Pak Aby, Ibu Cut Savana dan Sahabat Referensiers,

Menyambung apa yang disampaikan pak Aby, kebetulan saya berada dalam rapat
koordinasi hari Senin pagi di Kantor Menko Perekonomian. Sebatas yang
mungkin boleh disampaikan (apalagi referensier adalah komunitas yang patut
dihormati), Menko perekonomian antara lain mengusulkan agar muncul semacam
pusat pertumbuhan baru, dan itu searah dengan apa yang diinginkan
oleh Bappenas.

Muncul pemikiran mungkinkah kita kembangkan pusat pertumbuhan baru di
Sulawesi Tengah (dengan basis gas alam Donggi-Senoro), ditambah lagi
dengan sumber gas baru oleh Chevron di Selat Makasar.. nah kenapa nggak kita
munculkan sebuah ide agar muncul ada LNG, ada pabrik pupuk dan petrokimia
lainnya di sekitar ladang gas tersebut. Seperti kayak Bontang lah begitu,
ada kilang LNG, ada Pupuk Kaltim, dst. Bedanya, kalau dulu LNG Bontang untuk
ekspor, sekarang paradigmanya sudah berubah, gas terlebih dahulu diberikan
prioritas untuk domestik.

Pemikiran ini sama sekali tidak ada dalam 48 KEK yang diusulkan daerah...
ini pandangan ke depan. Dalam waktu dekat akan
muncul perspektif pengembangan Energi Baru dan Terbarukan (Green Energy)
dalam konteks Pengembangan Daerah. Pengen saya pribadi sih komunitas
Referensiers adalah pendukung green energy dalam pembangunan daerah he he...

Salam hangat selalu

Nuzul Achjar

Kirim email ke