Bung BTS dan rekan-rekan Ysh Saya boleh usil juga ya ? Menjelang 17 Agustut, yang salah kaprah harus dikembalikan kepada yang benar; lidah Jawa yang kesleo harus diluruskan.
Pada hemat saya ungkapan "daun lontar" sudah salah kaprah. Meskipun sudah kaprah (umum), tetapi saya tetap menganggap salah. Dicari ke mana-mana yang namanya pohon lontar kok tidak ada. Sampai di Kupang yang saya temukan adalah pohon "tal", yang kalau tak salah di Jawa Timur disebut "siwalan". Tempo doeloe, pada saat saya menjadi salah satu senapati pasukan di bawah pimpinan Mahapatih Gajah Mada (main ketoprak nih), dokumen-dokumen ditulis pada "daun tal"; para prajurit saya menyebutnya kepada para atasan dengan bahasa krama "ron tal". Sayang, anak keturunannya menyebut "ron tal" terlalu cepat sehingga kesleo lidah menjadi "lon tar". Nggak percaya ?Cobalah menyebut secara cepat, berulang-ulang dan direkam frasa berikut: "lor ril kidul ril". Meskipun serius, ini sekedar cerkon (cerita konyol) untuk melupakan haus menjelang buka puasa, keluar dari wacana calon ibukota yang bikin puyeng. Eit, hi, he,ha, ha, haaaa (wah, susah meniru ketawanya topeng Kelana) WASSALAM "SW" ________________________________ From: Bambang Tata Samiadji <[email protected]> To: [email protected] Sent: Mon, August 16, 2010 12:28:49 PM Subject: Re: [referensi] Belanda butuh 300 th... tanggal sejarah Pak Eka Dear Pak Eka Terima kasih atas koreksinya. Cuman koq ada yang perlu saya tanyakan. Pertama, Belanda menjajah per 1 Januari 1800. Itu data dari mana koq sampai ada tanggalnya segala? Apa ada bukti situs dokumentasi daun lontar atau kulit lembu atau tatahan batu yang menyebutkan tanggal? Kenapa nggak sekalian hari dan jamnya sekalian? Lagi pula pernyataan menjajah itu tandanya (clue) apa? Koq sampai bisa menunjukkan tanggal? Kedua, Belanda menguasai Dataran Tinggi Alas Aceh. Pertanyaan saya, lho berani-beraninya Belanda menguasai Dataran Tinggi tanpa menguasai dulu daerah pesisir/pelabuhan. Kalau menguasai Dataran Tinggi, maka Belanda akan terkepung oleh orang-orang Aceh yang tinggal di pesisir. Apa betul begitu Pak? Lagipula menurut kata sejarah, peperangan Aceh itu nggak ada yang menang koq (disebut perang berkepanjangan). Koq bisa-bisanya menyatakan menguasai tanggal 24 Juli 1904? Hi..hi...usil saja Pak! Piiss. Thanks. CU. BTS. --- Pada Ming, 15/8/10, - ekadj <[email protected]> menulis: >Dari: - ekadj <[email protected]> >Judul: Re: [referensi] Belanda butuh 300 th menaklukkan Indonesia >Kepada: [email protected] >Tanggal: Minggu, 15 Agustus, 2010, 2:35 PM > > > >Tambahan koreksi Pak BTS, dari guru sejarah ekonomi saya di Bandung dulu yang >bernama Krishna NP, sebenarnya wilayah nusantara ini dikuasai secara bertahap >oleh sebuah 'perusahaan'. Dan baru mulai dijajah oleh Belanda per 1 Januari >1800. >Membetulkan penguasaan teritorial sepenuhnya terhadap nusantara adalah pada >tanggal 24 Juli 1904, dengan dikuasainya dataran tinggi Alas Aceh oleh Marsose >Belanda. >Salam. Merdeka ! > >-ekadj > >2010/8/15 Bambang Tata Samiadji <[email protected]> > > >>Bung Deny, pada tahun 1592, atau 350 tahun dari 1942, Bangsa Indonesia maupun >>Wilayah Indonesia itu belum ada. Jadi Bangsa Indoensia memang tidak dijajah >>Belanda selama 350 tahun. Belanda itu baru menguasai seluas wilayah nusantara >>ini tahun 1912. (terakhir melawan Aceh, tapi belum menang). Jadi Belanda >>menjajah Indonesia itu bisa dikatakan selama 30 tahun saja, bukan 350 tahun >>seperti kata sejarah di SD dulu. >> >>Thanks. CU. BTS. >> >> >> >>--- Pada Ming, 15/8/10, [email protected] <[email protected]> menulis: >> >> >>>Dari: [email protected] <[email protected]> >>>Judul: Re: [referensi] Belanda butuh 300 th menaklukkan Indonesia >>>Kepada: [email protected] >>>Tanggal: Minggu, 15 Agustus, 2010, 4:38 AM >>> >>> >>> >>>Numpang pendapat, >>> >>>Dijajah bukan hanya berarti wilayah kita dikuasai..mungkin saja dijajah >>>dalam >>>artian kita telah "dikendalikan" oleh penjajah..jadi besar kemungkinan >>>"penjajahan" terhadap bangsa indonesia telah terjadi 350 tahun..yang bukan >>>hanya >>>berarti penjajahan terhadap "wilayah indonesia".. >>> >>>Salam semua.. >>>Sent from BlackBerry® on 3 ________________________________ >>>From: "nita" <[email protected]> >>>Sender: [email protected] >>>Date: Sun, 15 Aug 2010 04:27:12 +0000 >>>To: <[email protected]> >>>ReplyTo: [email protected] >>>Subject: Re: [referensi] Belanda butuh 300 th menaklukkan Indonesia >>> >>> >>>New perspective... >>>Kesannya lbih heroik, bhw Indonesia tdk gampang ditaklukkan... >>> >>>Bagus buat renungan 65 th Proklamasi.... Indonesia Bangkit. Indonesia United. >>> >>>Cheers, >>>Nita >>>Sent from my BlackBerry® >>>powered by Sinyal Kuat INDOSAT ________________________________ >>>From: Bambang Tata Samiadji <[email protected]> >>>Sender: [email protected] >>>Date: Sun, 15 Aug 2010 12:10:35 +0800 (SGT) >>>To: <[email protected]> >>>ReplyTo: [email protected] >>>Subject: [referensi] Belanda butuh 300 th menaklukkan Indonesia >>> >>> >>>BETUL JUGA YA..... >>> >>>Thanks. CU. BTS. >>> >>>Indonesia Tidak Pernah Dijajah 350 Tahun >>>Minggu, 15 Agustus 2010 | 06:07 WIB >>>kotapalembang.blogspot.com >>>ilustrasi >>>MEDAN, KOMPAS.com — Sejarahwan Universitas Negeri Medan, Ichwan Azhari, >>>mengatakan tidaklah benar bahwa Indonesia pernah dijajah Belanda selama 350 >>>tahun. Karena jika angka tersebut dianggap sebagai suatu kebenaran, maka >>>awal >>>mula penjajahan di Indonesia adalah tahun 1592. >>> >>>"Padahal, bangsa Belanda pada tahun 1592 itu belum tiba di Indonesia. >>>Belanda >>>sendiri tiba di Indonesia, yakni di Banten, pada tahun 1552 di bawah >>>pimpinan >>>Cornelius De Houtman untuk menjajaki potensi perdagangan di Indonesia," >>>katanya >>>di Medan, Sabtu. >>> >>>Oleh karena itu, kata dia, yang benar adalah bahwa Belanda memerlukan waktu >>>selama lebih kurang 300 tahun untuk menaklukkan Indonesia. >>> >>>Hal ini ditandai oleh maraknya penentangan pemerintahan di sejumlah daerah >>>untuk >>>menolak intervensi Belanda seperti Raja Tallo, Iskandar Muda, dan Sultan >>>Agung >>>yang semuanya muncul dari beberapa wilayah di Indonesia. >>> >>>Ia mengatakan, masa penjajahan di Indonesia tidak bisa digeneralisasikan >>>untuk >>>semua kawasan di Indonesia karena setiap daerah memiliki masa waktu berbeda >>>untuk dijajah oleh bangsa asing. >>> >>>Oleh karena itu, dalam pembelajaran sejarah di sekolah-sekolah, mutlak >>>dilakukan >>>reformasi pembelajaran sejarah. >>> >>>Sementara itu, staf peneliti Pusat Studi Sejarah dan Ilmu-ilmu Sosial >>>Universitas negeri Medan (Unimed), Erond Damanik, merujuk pada pendapat GJ >>>Resink Tahun 1987 dalam bukunya Raja dan Kerajaan Yang Merdeka Di Indonesia >>>Tahun 1850-1910. Disebutkan bahwa dalam kurun waktu tahun 1850 hingga 1910, >>>masih banyak daerah di Indonesia yang masih merdeka atau belum diduduki oleh >>>Kolonial Belanda. >>> >>>Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa masa Indonesia dijajah Belanda tidak >>>benar selama 350 tahun, karena hingga tahun 1907 masih banyak wilayah yang >>>bebas >>>dari pengaruh Belanda. >>> >>>Misalnya, di Sumatera Utara ada perang Sisingamangaraja (1887-1907), Kiras >>>Bangun (1901-1905), Rondahaim (1870-1889), maupun Datuk Sunggal masih >>>mengobarkan perang terhadap Belanda termasuk wilayah Aceh. >>> >>>"Justru yang benar adalah sebaliknya, yakni Belanda membutuhkan waktu >>>sekitar >>>300 tahun untuk menaklukkan seluruh wilayah di Indonesia. Jadi, mari >>>sama-sama >>>kita luruskan perjalanan bangsa ini. Kita tidak pernah dijajah selama 350 >>>tahun, >>>tapi justru yang terjadi adalah Belanda memerlukan waktu selama 300 tahun >>>untuk >>>menaklukkan kita," katanya. >>> >>> >> >

