Hai..
  Menurutku, dalam berumah tangga, yg terpenting ada 3 hal:
  1. Kepercayaan
  2. Kejujuran
  3. Komunikasi
   
  Ketiganya saling berhubungan. Dengan kita percaya sama partner kita, maka 
notabene dia juga jujur sama kita. Mulailah dari diri kita sendiri, selama ini 
kita percaya ndak sama partner? jujur ndak sama partner?
  Bagi saya, semua itu tidak akan tercapai tanpa KOMUNIKASI!
  Komunikasikan semua yg menjadi gundah di hati, beban di pikiran.
  Jadi, prinsipnya adalah "mauku adalah"..
  Contoh: dalam bertengkar, biasanya kita saling menyalahkan pasangan kita, 
dengan mengatakan.. "pokoknya kamu tidak boleh ...ini itu...!", "itu karena 
kamu..ini itu...!"
  Seakan-akan menghakimi.. Lalu salah kita yg mana?...
  Apa tidak sebaiknya kita bicara.." sebenarnya saya sedih jika kamu berbuat 
demikian...!" atau "dulu mama ndak pernah bilang bgt, sekarang kok bgt ya...!"
  Jadi, kita berempati dengan partner!
  Saya yakin, partner kalau mendengar kata2 empati pasti akan luluh..
  Jangan lupa tanyakan dengan empati, mengapa dia berbuat demikian...
  Mengapa dia suka telpon pria lain...
  Apa yg kurang dari diri saya yg mengakibatkan dia berbuat bgt...
  Kita harus tahu, ada apa...
  Kita harus dapetin "one truth thing"..dari dia..
  Apa waktu saya yg kurang...
  .............
  Coba ajaklah dia utk mengingat masa2 dulu pacaran....
  Perjuangan dapetin dia...
  Ajak rekreasi bersama anak2...bercanda...
  Cobalah...
  Satu hal yg terpenting adalah..jgn salahkan dia 100%..
  Karena kadang kesalahan ada juga dipihak kita..
  Kalo perlu, minta bantuan orang yg menjadi panutan partner kita..
  Sehingga perkawinan bisa diselamatkan..
  Oke, semoga bermanfaat ya...
  .......
  Anva_tirta 
   
  

Fadli <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          Dear All,

Minta pendapat nih, mungkin juga gak cocok di forum ini, but at 
least i've tried.

Isteriku terindikasi selingkuh dengan ex-pacarnya (walaupun jarak 
jauh)kita leave di surabaya sementara ex nya itu di Maluku Utara 
(kebetulan isteri org sana), mereka sering telpon2an (kata anak2ku)
dan aku sering baca sms (tampilannya sih nama cewek) utk janjian 
nelpon, dsb.

cat tambahan; isteri biasa mudik (kadang2 sama anak2) setahun 
sekali, biasanya kalo saya minta dia delay, dia mau, tp kali ini dia 
keukeh sesuai jadwal yaitu nov thn ini (aku berasumsi jangan2 dia 
udah planningin bersama ex-nya itu)

sudah 7 bulan ini dia "selingkuh" dgn ex nya itu, padahal ex-nya itu 
sudah beristeri pula.... 

sudah terbalik dunia ini kali ya.....

Yang jadi persoalan adalah aku seharusnya bagaimana ??

1. Menceraikan isteri(karena takut kehormatan rumah tangga 
dihancurkan dan tidak edukatif utk anak-anak)

2. diam saja, walaupun nanti hubngan hambar demi anak-anak

atau ada solusi yang lain??? 

Yang Bingung

F-lee



         

 Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke