Kan dulu ada ceramah di dr seorg ulama (bukan aceh), yg katanya "kalo mau liat
pelacur berjilbab,datang aja ke aceh".
azman muammar <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Asswrwb.
Rekans,
kalo ga salah, berita ini juga menjadi berita hangat di KONTRAS bulan juli
2007 ini.
Saya kaget krn di berita itu sangat vulgar, dan ada pelaku yg diwawancarai
langsung sbg user nya.
Naudzubillah,.. mo jadi apa Aceh ini??
Saya sempat ikuti diskusi ini di milist masyarakat sipil aceh, dan aneh nya
seakan-akan 8.000 an member di milist itu seakan ga berdaya dgn fenomena ini,
cuma ada beberapa aja yg komen kesal, selebihnya cenderung apatis dan pengamat
saja...
kalo memang sdh berlangsung lama, kenapa susah sekali diturunkan rate
indeksnya?
Memang kalo masalah syahwat ini, ga ada mati nya. Tapi, masa sih seakan-akan
sdh jadi kelaziman disana, trus bisa hilang muncul isu nya..
tanpa mengurangi rasa hormat saya kepada para pejuang kebenaran di Nanggroe
Aceh, kira-kira masalah apa yang menjadi kendala pemberantasannya?? selain
birokrasi, mentalitas, dll??. kalo birokrasi, kan udh ada syariah police,
qanun, dl.
selain itu metode penerapan amal islami juga sdh trend aceh sejak dl
(ex.dayah, pengajian,dl).
Saya juga kehabisan ide kongkrit, spertinya semua tinjauan akademis sdh
dikemukakan literasi nya, akan tetapi konteks di lapangan yang membuat agenda
pemberantasan jadi terkendala.. .
Perlu shock therapy yg lebih jelas, tidak sekedar buang kewajiban!
kalo memang semua org yg bermukim di Aceh sadar bhw dia berada di Aceh,
harusnya juga sadar bhw dia terikat dgn pranata sosial masyarakat Aceh yg
religius.
Klo hukum cambuk dan potong tangan ga cukup, ya dijauhkan dari pergaulan
masy..
dulu di jaman Rasul juga pernah terjadi saat Kaab menolak berperang dg kaum
kafir shg dia diasingkan dari pergaulan masy muslim saat itu.
Kalo ada PSK and the gank tertangkap basah, saya berharap sekali wajahnya di
pampang di media, disebarkan di dunia maya dan seluruh penjuru Aceh sebagai
Penjahat Sosial..
dipampang nya tidak hitam putih, harus jelas profilnya..
kasus yang terjadi di salah satu lokasi pantai di banda aceh ttg penganiayaan
thd dua org pasangan yg tertangkap basah sedg berdua2an lalu foto mesum mereka
disebarkan via HP dan jadi headline topik malam di ANTV, menurut saya sdh jadi
citra yg kurang baik thd pemuda aceh.
yah, kalo memang selama ini memang sdh bgitu, apakah mo bgitu2 trus??
yang jelas, semua tindakan kecil kita guna mempropaganda penolakan praktik
PSK di aceh perlu ada, dgn memforward berita penolakan ke email lain atw nulis
komentar di media dll.
Analisa saya, spt nya pasti akan muncul kelompok alternatif sperti FPI di
Jakarta, yang berasal dari ormas atw civitas pesantren di Aceh.
menurut saya ini bagus, dan saya pikir, kenapa tidak kita forward berita
fakta nya ke teman2 kita di pesantren?? kalo seandainya memang terjadi
kejumudan perjuangan di lembaga sosial masy..
ayo kita forward berita amoral tersebut ke komunitas santri, kan anak mosa
sebagian nya juga berasal dari pesantren2 TOP di Aceh...
Minimal ada saran alternatif lah... Diskusi jalan terus, dan kontribusi tiada
henti..
wallahu'alam bisshawab
~menujuAcehyangmadani
salam,
Azman
?
hardian <[EMAIL PROTECTED]> wrote: wah malang bener nasib kaum wanita
itu, udah menjual diri habis manis sepah dibuang dibunuh lagi. Gimana nih, yang
wanita koq ga pada membela kaumnya sendiri? dimana kartini2 baru yang membela
hak kekayaan reproduksi wanita???
viena rahmati <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
kalo menurut vn, tu berita ga heboh lagi..
bukankah uda dr th 1996 dulu tu berita tersebar?
apalagi setelah kasus meninggalnya Yanti (kalo ga slh itu namanya) yg dibunuh
oleh Pria yg menyimpannya (kata2nya betul ga sih?). Yang ternyata si pria itu
adalah dosennya sendiri.
azman muammar <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Assalamu'alaykum wrwb...
rekans,
Saya dapat email dibawah, Mohon dikonfirmasi apakah benar kiranya yang
terjadi skarang?
Naudzubillaahi min dzalik.....
Saya berharap ini hanya lah propaganda, smg dugaan saya benar..
kalo pun benar adanya, tentulah kita harus melakukan sesuatu...
Sesuatu yang (walau kecil) untuk memberantas praktik ini di aceh..
Kita dibesarkan di salah satu sekolah kebanggaan masyarakat Aceh, tentunya
harapan kebanggaan itu harus mulai sedikit demi sedikit kita realisasikan dalam
lingkup membangun moralitas, selain kebanggaan pendidikan yang pernah kita
torehkan selama ini.
Fiuhhh....
~seuntaikekhawatirandariseberangatasmasadepanaceh
salam,
Azman
=================================================================
20 PERSEN PSK DI BANDA ACEH BERSTATUS MAHASISWA
Banda Aceh, 28/6 (ANTARA) - Dari hasil survey yang dilakukan Yayasan
Daulat Remaja (YDR) disebutkan, sekitar 20 persen dari sekitar 400 orang wanita
yang berprofesi sebagai pekerja seks komersial (PSK) di Banda Aceh, berstatus
mahasiswa di daerah itu.
"Jadi, sekitar 80 orang PSK yang ada di Banda Aceh ini berstatus
mahasiswa, yang lebih dikenal dengan sebutan 'ayam kampus'," kata Sekretaris
YDR, Jefri di Banda Aceh, Kamis.
Ia menyatakan, para "ayam kampus" tersebut beroperasi secara terselubung,
dimana transaksinya dilakukan melalui hand phone dan keberadaannya
terorganisir, ada germo dan ada oknum aparat dibelakangnya.
Disebutkan, para PSK dari kalangan kampus yang setiap bulan berpendapatan
antara Rp8 juta hingga Rp9 juta per bulan tersebut sebagian besar menjadi
wanita simpanan.
Sementara itu, sekitar 400 orang PSK yang ada di Banda Aceh 95 persen
diantaranya berasal dari berbagai kabupaten/kota di Aceh, sedangkan selebihnya
dari Sumatera Utara dan provinsi lainnya.
Para PSK tersebut berumur antara 16 hingga 30 tahun dengan tingkat
pendidikan rata-rata tamatan SMP.
Jefri menyatakan, selain beroperasi secara selubung, sebagian mereka
beroperasi di salon-salon yang ada di Banda Aceh.
Ia menilai, untuk memberantas keberadaan PSK di Aceh sangat sulit,
meskipun di daerah itu kini diberlakukan syariat Islam, karena sudah menjadi
kebutuhan, sehingga berlaku hukum permintaan dan penawaran.
Meskipun demikian, YDR terus berusaha untuk menyadarkan mereka kembali ke
jalan yang benar dan bisa membuka usaha lainnya, katanya.
Usaha yang dilakukan YDR antara lain dengan mengadakan penyuluhan tentang
penyakit HIV Aids yang sebagian besar disebabkan oleh hubungan laki-laki dan
perempuan secara bebas.
"Kami sudah melakukan penyuluhan HIV Aids, dan ternyata sebagian besar
dari mereka belum mengetahui bahayanya penyakit tersebut. Sehingga setelah
mengetahui mereka akan berfikir untuk meneruskan profesi PSK tersebut,"
ujarnya.
Jadi, katanya, penyuluhan tersebut selain menjadi pengetahuan, diharapkan
para PSK menjadi takut, sehingga mereka menghentikan pekerjaan pemuas nafsu
lelaki hidung belang.
Disebutkan, dalam kurun waktu lima tahun (1999-2004), yayasannya telah
berhasil mengalihkan pekerjaan para PSK untuk kembali ke jalan yang benar
sebanyak lebih kurang 200 orang.
"Meskipun komunitas PSK selama ini termarginalkan dalam kehidupan
masyarakat, tapi yayasan kami punya komitmen yang tinggi untuk setidaknya dapat
mengurangi aktifitas dan mereka untuk kembali ke jalan yang benar di Aceh,"
katanya.
---------------------------------
Be a better Heartthrob. Get better relationship answers from someone who
knows.
Yahoo! Answers - Check it out.
Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com
---------------------------------
Park yourself in front of a world of choices in alternative vehicles.
Visit the Yahoo! Auto Green Center.
Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com
---------------------------------
Shape Yahoo! in your own image. Join our Network Research Panel today!
Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com