F Windy dan rekans ysh,

Itulah yang saya maksud Bu. Dari info inovasi (idea in action, good practice, 
dst) yang saling di-share-kan akan ada koleksi referensi yang akan bisa 
menginspirasi kita-kita, dan nantinya Pemda-pemda yang otonom. Selama ini 
kebanyakan Pemda hanya meniru Jakarta termasuk yang salahnya. 
Bahwa tiap inovasi dari tempat lain itu mesti disesuaikan dgn kondisi 'daerah 
pengadopsi', ya mesti.
Saya bertanya waktu itu, didasari ingin tahu lebih jauh point of innovation dan 
key success factor-nya. Siapa tahu Anda pernah menekuni itu lebih jauh, atau 
teman-teman pembaca yang tahu. Tapi diberi tahu ada case itu saja sdh manfaat 
tentu.

Saya ingin tiap lontaran info, ide, knowledge di Referensi ini di-encourage, 
karena ternyata banyak rekan mahasiswa jd member, dan kita juga, yang tentu 
bisa ambil manfaat dari info-info tersebut.

Tapi sikap umumnya orang thd best-practice kadang memang terlampau critical 
Karena itu saya lebih sering pakai istilah "good" practice, spy tidak dicecar 
pagi-pagi karena istilah "best" itu. Banyak case bagus dari daerah seperti 
Sragen, Tarakan, Solo, Temanggung, Lamongan, Jembrana. Banyak point of 
innovation nya yg layak dipelajari (bukan ditiru semata-mata) juga key success 
factorsnya. Tapi banyak juga yang apatis mencecar, "bgm kalau kepala daerah 
ganti?", "apa pencantuman kode anggarannya betul?". Pertanyaan wajar, tapi 
karena disampaikan bertubi-tubi, jadi menutupi good point nya.

Thanks Bu atas kontribusinya. Member Referensi tentu berharap kian banyak info 
dan kontributor nya.
Saya sendiri pernah mengasuh desk "idea-in-action & good-practice" untuk 
program yang bekerja di 8 propinsi. Saya tahu betapa sulitnya meng-encourage 
ahli apalagi pelaku untuk menuliskan pengalamannya. Jadi mohon maaf kalau saya 
terlalu sensitif thd hal yang (tampaknya) men-discourage itu.

Pak BSP, yang pernah jd petinggi di daerah, termasuk yg selalu mengingatkan 
saya untuk mendorong penulisan "practical planning". Istilah beliau untuk 
inovasi atau idea-in-actions dari daerah.

Salam,
Risfan Munir




-----Original Message-----
From: franciska windy <[email protected]>
Sent: Tuesday, December 08, 2009 1:23 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [referensi] Curitiba dan Production of Space (was Re: Kota2 Ideal 
Mereka Disana..

 
kepada rekan2,
 sekedar mengkonfirmasi (lagi) tentang apa yang saya kirimkan.

 saya ingin menjawab beberapa pertanyaan tentang artikel yang saya kirimkan

Kirim email ke