Assalamualaikum
Saat ini saya bekerja pada suatu perusahaan asing
dengan atasan warga negara Belanda yang sampai saat
ini keyakinannya adalah Atheis yang salah satu
peraturan yang ditetapkannya dalam perusahaan adalah
bekerja tepat waktu dan tidak meninggalkan pekerjaan
pada saat bekerja. Saya mempunyai teman yang bekerja
sebagai penjaga pintu gerbang/ penjaga kantor ( kantor
tempat saya bekerja berada di lingkungan perumahan).
Alhamdulillah teman saya ini selalu taat, khusyuk dan
istiqomah dalam beribadah apalagi dalam sholat
berjamaah.Ketika mendengar suara adzan bergema , ia
segera bergegas untuk sholat berjamaah di mesjid
seperti sesuai dengan yang dsunnahkan oleh rasul.
Permasalahannya adalah dia menjaga pintu gerbang hanya
sendiri, kadang kala ia meminta bantuan office boy
menggantikan posisinya dalam menjaga pintu ketika ia
sholat berjamaah.Namun kadang kala pula si office boy
tidak bisa membantunya karena kesibukannya.
Dan teman saya tetap istiqomah untuk sholat berjamaah
dimesjid. Saya berkata kepada teman saya ini,
"Bukankah saat ini anta sedang bekerja,kalau tidak ada
uzur kita bisa sholat berjamaah dimesjid,namun jika
tidak bisa kita dapat sholat berjamaah di kantor
bukankah anta tau bagaimana sifat bos kita yang atheis
itu ?". Namun dia menjawab " Selagi saya mampu, begitu
Allah memanggil saya akan datang dan terputuslah
kegiatan dunia saya.
Masya Allah, jawaban yang dasyat sekali.Saya sangat
menyayangi teman saya ini sebagai saudara seiman,apa
yang harus saya lakukan,saya takut terjadi hal yang
tidak diinginkan kepadanya. Mohon pendapat dari
saudara-saudaraku semuanya.
Wassalam
Iskandar hasibuan
____________________________________________________________________________________
Shape Yahoo! in your own image. Join our Network Research Panel today!
http://surveylink.yahoo.com/gmrs/yahoo_panel_invite.asp?a=7