Dear Pak Eka
 
Terima kasih atas koreksinya.
 
Cuman koq ada yang perlu saya tanyakan.
Pertama,  Belanda menjajah per 1 Januari 1800. Itu data dari mana koq sampai 
ada tanggalnya segala? Apa ada bukti situs dokumentasi daun lontar atau kulit 
lembu atau tatahan batu yang menyebutkan tanggal? Kenapa nggak sekalian hari 
dan jamnya sekalian? Lagi pula pernyataan menjajah itu tandanya  (clue) apa? 
Koq sampai bisa menunjukkan tanggal?
 
Kedua, Belanda menguasai Dataran Tinggi Alas Aceh. Pertanyaan saya, lho 
berani-beraninya Belanda menguasai Dataran Tinggi tanpa menguasai dulu daerah 
pesisir/pelabuhan. Kalau menguasai Dataran Tinggi, maka Belanda akan terkepung 
oleh orang-orang Aceh yang tinggal di pesisir. Apa betul begitu Pak? Lagipula 
menurut kata sejarah, peperangan Aceh itu nggak ada yang menang  koq (disebut 
perang berkepanjangan). Koq bisa-bisanya menyatakan menguasai tanggal 24 Juli 
1904?
 
Hi..hi...usil saja Pak! Piiss.
 
Thanks. CU. BTS.
 


--- Pada Ming, 15/8/10, - ekadj <[email protected]> menulis:


Dari: - ekadj <[email protected]>
Judul: Re: [referensi] Belanda butuh 300 th menaklukkan Indonesia
Kepada: [email protected]
Tanggal: Minggu, 15 Agustus, 2010, 2:35 PM


  




Tambahan koreksi Pak BTS, dari guru sejarah ekonomi saya di Bandung dulu yang 
bernama Krishna NP, sebenarnya wilayah nusantara ini dikuasai secara bertahap 
oleh sebuah 'perusahaan'. Dan baru mulai dijajah oleh Belanda per 1 Januari 
1800.
Membetulkan penguasaan teritorial sepenuhnya terhadap nusantara adalah pada 
tanggal 24 Juli 1904, dengan dikuasainya dataran tinggi Alas Aceh oleh Marsose 
Belanda.
Salam. Merdeka !
 
-ekadj

2010/8/15 Bambang Tata Samiadji <[email protected]>


  













Bung Deny, pada tahun 1592, atau 350 tahun dari 1942, Bangsa Indonesia maupun 
Wilayah Indonesia itu belum ada. Jadi Bangsa Indoensia memang tidak dijajah 
Belanda selama 350 tahun. Belanda itu baru menguasai seluas wilayah nusantara 
ini tahun 1912. (terakhir melawan Aceh, tapi belum menang). Jadi Belanda 
menjajah Indonesia itu bisa dikatakan selama 30 tahun saja, bukan 350 tahun 
seperti kata sejarah di SD dulu.
 
Thanks. CU. BTS.
 


--- Pada Ming, 15/8/10, [email protected] <[email protected]> menulis:


Dari: [email protected] <[email protected]>
Judul: Re: [referensi] Belanda butuh 300 th menaklukkan Indonesia
Kepada: [email protected]
Tanggal: Minggu, 15 Agustus, 2010, 4:38 AM


  


Numpang pendapat, 

Dijajah bukan hanya berarti wilayah kita dikuasai..mungkin saja dijajah dalam 
artian kita telah "dikendalikan" oleh penjajah..jadi besar kemungkinan 
"penjajahan" terhadap bangsa indonesia telah terjadi 350 tahun..yang bukan 
hanya berarti penjajahan terhadap "wilayah indonesia"..

Salam semua.. 
Sent from BlackBerry® on 3


From: "nita" <[email protected]> 
Sender: [email protected] 
Date: Sun, 15 Aug 2010 04:27:12 +0000
To: <[email protected]>
ReplyTo: [email protected] 
Subject: Re: [referensi] Belanda butuh 300 th menaklukkan Indonesia

  


New perspective... 
Kesannya lbih heroik, bhw Indonesia tdk gampang ditaklukkan...

Bagus buat renungan 65 th Proklamasi.... Indonesia Bangkit. Indonesia United.

Cheers,
Nita 
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT


From: Bambang Tata Samiadji <[email protected]> 
Sender: [email protected] 
Date: Sun, 15 Aug 2010 12:10:35 +0800 (SGT)
To: <[email protected]>
ReplyTo: [email protected] 

Subject: [referensi] Belanda butuh 300 th menaklukkan Indonesia

  







BETUL JUGA  YA.....
 
Thanks. CU. BTS.
 
Indonesia Tidak Pernah Dijajah 350 Tahun
Minggu, 15 Agustus 2010 | 06:07 WIB



kotapalembang.blogspot.com
ilustrasi 



MEDAN, KOMPAS.com — Sejarahwan Universitas Negeri Medan, Ichwan Azhari, 
mengatakan tidaklah benar bahwa Indonesia pernah dijajah Belanda selama 350 
tahun. Karena jika angka tersebut dianggap sebagai suatu kebenaran, maka awal 
mula penjajahan di Indonesia adalah tahun 1592. 
"Padahal, bangsa Belanda pada tahun 1592 itu belum tiba di Indonesia. Belanda 
sendiri tiba di Indonesia, yakni di Banten, pada tahun 1552 di bawah pimpinan 
Cornelius De Houtman untuk menjajaki potensi perdagangan di Indonesia," katanya 
di Medan, Sabtu. 
Oleh karena itu, kata dia, yang benar adalah bahwa Belanda memerlukan waktu 
selama  lebih kurang 300 tahun untuk menaklukkan Indonesia. 
Hal ini ditandai oleh maraknya penentangan pemerintahan di sejumlah daerah 
untuk menolak intervensi Belanda seperti Raja Tallo, Iskandar Muda, dan Sultan 
Agung yang semuanya muncul dari beberapa wilayah di Indonesia. 
Ia mengatakan, masa penjajahan di Indonesia tidak bisa digeneralisasikan untuk 
semua kawasan di Indonesia karena setiap daerah memiliki masa waktu berbeda 
untuk dijajah oleh bangsa asing. 
Oleh karena itu, dalam pembelajaran sejarah di sekolah-sekolah, mutlak 
dilakukan reformasi pembelajaran sejarah. 
Sementara itu, staf peneliti Pusat Studi Sejarah dan Ilmu-ilmu Sosial 
Universitas negeri Medan (Unimed), Erond Damanik, merujuk pada pendapat GJ 
Resink Tahun 1987 dalam bukunya Raja dan Kerajaan Yang Merdeka Di Indonesia 
Tahun 1850-1910. Disebutkan bahwa dalam kurun waktu tahun 1850 hingga 1910, 
masih banyak daerah di Indonesia yang masih merdeka atau belum diduduki oleh 
Kolonial Belanda. 
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa masa Indonesia dijajah Belanda tidak 
benar selama 350 tahun, karena hingga tahun 1907 masih banyak wilayah yang 
bebas dari pengaruh Belanda. 
Misalnya, di Sumatera Utara ada perang Sisingamangaraja (1887-1907), Kiras 
Bangun (1901-1905), Rondahaim (1870-1889), maupun Datuk Sunggal masih 
mengobarkan perang terhadap Belanda termasuk wilayah Aceh. 
"Justru yang benar adalah sebaliknya, yakni Belanda membutuhkan waktu sekitar 
300 tahun untuk menaklukkan seluruh wilayah di Indonesia. Jadi, mari sama-sama 
kita luruskan perjalanan bangsa ini. Kita tidak pernah dijajah selama 350 
tahun, tapi justru yang terjadi adalah Belanda memerlukan waktu selama 300 
tahun untuk menaklukkan kita," katanya.










Kirim email ke