Pak Hajar, selamat atas selesainya penulisan tesisnya. Ada baiknya sambil menunggu-nunggu waktu ujian dan wisuda mengembangkan bakat baru, misalnya fotografi. Berikut saya sampaikan link dari seorang rekan kita, Jaziar, mengembangkan minat fotografi di daerah perkampungan: http://jazphotoworld.blogspot.com/ <http://jazphotoworld.blogspot.com/> , mudah-mudahan dapat dinikmati. Salam.
-ekadj --- In [email protected], hajar ahmad <hac...@...> wrote: > > Pak ekadj, terimakasih atas masukannya. Sebenarnya tesis saya sudah selesai, tinggal kebingungan soal judul yang hendak mencantumkan "splintering urbanism" atau padanan bahasa indonesianya. Mengenai substansi, tidak lebih dari sekedar membaca fenomena lapangan mengenai variasi jaringan air bersih dan variasi ruang permukiman. Tidak menyentuh pada hal-hal yang sifatnya lebih jauh dan mendalam. Setidaknya "kecenderungan" splintering urbanism di sektor air bersih di Kota Semarang itulah yang menjadi kajian tesis saya. Hasilnya mungkin sedikit memperkaya pemahaman dan menjelaskan lebih detail mengenai splintering urbanism versi Kota Semarang khusus air bersih. Dalam konteks negara berkembang seperti Indonesia ini, berbagai variasi penyediaan air bersih barangkali salah satunya didorong kebijakan air bersih yang beragam pula khususnya mengarah ke disintegrasi jaringan serta kultur Indonesia akan adanya sistem informal baik dalam ruang maupun penyediaan air > bersih. Sehingga menyebabkan splintering terjadi tidak secara ekstrim sebagaimana ditakutkan dalam bukunya Graham dan Marvin. > > Salam, > Hajar Ahmad

