Terima kasih Pak Ivan atas inputnya
   
  Semula memang berasumsi, tp kemudian sang isteri yang mengaku bahwa sudah 
terjalin lagi "kisah-kasih jarak jauh" sudah lebih 7 bulan, info tambahan pas 
saya berada id negeri orang (uzbekistan). 
   
  mohon maaf kalo informasi yang saya sampaikan hanya sepenggal2, jangan kapok 
ya kasih inputnya, soale saya sendiri masih mencari jalan apa yg terbaik buat 
anak2 (kalo kemaren2 saya berpikir jalan yg terbaik buat saya)
   
  sekali lagi input2 sangat berharga untuk saya, karena memang benar adanya 
saya mungkin pemicu (walaupun tak bisa dijadikan alasan) ini terjadi.
   
  Terima kasih
   
  F-lee

Ivan Purba <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          Data yang terbaca di kisah awal sepertinya belum
komplit.

Belum ada pernyataan / konfirmasi resmi dari istri
bahwa dia itu selingkuh, kecuali info dari anak anak
bahwa mereka suka telepon2x an.

Data yang lain yang F-lee gambarkan sepertinya hanya
asumsi saja, dari seorang suami yang kurang percaya
lagi terhadap istrinya, sehingga segala macam
tindakannya dicurigai berhubungan dengan mantan nya.

Sebaiknya F-lee berbicara 4 mata secara dewasa dgn
istri anda, ungkapkan lah segala uneg uneg dan apa
rencana hidup ke dapan nya.

Kalau sudah di define apa yang istri anda inginkan,
baru kita berbicara langkah apa yang perlu diambil
untuk malakukannya.

Salam

--- "Dr.(Naturopathy) Ir. Donny Hosea MBA. PhD."
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Hello F-lee,
> 
> Dlm kehidupan manusia sebagai mahluk ciptaan Tuhan
> yg memilki akal 
> budi, tdk hanya insting, tetapi rasa, akal budi,
> dan kebijaksanaan 
> mempengaruhi kehidupan manusia tersebut.
> 
> Dlm cerita anda tersebut:
> A.
> 1. Bahwa anda mendeteksi akan kemungkinan adanya
> perselingkuhan antara 
> istri sah anda (sah sebagai suami istri baik oleh
> adat, agama dan hukum) 
> yg juga diketahuyi oleh anak2 anda yg melaporkan
> anda ttg adanya telephon.
> 
> 2. Bahwa anda telah bertanya langsung dan sdh
> dijawab oleh istri anda yg 
> sekali lagi adalah sah, bahwa ia memang melakukan
> hal tersebut, tanpa 
> menyebutkan atau anda ceritakan ttg apa yg membuat
> istri anda menilai 
> utk kemudian melakukan hubungan kembali dg bekas
> pacar anda.
> 
> 3. Bahwa anda baru merasakan adanya perselingkuhan
> tersebut akir2 ini 
> dan anda menyadari bahwa hal ini sdh berlangsung 7
> bulan.
> 
> 4. Bahwa anda dan istri anda yg sah telah dikaruniai
> anak yg juga sah 
> (bukan hasil perselingkuhan tentunya)
> 
> 5. Bahwa didalam mail yg lain anda menyebutkan bahwa
> ada anak anda yg 
> sdh 12 tahun.
> 
> Sepintas dari ke 5 items ini bisa kita tarik bebrapa
> kesimpulan a/l:
> B.
> 1. Sejak mula2 anda mengenal sang istri, istri sdh
> memilki pacar, atau 
> juga sedang pacran, atau anda pacaran duluan dg dia
> dan kemudian ia juga 
> pacaran dg pria yg lain pula sebelum menentukan
> pilihan utk berumah 
> tangga dg anda.
> 
> 2. Bahwa sejak perkawinan anda diresmikan maka
> berarti utk saat itu dan 
> sampai dg 12 tahun kemudian, istri anda sdh
> sepenuhnya dan berusaha 
> sepenuhnya memenuhi komitmentnya utk bersama anda
> membina rumah tangga, 
> dan utk itu pula dikaruniai dg anak2 anda. (ini saya
> tdk tau persis apa 
> yg ada dlm hati pikiran istri anda n anda jadi saya
> sebutkan semua 
> kemungkinan yg terpikirkan)
> 
> 3, Bahwa anda cukup berotak dingin dlm menyikapi
> permasalahan, dan 
> mencari jalan keluar dg meminta berbagai pandangan
> lain baik dari milis 
> ini mau pun dari milis yg lainnya, akan tetapi 
> tentu tdk disebutkan 
> berbagai kendal;a yg mungkin tdk anda sadari atau
> anda sadari sepenuh 
> sebgai org yg berkuasa atas istri misalnya, atau ttg
> pekerjaan anda yg 
> luar biasa mencari uangnya sampai2 istri menjadi
> penghuni rumah yg 
> kesepian misalnya dan misal2 lainnya yg sebenarnya
> secra akumulasi 
> menambah nilai2 negatif anda di pikiran sang istri.
> 
> 4. Bahwa anak2 mengerti dan mendukung anda sebagai
> ayahnya/bapaknya, dg 
> memberitahukan anda ttg apa yg terjadi dirumah, dan
> ini berarti bahwa 
> anak2 sdh mengerti dan mau anda berdua kembali
> bersatu utk membesarkan 
> mereka, dan juga berarti bahwa mereka mau mendaptkan
> pelajaran berharga 
> akan keputusan apa yg akan diambil oleh anda dan
> ibunya, tanpa mungkin 
> mereka sadari bahwa kehidupan mereka bukan hanya
> sampai pada keputusan 
> tersebut tetapi maih berlanjut bahkan sampai mereka
> akan memilih 
> pasangan hidup mereka.
> 
> 5. Dlm hal ini kalau keputusan anda adalah bercerai,
> maka bisa saja hal 
> ini menjadi pedoman hdup mereka bahwa kalau nanti
> menikah, gampang saja, 
> kalau tdk cocok lagi ya bercerai;
> Atau kalau dialnjutkan tanpa introspeksi dan
> perbaikan hubungan maka 
> akan juga menjadi beban pikiran bahwa hidup berumah
> tangga itu 
> barangkali memang harus demikian, setelah sekian
> tahun menikah, punya 
> anak, maka kehidupan akan menjadi hambar seperti
> kata anda sendiri dlm 
> mail ini, jadi sebaiknya saya nanti kalau menikah
> jangan samapi punya 
> anak, dstnya yg bisa menjadi efek negatif bagi sang
> anak baik secar 
> sadar mau pun secara tdk sadar.
> 
> 6. Disi lain, apakah benar pengakuan yg dialkukan
> sang istri benar 
> dilakukannya, ataukah suasana yg membuat ia
> melakukan perkataan tersebut 
> hanya sekedar utk memanaskan anda yg dlm pikirannya
> dilakukan agar anda 
> sadar bahwa saya (istri) sebenarnya biar sdh menikah
> masih ada loh yg 
> mau??? :-) )
> 
> 7. Kalau meilihat pertanyaan anda dan gaya tulisan
> yg disampaikan dlm 
> mail ini, saya bisa mengambil kesimpulan bahwa anda
> menahan kemarahan 
> anda, tetapi pikiran masa yg akan datang anda
> memberikan anda pilihan 
> utk mencari jalan keluar yg lain yg dlm hal ini
> arahnya adalah 
> menyalahkan istri anda tersebut.
> 
> 8. Bahwa saya tdk tau prosesnya sampai terjadi
> perselingkuhan yg menurut 
> anda sdh terjadi 7 bulan, dan kenapa terjadi?,
> kenapa dibiarkan?, kenapa 
> bisa sang istri seakan melupakan anda pada hal B2
> memberikan arti bahwa 
> pilihan jatuh pada diri anda ketika saya ndak tau
> 13, atau mungkin 14 
> tahun lalu??, apa yg hilang??? apa yg terlupakan??,
> apakah sikap??, 
> apakah kehidupan??, apakah dan apakah2 yg bisa anda
> isikan semuanya 
> (disamping pertanyaan ttg kenapa?) dan anda bisa
> jawab bukan dari sisi 
> keputusan anda tetapi dari sisi keputusan istri anda
> sehingga kalau 
> benar, melakukan perselingkuhan.
> 
> 9. Bahwa anda sadar bahwa perceraian akan membawa
> dampak yg anda 
> sebutkan sebagai pengasuhan terhadap anak, tetapi
> sepertinya anda 
> mencari pembenaran agar terjadi perceraian.
> Saya dan anggota milis adalah org2 luar yg hanya
> bisa melihat dari sisi 
> sesuai dg berita yg anda sampaikan, meskipun saya
> berusaha utk mengupas 
> yg diluar yg terpikirkan oleh saya, tetapi yg
> terjadi, dan yg 
> terpikirkan oleh anda, anak2 anda, dan istri anda
> tentu tdk bisa saya 
> masuki meskipun dlm dunia mimpi sekalipun, dan hanya
> anda, anak2 dan 
> istri anda saja yg tau.
> 
> 10. Oleh karena itu saya pikir dg 10 items mungkin
> sdh cukup, mungkin 
> juga masih kurang, akan tetapi bisa anda pergunakan
> sebagai bahan mula 
> atau pokok diskusi yg bisa anda sampaikan kepada
> keluarga anda dlm 
> menyelesaikan kasus anda ini.
> 
> Jadi kita sampai pada saran2 saya:
> 
> Begini,
> Dari A n B yg tentunya anda baca dulu sebelum anda
> sampai pada bagian 
> ini, akan tetapi kalau tdk anda baca maka kembalilah
> dan baca dulu 
> karena pola penyampaiannya sebenarnya saya arahkan
> agar secra human anda 
> smapai pada suatu kesimpulan:
> 
> C.
> 1. Lakukan introspeksi diri tentang apa yg anda
> perbuat selama kehidupan 
> anda berdua bersama, dan isikanlah dalam satu
> halaman atau bebrapa 
> halaman tergantung banyaknya point yg tercatat dg
> baik.
> 2. Buat lah tabel ttg apa yg anda sukai dari istri
> anda mulai dari 
> bentuk badannya mislanya, dulu dan kini, cara
> jalnnya, mukanya sampai 
> bagian2 rinci yg mungkin bisa anda sebutkan
> 3. Buatlah tabel ttg apa yg anda tdk sukai dari
> sitri anda termasuk 
> perubahan yg terjadi kini dibanding dulu.
> 4. Ajak anak2 tanpa mempengaruhi pikiran mereka utk
> menuliskan ttg apa 
> dan siapakah bapaknya, dan apa dan siapakah ibunya
> secara pikiran anak2 
> dan lakukan dg tanpa tekanan dan membuat mereka
> takut utk disalahkan; 
> ingatlah bahwa hal ini dlakukan utk menyelamatkan
> kehidupan anda, istri 
> anda dan anak2 anda dlm persatuan keluarga.
> 5. Cari waktu yg baik, dg mood yg baik pula antara
> anda dan istri anda, 
> lalu ceritakanlah apa yg anda sdh buat, minta
> pendapatkanya ttg apa yg 
> anda rasakan dlm penulisan tersebut.
> 6. Dlm diskusi tersebut ajak anak2 utk hal2 yg tdk
> menyangkut misalnya 
> seksual action antara anda berdua, dan ingatlah
> bahwa hal ini bukan utk 
> memojokan istri anda atau anda tetapi utk
> menyelamatkan kehidupan 
> keluarga anda; tdk ada terhukum, hakim, jaksa atau
> pembela, anda adalah 
> familli yg membutuhkan komunikasi timbal balik dan
> satu utk semua semua 
> utk satu kesatuan.
> 7. Dlm diskusi, waktunya diantisipasikan utk
> berlangsung cukup panjang 
> dan seru, jadi sediakan waktu dimana smeua bisa ikut
> hadir, rileks, 
> ceria tdk dlm tekanan.
> Mulai lah dg misalnya kerajaan kita ini sdh berumur
> misalnya 14 tahun, 
> tentu sebagai anggota (bukan raja) saya perlu
> evaluasi apakah saya 
> selama menjalankan amanah pememerintahan sdh baik
> berbuat terhadap 
> anggota keluarga yg lainnya dari kaca mata anggota
> sekalian.
> Tdk perlu menyinggung ttg perselingkuhan, antisipasi
> perceraian dlsbnya.
> Demikian juga tdk perlu membuat argument atau
> sanggahan ttg apa yg 
> dikatakan terhadap anda secra berlebihan sampai
> suasana kembali memanas 
> dan berakir dg pertengkaran berat dan hebat, karena
> yg dicari bukan 
> pertengkaran melainkan penyelesaian masalah.
> 8. Utk masaalah seksual anda lakukan bnerdua saja
> tanpa anak2, sekali 
> lagi tdk saling menyalahkan, tetapi terbuka akan apa
> yg anda rasakan 
> atau yg istri rasakan.
> 9 Setelah diperoleh hasilnya jalankanlah dg
> konsistensi bukan hanya 
> ngomong tetpi Do it!
> 10. ajak anak2 memantau situasi, dan kondisi dg
> perbaikan yg ada, 
> semntara anda perlu memesrakan diri kalau perlu
> setiap hari dg istri 
> anda, usahakan sebanyak mungkin anda bisa menemani
> sang istri, bukan 
> sebagai satpam atau polisi tetapi sebagai partner yg
> siap membantu bila 
> diperlukan.
> 
> Sebenarnya dlm pelajaran saya ada tools yg bisa
> digunakan utk utk 
> mendeteksi hubungan manusia, akan tetapi informasi
> yg saya terima dari 
> anda hanya demikian.
> 
> Demikian, semoga perkawinan anda terselamatkan dan
> kehidupan anak2 anda 
> cukup baik.
> 
> Wassallam,
> 
> PS. salah satu pasien saya korban perceraian adalah
> pengguna berat 
> narkoba yg kemudian sangat sukar utk disembuhkan.
> Pelarian yg dilakukan bermula hanya dari munculnya
> perceraian dan 
> kemudian ayahnya menikah lagi.
> Banyak contoh dlm masyarakat yg sebnarnya membawa
> dampak yg cukup 
> panjang dan luas
> 
> 
> 
> Fadli wrote:
> 
> >Dear All,
> >
> >Minta pendapat nih, mungkin juga gak cocok di forum
> ini, but at 
> >least i've tried.
> >
> >Isteriku terindikasi selingkuh dengan ex-pacarnya
> (walaupun jarak 
> >jauh)kita leave di surabaya sementara ex nya itu di
> Maluku Utara 
> >(kebetulan isteri org sana), mereka sering
> telpon2an (kata anak2ku)
> >dan aku sering baca sms (tampilannya sih nama
> cewek) utk janjian 
> >nelpon, dsb.
> >
> >cat tambahan; isteri biasa mudik (kadang2 sama
> anak2) setahun 
> >sekali, biasanya kalo saya minta dia delay, dia
> mau, tp kali ini dia 
> >keukeh sesuai jadwal yaitu nov thn ini (aku
> berasumsi jangan2 dia 
> >udah planningin bersama ex-nya itu)
> >
> >sudah 7 bulan ini dia "selingkuh" dgn ex nya itu,
> padahal ex-nya itu 
> >sudah beristeri pula.... 
> >
> >sudah terbalik dunia ini kali ya.....
> >
> >Yang jadi persoalan adalah aku seharusnya bagaimana
> ??
> >
> >
> >1. Menceraikan isteri(karena takut kehormatan rumah
> tangga 
> >dihancurkan dan tidak edukatif utk anak-anak)
> >
> >2. diam saja, walaupun nanti hubngan hambar demi
> anak-anak
> >
> >atau ada solusi yang lain??? 
> >
> >
> >Yang Bingung
> >
> >F-lee
> >
> > 
> >
> 
> -- 
> 
> "Absolutely Drug less Health Care solution
> Organization"
> 
> 
> 

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 


         

 
---------------------------------
Finding fabulous fares is fun.
Let Yahoo! FareChase search your favorite travel sites to find flight and hotel 
bargains.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke