jadi ingat saat Pak Irwan rekomended AALI akan mencapai 5000an saat harganya baru 1500-an di tahun 2004, potensi kenaikan 3x lipat bagi saya belum bisa percaya karena saat itu dengan modal 1xx juta sedang buka usaha material, ternyata profit dari usaha real ini tidak sebesar saat harga AALI sudah mencapai harga rekomendasi di 5000an bahkan naik terus sd 10rb di tahun 2006 2004-2006 = 2 tahun ::: 1500 - 10ribu (8xlipat), saat itu usaha saya baru memberikan gain 1x % dari modal di tahun yang sama (2006) hehehe... ti ati dengan rekomended Pak Irwan.. percaya ga percaya bisa nelangsa kalau ga dicoba... hahaha... tks anyway
--- On Fri, 4/1/11, Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]> wrote: From: Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]> Subject: Re: [saham] Mana Lebih Beresiko? To: [email protected] Date: Friday, April 1, 2011, 12:41 AM Ingat lho, saya tidak sedang mengatakan saham apapun, tapi saham ASII, INDF, BMRI untuk 8 tahun ke depan dibandingkan dengan buka usaha sendiri. Menurut dugaan anda saat ini, berapa persen kemungkinannya harga saham ASII, INDF, atau BMRI 8 tahun dari sekarang akan memberikan keuntungan. Apakah kemungkinan hal tersebut hanya 50%, ataukah 70% ataukah 99% atau berapa %? Lalu bandingkan dengan berapa persen kemungkinan anda membuka usaha sendiri restoran, bakery/roti, salon kecantikan, akan bisa survive dan bahkan memberikan keuntungan 8 tahun ke depan? jabat erat, Irwan Ariston Napitupulu 2011/4/1 <[email protected]> Masing" punya resiko bang, saham juga bisa naik dan bisa turun, malah kalo salah perhitungan lebih cepat kehilangan uang disaham dibanding usaha nyata. Powered by Telkomsel BlackBerry® From: Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Fri, 1 Apr 2011 00:23:51 +0700To: <[email protected]>ReplyTo: [email protected] Subject: Re: [saham] Mana Lebih Beresiko? Anda memiliki uang 300-500 juta, berani buka restoran dan memulainya dari awal ketimbang ditaruh di ASII sama2 selama 8 tahun? Anda yakin anda bisa survive membuka usaha restoran dan tidak bangkrut karena tidak laku? :) jabat erat, Irwan Ariston Napitupulu 2011/4/1 <[email protected]> Asii vs restoran Sy pilih restoran, krn org akan tetap butuh makanan sampai kapanpun dlm kondisi apapun.. Org tdk membeli produk asii msh bisa hidup :) Indf vs bakery Sy pilih indf krn tk bakery butuh terigu dan indf adl pemilik bogasari, pabrik terigu bermutu. Kalo lndf/bogasari bermasalah maka pasokan terigu terhambat dan tk bakery yg biasa pake terigu bogasari tdk berani pake terigu merk lain krn akan sgt berpengaruh ke kualitas dan rasanya dan akan sgt berpengaruh jg ke masa dpnnya Bmri vs salon Sy pilih bmri krn bank sdh merupakan salah satu tempat tujuan utama semua org ketika keluar rmh dan jam berapapun dan dilakukan oleh semua kalangan mis: ke atm. Saat ini bank sdh menjadi kebutuhan primer semua org dlm hal keuangan .. Salon hanya dikunjungi oleh org2 tertentu dan mengelolanya hrs bener2 teliti krn termasuk usaha yg sophisticated Begitu pendapat sy bang heheRegards... ZFQFrom: Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Fri, 1 Apr 2011 00:04:52 +0700To: <[email protected]>ReplyTo: [email protected] Subject: [saham] Mana Lebih Beresiko? Mana yang lebih beresiko menurut anda saat ini dengan asumsi menggunakan modal yg sama besar untuk diinvestasikan dengan jangka waktu 8 tahun ke depan. Catatan, di saham hanya buy saja dan di hold terus alias tidak ditradingkan dan dividennya di reinvestasikan. Membeli saham ASII (Astra Internasional) vs Membuka restoran makanan Membeli saham INDF (Indofood) vs Membuka usaha bakery (roti) Membeli saham BMRI (Bank Mandiri) vs Membuka Salon Kecantikan Moga2 dengan memberikan pertanyaan ini bisa melihat lebih jelas pemetaannya terkait resiko :) Jawabannya saya yakin bisa berbeda2, tapi menarik untuk mengetahui jawaban dari para sahabat disini agar kita sama2 bisa mengetahui. jabat erat, Irwan Ariston Napitupulu
