--- samuel <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > previously keledai > now anjing kecil > saya 'melihat' mbak mei ini pny bakat yang baik
Saya kira ini hanya masalah COPY and PASTE saja... Yang penting kita bisa mengambil pelajaran dari cerita-cerita itu, tidak lebih! Regards, Abel > saya sadar 'dapat ide' (apalagi setelah byk rekan > memberikan komentar ttg > negri ini) > lho apa hubungan antara negri ini dgn keledai dan > anjing kecil ? > > ingat: ini bukan masalah hujat menghujat ... > > tp mengenai bakat mbak mei, > > kl 10 tahun yang lalu, TV Indonesia (RCTI) byk > menyiarkan film2 kartun jepun > spt: doraemon si kantong ajaib, gaban-ultraman > robot2 yg canggih bisa > terbang nyambung2 lepas2 jd mobil > ternyata kita tahu (terbukti) sekarang jepun > terkenal dengan kemajuan > (pencipta inovatif) elektronik dan automotifnya > > nah sekarang, apakah anda mengamati film jepun yang > ngetren di TV Indonesia > ? > Anda tahu (nonton) ? > > Ya tepat, KAPTEN TSUBASA ! > tsubasa kapten kesebelasan sepak bola JUNIOR jepun > diceritakan tsubasa dilatih (murid) dr pelatih > terkenal dr brasil > dengan pimpinan tsubasa ini, kesebelasan ini mampu > mengalahkan brasil > sendiri, jerman dst ... > > apakah ini hanya cerita film kartun anak2 belaka ? > > semoga anda para profesional mengerti posting saya > ini, khususnya mbak mei > (dan para pelajar Indonesia di jepun) :-) > > next mbak mei mau posting apalagi ya ? :- > > H2C deh. > > > ----- Original Message ----- > From: mei > To: [EMAIL PROTECTED] > Sent: Monday, February 16, 2004 3:29 PM > Subject: [UNDIP] Pelajaran dari Anjing kecil.... > > > Anjing Kecil > > Seekor anak anjing yang kecil mungil sedang > berjalan-jalan di ladang > pemiliknya. Ketika dia mendekati kandang kuda, dia > mendengar binatang besar > itu memanggilnya. Kata kuda itu : "Kamu pasti masih > baru di sini, cepat atau > lambat kamu akan mengetahui kalau pemilik ladang ini > mencintai saya lebih > dari binatang lainnya, sebab saya bisa mengangkut > banyak barang untuknya, > saya kira binatang sekecil kamu tidak akan bernilai > sama sekali baginya", > ujarnya dengan sinis. > > Anjing kecil itu menundukkan kepalanya dan pergi, > lalu dia mendengar > seekor sapi di kandang sebelah berkata : "Saya > adalah binatang yang paling > terhormat di sini sebab nyonya di sini membuat keju > dan mentega dari susu > saya. Kamu tentu tidak berguna bagi keluarga di > sini", dengan nada > mencemooh. > Teriak seekor domba : "Hai sapi, kedudukanmu tidak > lebih tinggi dari saya, > saya memberi mantel bulu kepada pemilik ladang ini. > Saya memberi kehangatan > kepada seluruh keluarga. Tapi omonganmu soal anjing > kecil itu, kayanya kamu > memang benar. Dia sama sekali tidak ada manfaatnya > di sini." > > Satu demi satu binatang di situ ikut serta dalam > percakapan itu, sambil > menceritakan betapa tingginya kedudukan mereka di > ladang itu. Ayam pun > berkata bagaimana dia telah memberikan telur, kucing > bangga bagaimana dia > telah mengenyahkan tikus-tikus pengerat dari ladang > itu. Semua binatang > sepakat kalau si anjing kecil itu adalah mahluk tak > berguna dan tidak > sanggup memberikan kontribusi apapun kepada keluarga > itu. > > Terpukul oleh kecaman binatang-binatang lain, > anjing kecil itu pergi ke > tempat sepi dan mulai menangis menyesali nasibnya, > sedih rasanya sudah yatim > piatu, dianggap tak berguna, disingkirkan dari > pergaulan lagi..... > > Ada seekor anjing tua di situ mendengar tangisan > tersebut, lalu menyimak > keluh kesah si anjing kecil itu. "Saya tidak dapat > memberikan pelayanan > kepada keluarga disini, sayalah hewan yang paling > tidak berguna disini." > > Kata anjing tua itu : "Memang benar bahwa kamu > terlalu kecil untuk menarik > pedati, kamu tidak bisa memberikan telur, susu > ataupun bulu, tetapi bodoh > sekali jika kamu menangisi sesuatu yang tidak bisa > kamu lakukan. Kamu harus > menggunakan kemampuan yang diberikan oleh Sang > Pencipta untuk membawa > kegembiraan." > > Malam itu ketika pemilik ladang baru pulang dan > tampak amat lelah karena > perjalanan jauh di panas terik matahari, anjing > kecil itu lari > menghampirinya, menjilat kakinya dan melompat ke > pelukannya. Sambil > menjatuhkan diri ke tanah, pemilik ladang dan anjing > kecil itu > berguling-guling di rumput disertai tawa ria. > > Akhirnya pemilik ladang itu memeluk dia erat-erat > dan mengelus-elus > kepalanya, serta berkata : "Meskipun saya pulang > dalam keadaan letih, tapi > rasanya semua jadi sirna, bila kau menyambutku > semesra ini, kamu sungguh > yang paling berharga di antara semua binatang di > ladang ini, kecil kecil > kamu telah mengerti artinya kasih........." > > Jangan sedih karena kamu tidak dapat melakukan > sesuatu seperti orang lain > karena memang tidak memiliki kemampuan untuk itu, > tetapi apa yang kamu dapat > lakukan, lakukanlah itu dengan sebaik-baiknya..... > > Dan jangan sombong jika kamu merasa banyak > melakukan beberapa hal pada > orang lain, karena orang yang tinggi hati akan > direndahkan dan orang yang > rendah hati akan ditinggikan. > > > > __________________________________ Do you Yahoo!? Yahoo! Finance: Get your refund fast by filing online. http://taxes.yahoo.com/filing.html -------------------------------------------------------------------------- Milis Archive: http://archive.undip.ac.id - Forum: http://forum.undip.ac.id to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. #1289 DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList http://www.undip.ac.id
