Setuju mbak,....
saya punya kebiasaan "membaca sekilas" yang rutin
sejak masih di sekolah menengah dulu,...nggak
banyak-banyak dan yang topiknya nggak
ruwet2,..misalnya ya...kolom2 di media online...ato
buku saku..ato majalah favorite saya macam RD dan
NG...ato dari postingan di milis yang up to date
(mediacare tu salah satunya) termasuk NCB nya mbak
Vita lho......herannya...selalu ada yang terasa salah
kalau saya melewatkan "acara rutin" ini...namanya juga
kebiasaan...
yang bagus dari kebiasaan itu..saya jadi nggak terlalu
kesulitan ketika dibebani tugas tambahan yang
memerlukan sedikit riset, entah dari bos atau atau
dosen2 saya ketika kuliah,...sebab...saya juga hobi
banget nyimpen bahan bacaan yang saya baca pada satu
hari di folder "e-book" saya atau..kalaupun saya pas
membaca edisi cetakan...paling nggak saya suka
mengutip dan merangkumnya...hihihi...kaya' "kelik
pelipur lara" nya Republik BBM itu loh,... dan
terbukti...ketika suatu kali saya
membutuhkannya...selalu ada bahan yang bisa saya
ambil.
Btw,...thanks for sharing your opini, daily...bener
nih it realy inspired...
 
--- "Lusiana M. Hevita" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

>                 Be Open to Learning…
>    
>   "Be open to learning new lessons even if they
> contradict the lessons you learn yesterday"  Ellen
> Degeneres in Elle.
>    
>   Kutipan ini ada di majalah Reader’s Digest
> terbaru. Kutipan yang menarik. Kenapa? Karena dalam
> belajar kita cenderung mengumpulkan hal-hal yang
> sama, yang pernah kita pelajari sebelumnya.
> Mempelajari hal yang berbeda, bahkan yang
> bertentangan dari sebelumnya, jelas bukan hal yang
> gampang, dan – menurut teman saya yang sarjana
> psikologi – manusia memiliki semacam ‘sistem’ di
> dalam pikirannya untuk hanya menyaring hal-hal yang
> sesuai dengan konsep yang telah ada sebelumnya.
> Sedangkan yang tidak sesuai akan mental dengan
> sendirinya.
>    
>   Berpikir terbuka, bukan perkara yang mudah.
> Apalagi kalau kita hidup di dalam lingkungan
> masyarakat yang ‘kadung’ sulit untuk berubah dan
> hanya menerima hal-hal yang sudah dipercaya selama
> puluhan tahun. Contohnya, coba deh berpikir sedikit
> berbeda di kantor, bikin perubahan, pasti sulit
> diterima. Alih-alih membuat perubahan, bisa-bisa
> kita malah dimusuhi hehehe.
>    
>   Tapi sebenarnya, belajar berpikir terbuka itu
> gampang kok. Baca aja buku yang banyak. Kita
> cenderung mau memikirkan apa yang dikatakan buku
> daripada memikirkan apa yang dikatakan orang
> (padahal apa yang tertulis di buku kan pemikiran
> orang juga ya). Buku seolah-olah lebih ‘ramah’ dan
> fleksibel (apa karena dia pasif, meski kita membaca
> sambil ngedumel, buku tetap cool tidak bereaksi
> apa-apa ;) Sehingga para maniak buku biasanya
> memiliki kepribadian yang ‘menarik’, bisa diajak
> ngomong apa saja karena tahu banyak hal, tidak mudah
> menghakimi, fleksibel dan yah pokoknya menarik deh
> ;))
>    
>   Wah, kayaknya perlu banyak belajar berbagai cara
> belajar yang baik nih. Termasuk bagaimana bisa
> berpikiran terbuka karena “menghadapi dunia yang
> penuh kesemrawutan dan ketidakpastian ini, setiap
> orang semakin perlu belajar menjadi bijak, bukan
> hanya menjadi tahu.” Sebelum menyelesaikan masalah,
> kita perlu “make the problem clearer.” Jadi
> penasaran dengan janji seorang teman yang akan
> menceritakan bagaimana kiat sukses Tantowi Yahya,
> jadi presenter yang serba tahu sekaligus Duta Baca
> Nasional. Gara-garanya, NCB saya yang tempo hari
> bicara soal dia, di-print teman saya untuk dibaca
> Tantowi langsung. Wadyuh.... 
>    
>   So guys, membaca itu nggak mesti buku yang berat
> dan tebal-tebal kok. Satu dua kolom tulisan di koran
> bekas pembungkus belanjaan juga oke. Yang penting,
> tetep belajar. Jangan mau kalah sama kucing saya di
> rumah yang selalu ingin tahu setiap benda bergerak
> yang ada di dekatnya….hehehe…
>    
>   Happy learning!
>    
>   (Kata-kata dalam kutipan dari: ExecutiveFocus no.1
> vol. 1 dan Reader’s Digest edisi Februari 2007)
>    
>    
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
>  
> ---------------------------------
> Now that's room service! Choose from over 150,000
> hotels 
> in 45,000 destinations on Yahoo! Travel to find your
fit.



 
____________________________________________________________________________________
No need to miss a message. Get email on-the-go 
with Yahoo! Mail for Mobile. Get started.
http://mobile.yahoo.com/mail 

Kirim email ke