kepada rekan2,
sekedar mengkonfirmasi (lagi) tentang apa yang saya kirimkan.
saya ingin menjawab beberapa pertanyaan tentang artikel yang saya kirimkan.
apakah saya mau mengkaji lebih lanjut tentang curitiba?
saat ini:tidak.
mungkin ya di kemudian hari jika saya punya proyek bersangkutan tapi tidak saat
ini.
mengapa saya mem-post artikel ini?
Saya pikir wadah referensi adalah wadah untuk komunikasi.Jadi saya
sekedar memberi informasi/mengkomunikasikan apa yang sedang jadi topik
saat ini.
tentu saja dalam berkomunikasi ada batas2 presisi yang harus diperhatikan.
tingkat presisi dalam percakapan sehari-hari dan dalam sebuah research tentu
saja sangat berbeda.
Contoh 1.percakapan sehari2 vs research/report/paper
ketika saya harus membuat paper untuk conference, membuat report, saya perlu
sangat presisi tentang apa yang saya tulis.
untuk sebuah case study, saya tidak akan menulis seperti yang saya kirim di
maillist.
akan lebih detail. misalnya: kenapa case study ini related dengan
proyek?berapa skalanya?berapa populasinya?apa pilot project dan apa
impactnya?dan lain sebagainya.
ketika menquote penulis lain di paper saya akan perhatikan.apa yang
dituntut oleh juri?apakah harvard reference?oxford reference?
ketika membuat research saya akan membuat research question, metode yang yang
saya gunakan, tujuan dan lain lain
tentu saja ini sangat berbeda ketika saya melakukan percakapan sehari2.
misalnya dalam pertanyaan:"apakah anda mau kopi?"
tentu saja pertanyaan seperti ini kita tidak mengharapkan tingkat presisi yang
tinggi.seperti:
"mengapa anda menawarkan kopi?"apa landasan anda menawarkan kopi?"
"mengapa anda memilih menawarkan kopi dan bukan teh?" "mengapa anda
memilih target saya untuk ditawarkan kopi dan bukan orang lain?"
"mengapa anda pilih waktu sekarang dan bukan siang2?""apa tujuan anda
membuat kopi?" "metode apa yang anda lakukan untuk membuat kopi?"
dan seterusnya. wah kalau ada orang seperti ini sepertinya lebih baik minum
kopi sendiri ya :p
contoh 2.
ketika berbincang2 dengan teman saya tentang proyek.teman saya bisa
dengan mudah menyarankan :"oh ada proyek x.. menarik... mungkin relevan
dengan proyek kamu"
itu bisa dikatakan sebagai inspirasi. tapi apa lantas karena teman saya
memberikan ide kepada saya, saya bisa membuat itu sebagai dasar membuat
research/proyek?
seperti: "saya mengambil case study ini dengan alasan diberitahu teman
saya di jalan." tentu tidak. dan saya juga tidak bisa menyalahkan teman
saya kalau saya failed karena dia memberi ide.
Dia memberi ide. Apakah saya mengambil itu untuk kasus tertentu, tentu
saja harus saya kaji lebih lanjut (lewat buku,internet,dll). apakah
teman saya membantu? tentu saja membantu. dengan segala teknologi
komputer dan internet ini,kita bisa mendapat banyak sekali data dengan
'hanya mengclick".
pertanyaannya bukan mengenai kita dapat data atau tidak.tapi apa data itu
berguna atau tidak.
ide dari teman saya akan membuat saya selangkah lebih maju
(dibandingkan dengan memulai dari nol di halaman google-misalnya). tapi
jika ternyata case study itu tidak sesuai dengan research saya,apakah
saya berhak marah ke teman saya?tentu tidak.untuk saya ada yang mau
kasih ide adalah suatu keuntungan.aneh juga kalau saya marah orang
kasih ide.kalau ide itu bagus ya diambil,kalau tidak bagus, ya tidak
usah dipakai.lebih aneh lagi,kalau saya sudah dikasih ide, digunakan
mentah2 untuk research dan ketika research saya ditolak, saya
menyalahkan teman saya. juga tidak wajar, ketika saya diberi ide,
kemudian saya malah memaksa teman saya (yang sekedar memberi ide) untuk
bertanggung jawab mencari segala hal detail tentang ide yang dia
sampaikan dan minta orangnya untuk mengkaitkan dengan research yang
saya sedang kerjakan.
case study yang saya kirimkan itu.lebih merupakan contoh kedua.bahkan tingkat
presisinya lebih rendah lagi menurut saya.
itu hanya sebuah ide,inspirasi, yang sedang dibicarakan orang saat ini-yang
ingin saya bagikan.
kenapa saya mempost ini ke mailing list?
1.sekedar memberi ide. dan setahu saya tidak ada larangan menyampaikan ide di
sini
2.aturan yang saya tahu dari mailing list ini adalah:Penyampaian pendapat,
pemikiran, maupun tanggapan hendaknya menjaga
sopan santun serta kepatutan. Tidak diperkenankan menyampaikan spam,
internet advertising, dan posting sejenis. Saya tahu saya tidak melanggar
aturan ini.
semoga jawaban saya membantu
franciska windy