"Hardjono" said: > Sebaiknya fakta-fakta dijejerkan diatas meja dan silahkan membuat > kesimpulan sendiri. Jadi jangan belum-belum sudah bilang jangan-jangan > teman-teman Munir lah yang jadi pembunuhnya, karena iri dan dengki, ilmu > fitnah klasik yang sudah mengakibatkan 1-3 juta rakyat Indonesia tak > bersalah dibunuh dan kita tahu siapa dalang semuanya itu. >
ER: Setuju. Facts Finding adalah prioritas utama. Mengingat pentingnya dampak dari perkara Munir pihak kepolisian sebagai penyidik utama semestinya disertai oleh pihak lain yang bisa lebih netral misal ahli forensik dari lembaga universitas atau luar negeri. TNI atau siapa saja tidak boleh disudutkan kalau tidak ada indikasi atau bukti nyata. Namun tidak perlu pula takut-takut untuk menunjukkan kenyataan akan riwayat busuk dari pihak TNI. Prabowo, Murdani, Sintong Panjaitan, Murtopo, Suharto merupakan jendral-jendral TNI masa lalu yang tidak segan-segan main kotor. Adalah wajar kalau TNI berada dalam urutan pertama dalam daftar pihak yang patut diselidiki. Dalam riwayat forensik kasus keracunan umumnya dilakukan oleh orang dekat. Namun perlu dibedakan antara pelaku sebagai pelaksana saja dengan dalang dibelakangnya. Pelaksananya bisa saja seorang pembantu rumah tangga yang diupah oleh pihak lain, misalnya saja militer. Modus pembunuhan melalui peracunan pernah dianggap sebagai modern crime. Namun menggunakan arsenic merupakan cara yang kuno, kasar dan rendahan. Sebab sekarang ini tersedia berbagai alkaloids atau designed drugs yang bisa sulit terdeteksi oleh lab secanggih apapun. Pembunuh Munir kemungkinan adalah pihak yang tidak paham mengenai toxicology. Namun bisa juga pembunuh sengaja meninggalkan jejak modus crimenya secara menyolok karena merasa dirinya super kuat atau menganggap enteng kemampuan aparat kepolisian atau ingin menakut-nakuti. Atau boleh jadi kombinasi semuanya. Apapun skenarionya pihak-pihak dalam militer dan gengnya Suharto tetap layak untuk dimasukkan daftar utama pihak-pihak yang dicurigai. Tim penyidik harus pihak yang benar-benar independen, punya nyali dan integritas tinggi dan yang tidak bisa dibengkokkan atau dimanipulasi oleh kekuatan politik atau militer. Adakah? Eko Raharjo -------------------------------------------------------------------------- Milis Archive: http://archive.undip.ac.id to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. #2324 DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList http://www.undip.ac.id
