Hana, ini ada tanggapa dari milis sebelah buat tulisanmu ini. tanggapi ya ...
salam, satriyo === Tentu, setelah teman saya yang menulis "HARUS PAKE JILBAB LAH..:)" menerima tanggapan anda ini, bu sofie, bu Rita, pak Irwan. salam, satriyo --- In [EMAIL PROTECTED], "ritajkt" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Tolong dong saya dikasih pencerahan.., apa bener frasa "untuk dibedakan" dalam konteks thread ini adalah "untuk dibedakan dari wanita kafir/non muslim"? Setahu saya nih, baju yang disebut "busana Muslimah" tersebut adalah busana para perempuan "saleh"/"terhormat"/"dari keluarga bangsawan" dari daratan Timur Tengah (terutama perempuan Yahudi)yang telah dikenakan jauh sebelum lahirnya agama Islam. Jadi ketika Ayat Quran tentang "Untuk Dibedakan" itu lahir, setting sosial pada waktu itu ada orang Islam, Kristen dan Yahudi hidup bersama di suatu lokasi dimana para perempuan dari KASTA sosial yang tinggi memakai busana yang khas, berupa gaun panjang dan kerudung penutup kepala. Busana itu diabadikan oleh para perempuan saleh dalam agama Katholik sampai sekarang (bisa dilihat dlm foto Ibu Theresa dll). Para perempuan Yahudi juga memakai penutup kepala pada hari besar mereka, antara lain saat pemakaman dan upacara perkawnan karena itu memang TRADISI mereka. --- In [EMAIL PROTECTED], IrwanK <irwank2k6@> wrote: > > Penyebutan kata kafir, meskipun (mungkin) secara terjemahan tidak salah, > tetap kurang nyaman.. apalagi disampaikan di depan publik.. > Kenapa bukan non muslim yang dipopulerkan ketimbang kafir? > Maaf, saya sebenarnya gak punya ilmu banyak.. cuma berasa agak ngeganjel > aja baca/dengar kata kafir keluar dengan lancarnya.. makanya jadi nyahut > nih.. > > Tentu lain halnya kalau Alqur-an yang menyampaikan itu.. sebagai paparan.. > atau bahan pelajaran bagi yang membaca/mempelajarinya.. > > CMIIW.. > > Wassalam, > > Irwan.K > > On 7/12/07, candle light <lilinku@> wrote: > > > > alhamdulillah...aku terharu lho dg isi milismu. sayangnya aku masih > > belum bisa berdakwah seperti itu. soalnya aku sendiri merasa belum pantas > > mendakwahi orang lain. karena itu juga aku memutuskan untuk keluar dari > > kelompok liqo. aku ga mau kehilangan mereka, ladang dakwahku. mereka > > menganggap ikhwan-akhwat liqo kedudukannya jauh lebih baik di mata Allah. > > pdhl khan sama saja. tergantung dari amal ibadah yg notabene hanya Allah-lah > > yg mengetahui. gimana mnrtmu? > > wassalam > > - sofie- > > > > rsa <efikoe@ <efikoe%40gmail.com>> wrote: > > HARUS PAKE JILBAB LAH..:) > > > > ini salah satu kisah kawan2ku beberapa tahun yg lalu dan belum > > mengenakan kerudung saat itu, dan alhamdulillah saat ini semuanya yg > > berada di kisah itu sudah mengenakan kerudung. dan aku juga pernah > > kenal dengan salah seorang teman wanita dari milis, pada suatu saat > > dia berkenalan dgnku dan ku singgung ego kewanitaannya untuk tidak boleh disamakan dengan wanita kafir. --- End forwarded message ---

