Dear All,
Saya kira diskusinya sudah bias...Inti masalahnya
disini adalah tindakan (dugaan) KORUPSI uang rakyat
oleh PEJABAT NEGARA, tidak lain!
Sebagai pejabat negara, siapapun dia, harus diawasi
oleh publik karena KEKUASAAN yang ada padanya!
sehingga tidak DISELEWENGKAN! Tidak perduli apakah
pejabat tersebut BERSIH, apalagi yang KOTOR dan BUSUK!

Kita tidak lupa kata-kata bijak, bahwa KEKUASAAN itu
cenderung KORUP, kekuasaan yang Mutlak (tidak ada
pengawasan apapun) pasti KORUP!

Nah, kalo mengkritik AT yang sangat-amat-patut diduga
melakukan KORUPSI (Karena terbukti telah dijatuhi
hukuman penjara di dua tingkat pengadilan), dianggap
"hanya" sebagai acara menjelek-jelekkan "ORANG LAIN",
maka sebenarnya ini sudah merupakan tindakan PELEMAHAN
terhadap PENGAWASAN PUBLIK yang dimaksud.  

Pejabat yang BERKUASA lain dengan seorang teman
kuliah, Bapak Kost di Tembalang, atau senior angkatan,
yang jika "dibiarkan" (tanpa diawasi) tidak akan
menyelewengkan uang rakyat, yang pasti di tataran
pergaulan pribadilah pendapat rendah-diri, saling
menghargai, dst. dst. harus dipraktekkan.....

Regards,
Abel

__________________________________
Do you Yahoo!?
Yahoo! Finance: Get your refund fast by filing online.
http://taxes.yahoo.com/filing.html

--------------------------------------------------------------------------
Milis Archive: http://archive.undip.ac.id - Forum: http://forum.undip.ac.id
to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. #1294
DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList              http://www.undip.ac.id


Kirim email ke