan nggak seperti 
memindahkan pesawat televisi dari ruang tamu ke ruang keluarga ! Kayaknya 
seperti memindahkan sebatang pohon bonsai yang memerlukan tanah subur dan 
linkungan yang kondusif ya ? Konsep yang melandasi pemindahannya jadi rumit, 
apalagi kondisi lapangan akan semakin rumit sekali. Tetapi Jerman kok bisa ya, 
apa karena bukan negara kepulauan dan warganya tidak terlalu multikultur 
seperti Indonesia kita ya ?

Salam,

Djarot Purbadi


--- On Fri, 12/12/08, risfano <[email protected]> wrote:

From: risfano <[email protected]>
Subject: [referensi] Re: ibukota RI
To: [email protected]
Date: Friday, December 12, 2008, 1:02 PM






Halo Rekan-rekan ysh,

Pertanyaannya: Kalau sekarang ibukota dipindah ke Kalimantan, apakah 
aglomerasi yang sudah begitu kuat juga akan pindak ke sana.
Dalam sistem desentralisasi/ otonomi daerah saat ini, juga besarnya 
peran ekonomi,deregulasi kepelabuhanan. Ketergantungan daerah kepada 
ke Ibukota (pemerintah pusat) juga berkurang.

Atau, kalau toh desentralisasi belum sempurna. Untuk melayani 
aglomerasi, jangan-jangan Ibukotanya di Kalimantan, tapi semua 
departemen membuka perlu Pos Pelayanan di Jakarta, sehingga kepala 
negara, litbang dan biro umum saja di Kalimantan (menterinya mondar-
mandir).

Salam,
Risfan Munir

--- In refere...@yahoogrou ps.com, arinynta <ariny...@.. .> wrote:
>
> Wacananya sudah ramai dibicarakan di milis ini beberapa waktu 
lalu, eh sekarang ada yg mengangkat ke publik... apa yg 
mengangkatnya di milis ini memberi bocoran ke andrianof???
> 
> salam,
> nita
> 
> Pindahkan Ibu Kota RI ke Kalimantan 
> /Selasa, 9 Desember 2008 | 15:21 WIB
> JAKARTA, SELASA -
> Pembangunan Indonesia yang terjadi saat ini tidak seimbang. 
Sekitar 80
> persen industri terkonsentrasi di Pulau Jawa, yang luasnya hanya 
6,8
> persen dari daratan Indonesia. Padahal, daya dukung lingkungan dan
> sumber daya air di Jawa sudah mencapai titik yang memprihatikan dan
> tidak layak memenuhi kebutuhan penduduknya yang mencapai 59 persen 
dari
> total populasi Indonesia.
> 
> Demikian juga dengan Jakarta, yang
> masih didera oleh berbagai masalah, seperti banjir, kemacetan,
> urbanisasi, serta tingkat kriminalitas yang tinggi. Biaya yang 
harus
> ditanggung akibat kemacetan di Jakarta mencapai Rp 43 triliun per
> tahun. 
> 
> Maka itu, pengajar ekonomi politik di jurusan Politik
> Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 
Andrinof
> Chaniago, kembali mengangkat wacana perlunya pemindahan ibu kota
> Indonesia ke wilayah Kalimantan Timur atau Kalimantan Tengah.
> 
> "Pemindahan
> ibu kota dapat turut menggerakkan tumbuhnya keseimbangan 
pembangunan
> antarwilayah dan mencegah semakin parahnya dampak kongesti 
pemakaian
> prasarana transportasi di Jawa," ujar Andrinof dalam peluncuran 
Visi
> Indonesia 2033, Selasa (9/12) di Jakarta.
> 
> Menurutnya, Kalimantan
> memiliki posisi yang strategis di Indonesia, karena tidak terlalu 
ke
> Barat maupun Timur. Andrinof melanjutkan, program-program 
pemercepatan
> pemerataan, seperti program transmigrasi, percepatan pembangunan 
daerah
> tertinggal tidak efektif, serta hanya menimbulkan pemborosan 
anggaran,
> sepanjang pemerintah hanya fokus melakukan pembangunan di pulau 
Jawa,
> yang hanya memberikan manfaat kepada segelintir pihak. 
> 
> Ia
> menambahkan, berdasarkan perhitungannya, biaya memindahkan ibu kota
> dapat mencapai Rp 50 triliun. Pihak yang mengatakan bahwa angka
> tersebut terlalu tinggi, kata Andrinof, terlalu menyederhanakan
> masalah. "Biaya pembangunan tersebut memang tinggi, tapi ini sekali
> lempar. Sedangkan biaya kemacetan di Jakarta, Rp 43 triliun, harus
> ditanggung setiap tahun," kata Andrinof.
> 
> Dengan biaya tersebut,
> pemerintah dapat melakukan efisiensi dan menggerakkan pertumbuhan 
moda
> transportasi udara dan laut nasional, memperkuat ekonomi, 
menghilangkan
> faktor penyebab struktural urbanisasi, dan migrasi penduduk ke 
Jawa.
> 
> 
> Get your new Email address!
> Grab the Email name you&#39;ve always wanted before someone else 
does!
> http://mail. promotions. yahoo.com/ newdomains/ aa/
>

 














      

Kirim email ke