Be Open to Learning…
   
  "Be open to learning new lessons even if they contradict the lessons you 
learn yesterday"  Ellen Degeneres in Elle.
   
  Kutipan ini ada di majalah Reader’s Digest terbaru. Kutipan yang menarik. 
Kenapa? Karena dalam belajar kita cenderung mengumpulkan hal-hal yang sama, 
yang pernah kita pelajari sebelumnya. Mempelajari hal yang berbeda, bahkan yang 
bertentangan dari sebelumnya, jelas bukan hal yang gampang, dan – menurut teman 
saya yang sarjana psikologi – manusia memiliki semacam ‘sistem’ di dalam 
pikirannya untuk hanya menyaring hal-hal yang sesuai dengan konsep yang telah 
ada sebelumnya. Sedangkan yang tidak sesuai akan mental dengan sendirinya.
   
  Berpikir terbuka, bukan perkara yang mudah. Apalagi kalau kita hidup di dalam 
lingkungan masyarakat yang ‘kadung’ sulit untuk berubah dan hanya menerima 
hal-hal yang sudah dipercaya selama puluhan tahun. Contohnya, coba deh berpikir 
sedikit berbeda di kantor, bikin perubahan, pasti sulit diterima. Alih-alih 
membuat perubahan, bisa-bisa kita malah dimusuhi hehehe.
   
  Tapi sebenarnya, belajar berpikir terbuka itu gampang kok. Baca aja buku yang 
banyak. Kita cenderung mau memikirkan apa yang dikatakan buku daripada 
memikirkan apa yang dikatakan orang (padahal apa yang tertulis di buku kan 
pemikiran orang juga ya). Buku seolah-olah lebih ‘ramah’ dan fleksibel (apa 
karena dia pasif, meski kita membaca sambil ngedumel, buku tetap cool tidak 
bereaksi apa-apa ;) Sehingga para maniak buku biasanya memiliki kepribadian 
yang ‘menarik’, bisa diajak ngomong apa saja karena tahu banyak hal, tidak 
mudah menghakimi, fleksibel dan yah pokoknya menarik deh ;))
   
  Wah, kayaknya perlu banyak belajar berbagai cara belajar yang baik nih. 
Termasuk bagaimana bisa berpikiran terbuka karena “menghadapi dunia yang penuh 
kesemrawutan dan ketidakpastian ini, setiap orang semakin perlu belajar menjadi 
bijak, bukan hanya menjadi tahu.” Sebelum menyelesaikan masalah, kita perlu 
“make the problem clearer.” Jadi penasaran dengan janji seorang teman yang akan 
menceritakan bagaimana kiat sukses Tantowi Yahya, jadi presenter yang serba 
tahu sekaligus Duta Baca Nasional. Gara-garanya, NCB saya yang tempo hari 
bicara soal dia, di-print teman saya untuk dibaca Tantowi langsung. Wadyuh.... 
   
  So guys, membaca itu nggak mesti buku yang berat dan tebal-tebal kok. Satu 
dua kolom tulisan di koran bekas pembungkus belanjaan juga oke. Yang penting, 
tetep belajar. Jangan mau kalah sama kucing saya di rumah yang selalu ingin 
tahu setiap benda bergerak yang ada di dekatnya….hehehe…
   
  Happy learning!
   
  (Kata-kata dalam kutipan dari: ExecutiveFocus no.1 vol. 1 dan Reader’s Digest 
edisi Februari 2007)
   
   









 
---------------------------------
Now that's room service! Choose from over 150,000 hotels 
in 45,000 destinations on Yahoo! Travel to find your fit.

Kirim email ke