THE STRONGEST NETWORK OF FRIENDS Saking seringnya bermasalah dengan komputer, seorang teman pernah menasehati, kamu harus deket-deket sama orang TI di kantor. Hehehe, iya deh, secara pastinya teman saya ini khawatir juga melihat betapa gateknya saya (ya iyalah gatek, dibanding dia yang emang programer. Coba dibandingin yang laen, saya ini udah cukup jauh lebih literate lho :p Dalam suatu kesempatan lain, ada yang menasehati supaya saya deket-deket sama orang keuangan biar kalau ngajuin anggaran bisa mulus. Dan di saat kantor tengah melakukan efisiensi di banyak aspek, saya kudu dekat juga sama orang administrasi dan bagian Fasilitas Umum. Biar kalau butuh barang cepet dibeliin. Kalau paragraf ini dipanjangin lagi, pastinya akan keluar beberapa unit lain yang belum kesebut seperti SDM/HRD, Sekretariat, Research dan pengabdian masyarakat sampai ke unit keamanan alias korps Satpam. Weleh . Ini mah semua jadinya yak. Kalau dipikir-pikir memang ya, bagusnya kita punya hubungan (kalau tidak ingin dibilang kedekatan) yang baik dengan unit-unit di kantor atau apapun di sekeliling kita. Dijamin pekerjaan akan semakin mudah dan alih-alih, hidup pun jadi ringan. Sekarang bukan masa keemasan para penjilat, karena membangun hubungan baik beda seratus delapanpuluh derajad dari menjilat (tau dong bedanya). Menjalin hubungan baik jelas butuh waktu dan proses, bukan pekerjaan instan kali ya. Se-instan kebaikan tim sukses kontestan PILKADA, yang baiknya cuma pas musim nyoblos doang (hehehe, ini tidak ditujukan untuk menyinggung pihak manapun lho). Lagian biar gimana-gimana, beda kok baik yang bener-bener tulus, atau Cuma kalau ada perlunya aja. Nggak mau dong masuk ke kategori yang terakhir. So, kalau diminta deket-deket dengan manajer A or kepala unit B or bos departemen C, harusnya bener-bener karena ingin menjalin hubungan dan kerja sama yang baik. Iya nggak sih? Menjalin hubungan dan kerja sama yang baik (silaturahim), kata Nabi bisa memperpanjang usia. Ini terbukti benar. Dalam penelitian di Australia, yang memonitor 1477 orang berusia 70an tahun, peneliti menemukan bahwa orang yang memiliki hubungan baik yang kuat dengan teman-temannya cenderung memiliki kesempatan hidup lebih lama. Soalnya, menurut si peneliti ini, teman-teman (yang baik) bisa membangkitkan mood dan kepercayaan diri yang bisa memberikan efek psikologis positif. Tuh kan, bener . So guys, mumpung masih muda, masih banyak kali ya waktu untuk menjalin hubungan baik dan pertemanan dengan banyak orang. Moga-moga, sampai umur kita 70an nanti, Insya Allah, masih ada teman-teman yang saling mendukung, berbagi atau sekedar sabar mendengarkan curhat kita yang sudah semakin pikun, jompo, dan sendi-sendi tulang yang sudah tidak sekuat dulu lagi .hihihi.
--------------------------------- Never miss an email again! Yahoo! Toolbar alerts you the instant new Mail arrives. Check it out.
