Dengar2, perempuan aceh (tmpt laen mgkin jg) berpikir kalo jilbab itu
sebetulnya ga da.
mereka mengakui kalo dalam islam mank harus tu2p aurat, tp rambut itu ga
termasuk. ya palingan pakai selendang aja.
ada yg mo kasi komen?
hardian <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Ternyata tidak semua wanita itu mengerti tentang dirinya, terkadang
wanita cenderung mengutamakan diri sendiri dan tidak sama-sama menyadarkan diri
bersama-sama. Perlu amal Jama'i (kerjasama dan tolong menolong) yg perlu
digalakkan sejak dini di antara sesama wanita, kalau bukan sesama wanita (bukan
lesbi lho?), siapa lagi apa perlu kaum GAM yang turun tangan yg menyadarkannya
Kayaknya kata-kata ADA BAND " karena wanita ingin dimengerti" terlalu
berlebihan (bahkan kebablasan), tidak logis, dan perlu ditinjau ulang.
ingat asal mua diciptakannya siti hawa, ia diciptakan dari tulang rusuk yg
bengkon, mudah rapuh, maka saling nasehat menasehatilah kamu pada wanita
tentang nilai sebuah kebenaran dan ajaran Islam, ya minimal teman dekat,
saudara, atau pasangan hidup (calon suaminya)
viena rahmati <[EMAIL PROTECTED]> wrote: kalo sang wanita "itu" sendiri ga
menolong dirinya, gmn org laen mo nolong???
hardian <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
wah malang bener nasib kaum wanita itu, udah menjual diri habis manis
sepah dibuang dibunuh lagi. Gimana nih, yang wanita koq ga pada membela kaumnya
sendiri? dimana kartini2 baru yang membela hak kekayaan reproduksi wanita???
viena rahmati <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
kalo menurut vn, tu berita ga heboh lagi..
bukankah uda dr th 1996 dulu tu berita tersebar?
apalagi setelah kasus meninggalnya Yanti (kalo ga slh itu namanya) yg dibunuh
oleh Pria yg menyimpannya (kata2nya betul ga sih?). Yang ternyata si pria itu
adalah dosennya sendiri.
azman muammar <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Assalamu'alaykum wrwb...
rekans,
Saya dapat email dibawah, Mohon dikonfirmasi apakah benar kiranya yang
terjadi skarang?
Naudzubillaahi min dzalik.....
Saya berharap ini hanya lah propaganda, smg dugaan saya benar..
kalo pun benar adanya, tentulah kita harus melakukan sesuatu...
Sesuatu yang (walau kecil) untuk memberantas praktik ini di aceh..
Kita dibesarkan di salah satu sekolah kebanggaan masyarakat Aceh, tentunya
harapan kebanggaan itu harus mulai sedikit demi sedikit kita realisasikan dalam
lingkup membangun moralitas, selain kebanggaan pendidikan yang pernah kita
torehkan selama ini.
Fiuhhh....
~seuntaikekhawatirandariseberangatasmasadepanaceh
salam,
Azman
=================================================================
20 PERSEN PSK DI BANDA ACEH BERSTATUS MAHASISWA
Banda Aceh, 28/6 (ANTARA) - Dari hasil survey yang dilakukan Yayasan
Daulat Remaja (YDR) disebutkan, sekitar 20 persen dari sekitar 400 orang wanita
yang berprofesi sebagai pekerja seks komersial (PSK) di Banda Aceh, berstatus
mahasiswa di daerah itu.
"Jadi, sekitar 80 orang PSK yang ada di Banda Aceh ini berstatus
mahasiswa, yang lebih dikenal dengan sebutan 'ayam kampus'," kata Sekretaris
YDR, Jefri di Banda Aceh, Kamis.
Ia menyatakan, para "ayam kampus" tersebut beroperasi secara terselubung,
dimana transaksinya dilakukan melalui hand phone dan keberadaannya
terorganisir, ada germo dan ada oknum aparat dibelakangnya.
Disebutkan, para PSK dari kalangan kampus yang setiap bulan berpendapatan
antara Rp8 juta hingga Rp9 juta per bulan tersebut sebagian besar menjadi
wanita simpanan.
Sementara itu, sekitar 400 orang PSK yang ada di Banda Aceh 95 persen
diantaranya berasal dari berbagai kabupaten/kota di Aceh, sedangkan selebihnya
dari Sumatera Utara dan provinsi lainnya.
Para PSK tersebut berumur antara 16 hingga 30 tahun dengan tingkat
pendidikan rata-rata tamatan SMP.
Jefri menyatakan, selain beroperasi secara selubung, sebagian mereka
beroperasi di salon-salon yang ada di Banda Aceh.
Ia menilai, untuk memberantas keberadaan PSK di Aceh sangat sulit,
meskipun di daerah itu kini diberlakukan syariat Islam, karena sudah menjadi
kebutuhan, sehingga berlaku hukum permintaan dan penawaran.
Meskipun demikian, YDR terus berusaha untuk menyadarkan mereka kembali ke
jalan yang benar dan bisa membuka usaha lainnya, katanya.
Usaha yang dilakukan YDR antara lain dengan mengadakan penyuluhan tentang
penyakit HIV Aids yang sebagian besar disebabkan oleh hubungan laki-laki dan
perempuan secara bebas.
"Kami sudah melakukan penyuluhan HIV Aids, dan ternyata sebagian besar
dari mereka belum mengetahui bahayanya penyakit tersebut. Sehingga setelah
mengetahui mereka akan berfikir untuk meneruskan profesi PSK tersebut,"
ujarnya.
Jadi, katanya, penyuluhan tersebut selain menjadi pengetahuan, diharapkan
para PSK menjadi takut, sehingga mereka menghentikan pekerjaan pemuas nafsu
lelaki hidung belang.
Disebutkan, dalam kurun waktu lima tahun (1999-2004), yayasannya telah
berhasil mengalihkan pekerjaan para PSK untuk kembali ke jalan yang benar
sebanyak lebih kurang 200 orang.
"Meskipun komunitas PSK selama ini termarginalkan dalam kehidupan
masyarakat, tapi yayasan kami punya komitmen yang tinggi untuk setidaknya dapat
mengurangi aktifitas dan mereka untuk kembali ke jalan yang benar di Aceh,"
katanya.
---------------------------------
Be a better Heartthrob. Get better relationship answers from someone who
knows.
Yahoo! Answers - Check it out.
Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com
---------------------------------
Park yourself in front of a world of choices in alternative vehicles.
Visit the Yahoo! Auto Green Center.
Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com
---------------------------------
Park yourself in front of a world of choices in alternative vehicles.
Visit the Yahoo! Auto Green Center.
Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com