Dear Hendy, kam chia to to atas bantuannya..... Berita yg ini sudah g baca, cuman yg pengen g ketahui adalah awal mula berita ini, soale pengantar arak yg di tangkap itu adala Paman g, Ajung........Oh yach, g pengen ralat, peristiwa itu terjadi di Sanggau bukannya di Singkawang....jadi mungkin saja orang2 Singkawang tidak begitu jelas atas kasus ini. G telah coba browser ke web kapuas post, cuman gak bisa2.... trus pontianak post tidak memuat berita ini secara detil... Anyway......thanks a lot for ur help, Hendy... Cu Take care Bye
--- In [email protected], Hendy Lie <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Lang, apa berita ini yang Alang maksud? > > Hendy > > ---------------------------- > > Jumat, 1 Desember 2006 > Kasus Arak Maut, Pemasok Belum Tersentuh > Polda Kalbar Diminta Proaktif > > > Singkawang,- Liu Su Sian (34) alias Asian, istri dari Ajhung, tertuduh pengedar arak maut di Kecamatan Jangkang kembali angkat bicara. Ia masih mempertanyakan kelanjutan kasus yang telah dilimpahkan dari Polres Sanggau ke Polres Singkawang tersebut. Sebab, sejak tiga pekan lalu hingga saat ini, AS, oknum Polsek Singkawang Tengah yang memasok arak maut untuk suaminya belum ditindak. > > "Akui yang sebagai bandar arak juga belum disentuh. Mereka terkesan kebal hukum karena sampai sekarang masih bebas. Ada apa kok bisa begitu," katanya, kemarin. Karena itu, ia meminta agar Polda Kalbar juga perhatian terhadap kasus ini. Terlebih lagi jika mengingat kasus ini terkait dengan citra atau nama baik institusi kepolisian di mata masyarakat. > > Sebagaimana diberitakan sebelumnya, suami Asian yang bernama Ajhung saat ini ditahan di Kejaksaan Sanggau. Ajhung dituduh mengedarkan arak putih beracun di Kecamatan Jangkang yang menyebabkan sembilan orang tewas dan 29 lainnya diopname. Menurut Asian, arak tersebut diperoleh dari AS, seorang oknum yang bertugas di Polsek Tengah. AS merupakan perpanjangan tangan dari Akui. > > Arak maut itu diantar oleh Ajhung kesana atas order dari kepala kampung setempat. Masalahnya, setelah arak tersebut merenggut korban, hanya Ajhung yang ditindak. "Kalau suami saya memang salah, saya bisa terima jika ia ditahan. Tetapi, kenapa AS dan Akui serta kepala kampung yang juga terlibat dalam peredaran arak tersebut tidak ditindak. Saya minta keadilan," ujarnya. > > Jika aparat benar-benar ingin menegakkan hukum, tentunya seluruh mata rantai peredaran arak tersebut juga diperlakukan sama. Asian lalu mengungkapkan, beberapa hari lalu ia telah dimintai keterangan oleh aparat Polres Singkawang terkait dengan pengakuannya di media beberapa hari lalu. "Sudah dibuat berita acaranya," kata Asian. > > Usai memberi keterangan di kantor polisi, Asian pulang dengan penuh harap bahwa kasus ini bisa diselesaikan dengan tuntas. Ternyata, upayanya mencari keadilan tersebut lagi-lagi mendapat halangan. Di malam harinya, ia yang sedang di rumah bersama enam anaknya kembali diintimidasi oleh beberapa orang. "Ada yang malam-malam datang ke rumah dan berteriak-teriak dengan nada mengancam. Ada juga yang menggeber-geber gas sepeda motornya ketika berhenti di depan rumah sehingga membuat kami sekeluarga menjadi takut," ungkap dia.(rnl) > > > > > > > > > ----- Original Message ---- > From: alang tjhai <[EMAIL PROTECTED]> > To: [email protected] > Sent: Sunday, December 3, 2006 10:08:14 AM > Subject: [Singkawang] KASUS ARAK MAUT!!!! > > Dear All, G Alang....... . > Bersama ini ingin g ketahui sebuah berita yg berhubungan dengan > kejadian "arak maut" yg mnyebabkan 9 orang meninggal dunia. Kepada > siapa saja yg mengetahui lebih jelas lagi mengenai berita ini, mohon > diforward ke g ataupun send ke g kalo pas ada beritanya di koran.... > Oh yach, kasus ini terjadi di Singkawang, tepatnya dimana g kurang > jelas, cuman g denger kalo telah ditangkapnya salah satu pengantar > arak tsb, tapi pemasok serta oknum2 pembuat arak tsb sudah melarikan > diri..... > Apa pendapat kalian mengenai kasus ini? Apakah semua kesalahan harus > di dera oleh pengantar arak ini ataukah mesti di tangkap dulu oknum2 > lainnya??? Mungkin pengantar arak ini memang bersalah karena > melanggar hukum, tapi mestikah dia harus menanggung semua kesalahan > tsb, sedangkan mungkin dia pun tidak tahu menahu kalau arak itu > beracun, karna tugasnya hanyalah mengantar arak tsb sampai ke > tujuannya, seperti tugas2 pengantar barang2 lainnya..... ... > Setahu g, kasus ini termasuk kasus yg menghebohkan, apalagi bagi Kota > Singkawang karna jarang ada kasus yg mengemparkan seperti ini..... > Thanks > cu > take care > bye > > . > > > > > ______________________________________________________________________ ______________ > Do you Yahoo!? > Everyone is raving about the all-new Yahoo! Mail beta. > http://new.mail.yahoo.com >
