Kalo ane gini aja :

1. Anggap kita fity - fity ke saham dan usaha masing2
2. Seandainya dalam kurun 8 Tahun, ASII, INDF, BMRI anjlok dalem lebih
karena faktor eksternal. Say kalo kondisi pulih ada potensi minim2
400% recover. Jual ato gadein ato jaminin kredit usahanya en borongin
ASII, INDF dan BMRI. Q q q
3. Usaha yang kita jalankan bisa dirasakanlah paling engga so - so aja
ato emang lantjar djaya. Kalo terpaksa bangkrut2 ya bangkrut yang
penting diminimalisasi kerugiannya. Yang jelas lump sum (unsur modal
kerja): Bahan Baku yang tidak tahan lama, alat - alat expendables,
Gaji dan Upah. Kalo Aset Tetap tinggal tunggu harga terbaik kalo mau
dijual juga atau bisa disewakan (Tanah/Tempat, Toko etc)

Ya gitu deh





On 4/1/11, Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]> wrote:
> Pak Wisnu, silakan ditanyakan ke milis wirausaha sekalipun :)
>
> Apakah dia akan lebih memilh membuka usaha sendiri dari awal, ataukah
> bergabung dengan yang sudah terbukti sukses dan survive bertahun2 seperti
> Astra Internasional. Palingan nanti dia jawab, mana mau Astra ngajak kita
> join dengan mereka? Mereka khan sudah besar, mana maulah mereka join dengan
> kita, apalagi modal kita kecil sementara Astra perusahaan yang sangat besar
> sekali.
>
> Jawaban tersebut bisa muncul dengan asumsi orangnya ngga tahu saham dan ngga
> tahu kalau kita bisa ikut join dan kerjasama dengan Astra dengan cara
> memiliki saham di perusahaan Astra :)
>
> Pertanyaan yang saya ajukan memang untuk membuka wawasan dan pemahaman dasar
> tentang investasi di saham. Orang sering salah kaprah dengan berpikiran
> investasi di saham itu high risk. Tapi anehnya mereka tidak takut buka usaha
> sendiri seperti restoran, bakery/roti, atau pun salon kecantikan, walaupun
> mereka tidak menguasainya hanya karena ikut2an.
>
> Data statistik di AS menunjukkan bahwa 90% dari usaha kecil (small business)
> yg dibuka, dalam 5 tahun mereka akan bangkrut. Ini selalu diajarkan di buku2
> kuliah :)
>
> Warren Buffet pernah mengatakan demikian, "Risks come from not knowing what
> you're doing."
>
> Kalau kita memiliki kemampuan memasak, atau memiliki cita rasa yang bagus,
> juga menguasai manajemen restoran, alias tau seluk beluk bisnis restoran,
> maka probablitia orang tersebut sukses di bisnis restoran, lebih besar.
> Demikian juga di bisnis roti, ataupun salon kecantikan, perlu menguasai
> seluk beluk di bisnis tersebut. Jangan pernah coba2 masuk ke bisnis tersebut
> hanya karena ikut2an, dan tidak paham juga mengenai pemilihan lokasi yang
> tepat. Bisa bangkrut kurang dari 5 tahun.
>
> Tetapi investasi di saham, akan lain ceritanya. Tidak perlu punya kemampuan
> analisa fundamental, tidak perlu punya kemampuan baca grafik, sudah bisa :)
>
> Caranya? Lihat saja perusahaan yang besar, salah satu leader di sektornya,
> sektornya memiliki growth yg stabil selama sekian tahun. Produknya banyak
> dikenal orang dan tentunya disukai. Berarti itulah perusahaan yg layak untuk
> investasi jangka panjang.
>
> Lalu, berapa harga yang pantas? Jawabannya: harga pasar yang ada.
>
> Ngga percaya?
> Silakan pilih salah satu tanggal dari tanggal 1 Jan 2002 - 30 Des 2004
> (supaya cocok dengan kira2 angka 8 tahun ke waktu sekarang). Nanti di
> tanggal yang anda pilih secara random itu, maka harga closing akan dijadikan
> harga beli kita di saham INDF ataupun ASII. Setelah itu tinggal cek, apakah
> memberikan keuntungan atau kerugian :)
>
> jabat erat,
> Irwan Ariston Napitupulu
>
> 2011/4/1 Wisnu Mobile <[email protected]>
>
>>
>>
>> Haha... Objection!
>>
>> Pertanyaannya mengarahkan ke sebuah kesimpulan. Cornering!
>>
>> Ditanyakan ke milis saham, jawabannya jelas.
>>
>> Ditanyakan ke milis wirausaha, yang mungkin tidak kenal saham, jawabnya
>> bisa beda.
>>
>> Good night.
>>
>>
>> 2011/4/1 Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]>
>>
>>>
>>>
>>> Anda memiliki uang 300-500 juta, berani buka restoran dan memulainya dari
>>> awal ketimbang ditaruh di ASII sama2 selama 8 tahun?
>>>
>>> Anda yakin anda bisa survive membuka usaha restoran dan tidak bangkrut
>>> karena tidak laku? :)
>>>
>>>
>>> jabat erat,
>>> Irwan Ariston Napitupulu
>>>
>>> 2011/4/1 <[email protected]>
>>>
>>>
>>>>
>>>> Asii vs restoran
>>>> Sy pilih restoran, krn org akan tetap butuh makanan sampai kapanpun dlm
>>>> kondisi apapun.. Org tdk membeli produk asii msh bisa hidup :)
>>>>
>>>> Indf vs bakery
>>>> Sy pilih indf krn tk bakery butuh terigu dan indf adl pemilik bogasari,
>>>> pabrik terigu bermutu. Kalo lndf/bogasari bermasalah maka pasokan terigu
>>>> terhambat dan tk bakery yg biasa pake terigu bogasari tdk berani pake
>>>> terigu
>>>> merk lain krn akan sgt berpengaruh ke kualitas dan rasanya dan akan sgt
>>>> berpengaruh jg ke masa dpnnya
>>>>
>>>> Bmri vs salon
>>>> Sy pilih bmri krn bank sdh merupakan salah satu tempat tujuan utama
>>>> semua
>>>> org ketika keluar rmh dan jam berapapun dan dilakukan oleh semua
>>>> kalangan
>>>> mis: ke atm. Saat ini bank sdh menjadi kebutuhan primer semua org dlm
>>>> hal
>>>> keuangan .. Salon hanya dikunjungi oleh org2 tertentu dan mengelolanya
>>>> hrs
>>>> bener2 teliti krn termasuk usaha yg sophisticated
>>>>
>>>> Begitu pendapat sy bang hehe
>>>>
>>>> Regards...
>>>>
>>>> ZFQ
>>>> ------------------------------
>>>> *From: * Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]>
>>>> *Sender: * [email protected]
>>>> *Date: *Fri, 1 Apr 2011 00:04:52 +0700
>>>> *To: *<[email protected]>
>>>> *ReplyTo: * [email protected]
>>>> *Subject: *[saham] Mana Lebih Beresiko?
>>>>
>>>>
>>>>
>>>> Mana yang lebih beresiko menurut anda saat ini dengan asumsi menggunakan
>>>> modal yg sama besar untuk diinvestasikan dengan jangka waktu 8 tahun ke
>>>> depan. Catatan, di saham hanya buy saja dan di hold terus alias tidak
>>>> ditradingkan dan dividennya di reinvestasikan.
>>>>
>>>>
>>>>
>>>> Membeli saham ASII (Astra Internasional)
>>>> vs
>>>> Membuka restoran makanan
>>>>
>>>>
>>>> Membeli saham INDF (Indofood)
>>>> vs
>>>> Membuka usaha bakery (roti)
>>>>
>>>>
>>>> Membeli saham BMRI (Bank Mandiri)
>>>> vs
>>>> Membuka Salon Kecantikan
>>>>
>>>>
>>>> Moga2 dengan memberikan pertanyaan ini bisa melihat lebih jelas
>>>> pemetaannya terkait resiko :)
>>>> Jawabannya saya yakin bisa berbeda2, tapi menarik untuk mengetahui
>>>> jawaban dari para sahabat disini agar kita sama2 bisa mengetahui.
>>>>
>>>> jabat erat,
>>>> Irwan Ariston Napitupulu
>>>>
>>>>
>>>>
>>>>
>>>
>>>
>>>
>>
>>
>>
>>
>


------------------------------------

Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham.

SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN MILIS. 
SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL EFEK. 
SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK INVESTASI ATAU 
PEMILIK MODAL.

[email protected] untuk berhenti dari milis saham
[email protected] untuk bergabung ke milis saham
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/saham/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/saham/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke