Assalaamu'alaikum wr. wb.

Makanya saya peringatan dengan ayat dari Al Alaq tentang penyakit rasa
cukup.

Rasa cukup itulah yang menyebabkan munculnya sifat hizbiyah ataupun
ashobiyah. Obyek sifat ini bisa organisasi (jamaah) ataupun orang
(guru, ulama, dll.)

Jika masing-masing dari kita bisa sadar akan penyakit ini, insya Allah
kita bisa melihat bahwa ternyata kita ini tidaklah mutually exclusive
(saling meniadakan), tetapi - karena kita punya kelebihan dan
kekurangan - kita sebetulnya saling melengkapi.

Jadi, kenapa kita tidak bisa berdialog secara cool dan familiar.
Bukankah, muslim yang satu adalah cermin bagi muslim yang lainnya.
Kekurangan, kelemahan, penderitaan saudara kita dengan demikian adalah
kekurangan, kelemahan, penderitaan kita sendiri. 

Wassalaamu'alaikum wr. wb.
B. Samparan


--- Nuryadi Misnan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Assalamualaikum wr. wb.
> 
> Udah dong jangan bertengkar malu ama yang kafir.....





       
____________________________________________________________________________________Take
 the Internet to Go: Yahoo!Go puts the Internet in your pocket: mail, news, 
photos & more. 
http://mobile.yahoo.com/go?refer=1GNXIC

Kirim email ke