PAk Andi yg budiman, Usulan saya bukan BSD, krn sudah terlanjur berkembang dan bakal lebih sulit. Kalau saya usul sih somewhere (belum pasti? krn hrs dicari dgn cermat dari segala aspek dan hrs juga transparan) antara bandara Sukarno Hatta - Jakarta, krn bila di JOnggol atau seseorang bilang antar Bekasi - Cikampek, krn lahan yg cukup tersedia, sgt tidak mgkn krn menuju je sana saja yg pasti melewati Jakarta, sdh pasti macet (anytime loh). Jadi usulan saya di Barat Daya kota Jakarta. Tentang RTRWN, bapak mgkn salah informasi krn baru direvisi 1 kali, diawali dgn evaluasi, perumusan kembali, baru leal drafting (dalam 3 tahun anggaran berturutan), shg jadi PP 26 tahun 2008. Benar, dalam RTRWN baru bicara fungsi kota, dan informasi pemindahan ibukota negara belum ada. Pemindahan kota memang saat itu sempat berkembang tetapi sepertinya dalam pembahasan menghilang karena aspek politisnya yg sangat kental. Pak Andi mgkn ingat juga sempat mencuat akan digeser ke Jonggol (jaman orde baru). Informasi ini pernah diklarifikasi pada saat diskusi penyiapan perpres jabodetabekjur. Katanya malah perpres tersebut dicabut (mungkin ada yg lebih jelas mengetahui riwayat ini). Jadi saat itu diputuskan tidak diakomodasikan pak. Demikian dulu info lanjutannya.... Salam, Budi Situmorang
--- Pada Ming, 27/12/09, Andi Plano <[email protected]> menulis: Dari: Andi Plano <[email protected]> Judul: Re: [referensi] Re: Tgp (2a) Fwd: Ibukota INdoneSia PIndaH ??? Kepada: [email protected] Tanggal: Minggu, 27 Desember, 2009, 9:18 PM Salam Referensiers Ikutan nih. BSD bersaing dengan Tiga Raksa saja kalah memperebutkan ibukota kabupaten Tangerang, apa lagi mau jadi ibukota negara ? Harusnya ide pemindahan ibukota Indonesia sudah dimuat dalam RTRWN yang sudah 10 th ini direvisi terus, yang menghabiskan banyak uang rakyat. Mohon pencerahannya. @ndi --- On Sat, 12/26/09, budi Situmorang <[email protected]> wrote: From: budi Situmorang <[email protected]> Subject: Re: [referensi] Re: Tgp (2a) Fwd: Ibukota INdoneSia PIndaH ??? To: [email protected] Date: Saturday, December 26, 2009, 1:06 PM Pak AGus, Ini memang dapat dipahami bila mempelajari studi mereka, beberapa lokasi alternatif (dari enam lokasi) adalah menjelaskan hal tersebut (polycentric) , tetapi jangan lupa ini adalah ibukota negara (main idea) dan bukan pertumbuhan baru yg hanya berbasis ekonomi wilayah semata. Ibukota negara diartikan sbg fungsi penyelenggaraan administrasi pemerintahan nasional dan fungsi diplomatik negara sahabat. Objektif ini yg scr konsisten dijabarkan ke dalam fungsi ruang, kemudian direalisasikan. Kalo mengadopsi pemikiran malaysia, lokasi paling mungkin menurut saya sementara adalah antara BAndara Soekarno-Hatta dengan Jakarta, yang mengarah ke Barat Daya, tetapi kalo bisa lokasi tsb yg masih berupa perkebunan atau bekas, Idealnya sih memang ada di BSD. BSD sudah keburu dikembangkan jadi kota mandiri (fgs perkotaan, ibukota). Referensiers, kalo sekalian keluar dari Jakarta, mgkn sekali tetapi pengalaman dari Canberra yg sudah mulai dari awal tahun 1900, dan baru terwujud setelah 50 tahun. Ini butuh pemikiran yg juga tdk kalah matangnya. Demikian dulu, Budi Situmorang --- Pada Sab, 26/12/09, Benedictus Dwiagus S.. <bdwia...@gmail. com> menulis: Dari: Benedictus Dwiagus S. <bdwia...@gmail. com> Judul: Re: [referensi] Re: Tgp (2a) Fwd: Ibukota INdoneSia PIndaH ??? Kepada: refere...@yahoogrou ps.com Tanggal: Sabtu, 26 Desember, 2009, 9:26 AM Kalau konsisten dengan ide polycentric berdasarkan "keseimbangan jarak" kenapa malaysia memilih Putrajaya yang hanya berjarak bbrapa km saja dari KL, dan tidak memilih kota di negara bagian seberang di borneo sana ya. »»» digowes dari Rempoa dengan BikeBerry® ~ Genjot Teruuusss... !!! From: budi Situmorang <bsitumorang@ yahoo.com> Date: Sat, 26 Dec 2009 00:15:36 +0800 (SGT) To: <refere...@yahoogrou ps.com> Subject: Re: [referensi] Re: Tgp (2a) Fwd: Ibukota INdoneSia PIndaH ??? Dear Referensiers, Menanggapi ibu NIta, Saya kebetulan barusan (awal Desember lalu) ketemu Perbadanan Putrajaya, Badan yg menangani pengembangan Putera Jaya di Putera Jaya Lantai 9. Menurut mereka, alasannya yang dilaksanakan lsg oleh Dr.M (beliau mastermind nya) adalah: 1. Kalo masih di Kuala Lumpur sudah dapat dipastikan tidak akan dapat mengembangkan lahan buat pemerintahan Pusat (ke depan) yg cukup. Artinya, lahan terbatas bagi berbagai fasilitas dan gedung pemerintahan Pusat (+ perwakilan negara tetangga) 2.Kuala Lumpur diarahkan menjadi Commercial dan Financial Center berskala dunia mengimbangi SIngapore 3. Mengatasi kesenjangan (disparitas) perkembangan wilayah -- istilah mereka membentuk pusat pertumbuhan baru ---- Dari studi yg dilakukan mereka terpilih 6 lokasi kandidat, yang kemudian dikaji dengan kriteria berikut: 1. Lahan yg tersedia cukup luas dan less conflicts terutama dengan masyarakat/pemilik lahan (Puterajaya merupakan lahan perkebunan kelapa sawit, dan hanya ada 10 KK yg dulu bermukim, luasannya cukup besar 5000ha) 2. akses atau dekat dengan koridor yg berkembang (berada persis ditengah dari koridor cepat berkembang KLIA-KUala Lumpur) 3. akses ke internasional (kurang lebih 20 km dari Bandara) 4. Keterlibatan swasta (ada permintaan pasar cukup tinggi untuk dikembangkan) dan BUMN untuk utilitas gas, listrik, sanitasi, dll JAdi terpilihlah Puterajaya tersebut, sejak thn 1995, dan ada satu faktor dominan lain yg perlu saya ungkapkan dan ini diakui langsung, yaitu faktor Dr.M. Memindahkan ibukota negara tidak bisa tidak harus "tangan besi", leadership yg sangat kuat. Rekan2, pengamatan saya, kita perlu merenungkan kalo memindahkan ibukota, harus difokuskan pada fungsi ibukota, yaitu administrasi pemerintahan nasional/negara; dan perwakilan negara tetangga/organisasi dunia/PBB. Hal yg lain (fgs lain perkotaan) mengikuti sesuai dengan size kota yg diinginkan. Puterajaya didesain hanya untuk 350rb maksimal, sekarang sudah 70.000 penduduk dan memang ditargetkan 70% penduduk adalah pegawai pemerintahan. Demikian sekedar berbagi informasi (sebagian), semoga bermanfaat. Salam, Budi Situmorang. --- Pada Rab, 23/12/09, nita <ariny...@yahoo. com> menulis: Dari: nita <ariny...@yahoo. com> Judul: Re: [referensi] Re: Tgp (2a) Fwd: Ibukota INdoneSia PIndaH ??? Kepada: refere...@yahoogrou ps.com Tanggal: Rabu, 23 Desember, 2009, 10:34 PM Referensiers, Boleh tahu or ada referensi-mungkin pernah dibahas di sini-apa alasan pem Malayia pindahkan pusat pemerintahannya ke Puterajaya? Thx. Nita Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT Coba Yahoo! Mail baru yang LEBIH CEPAT. Rasakan bedanya sekarang! Akses email lebih cepat. Yahoo! menyarankan Anda meng-upgrade browser ke Internet Explorer 8 baru yang dioptimalkan untuk Yahoo! Dapatkan di sini! (Gratis) Selalu bersama teman-teman di Yahoo! Messenger. Tambahkan mereka dari email atau jaringan sosial Anda sekarang! http://id.messenger.yahoo.com/invite/

