Gunung Magnet Bisa Menarik Bus

GUNUNG Magnet mampu menarik kendaraan ke titik tertentu. Kawasan
tersebut merupakan salah satu keajaiban alam di Madinah, Arab Saudi.*
DEDE SUDRAJAT/"PR"

SETIAP jemaah umrah atau haji tentu akan penasaran untuk melihat
keajaiban Gunung (Jabal) Magnet. Lokasi yang mengandung magnet
berkuatan besar itu terletak sekitar 30 kilometer di luar Kota
Madinah, Arab Saudi. Kekuatan magnet itu begitu besar sehingga mampu
menarik bus yang berpenumpang.

Tarikan magnet mulai terasa ketika bus melewati beberapa gunung batu
yang terlihat gersang. Laju bus mulai melambat walaupun jalan tidak
menanjak. Suara mesin bus semakin terdengar menderu-deru ketika
kendaraan itu pas berada di atas jalan yang ditandai garis putih.
Sopir terlihat menginjak pedal gas dalam-dalam.

"Lihat Pak, sopir sudah menginjak penuh pedal gas, tetapi mobil tetap
berjalan lambat karena tertarik magnet yang sangat kuat," kata Abdul
Ghani, pemandu jemaah umroh dari Khalifah Tour.

Sopir mulai menghentikan bus. Ia lalu menetralkan gigi persneling.
Secara perlahan bus bergerak mundur walaupun jalan tidak menurun.
Karena melaju mundur, sopir tidak lama membiarkan busnya terus melaju.
Sopir lalu memasukkan lagi gigi persneling dan bus pun melaju meskipun
lambat. Semakin jauh dari jalan yang ditandai garis putih, laju bus
kian kencang karena tidak lagi tertarik magnet. Setelah tiba di
bundaran, sopir membalikkan laju bus dan kembali ke arah Kota Madinah.

Di tempat yang ditandai garis putih, sopir kembali menghentikan
busnya. Ia memberi tahu kepada seluruh jemaah bahwa ia menetralkan
gigi persneling. Bus mulai bergerak maju walaupun sopir tidak
memacunya. Laju bus semakin lama semakin kencang dan spidometernya
menunjukkan kendaraan itu melaju sampai 120 km per jam.

Kecepatan itu diperoleh bus tanpa mendapat bantuan mesin karena gigi
berada pada posisi netral. Laju bus tanpa gigi persneling itu
berlangsung sepanjang empat kilometer. Di jalan sepanjang empat km itu
bus tertarik magnet. Setelah melewati empat kilometer, sopir bus harus
memasukkan gigi persneling karena pengaruh magnet sudah melemah.

"Kawasan ini semula akan dijadikan bandara. Namun, ketika sedang
dilakukan pembangunan jalan, alat-alat berat yang akan digunakan dalam
pembangunan bandara tidak mampu melewati kawasan itu sehingga
pemerintah Arab Saudi membatalkan rencana pembangunan itu," kata Abdul
Ghani.

Kawasan wisata

Pemerintah Arab Saudi, menurut Abdul Ghani, lalu menjadikan kawasan
itu sebagai tempat wisata andalan yang mampu menyedot jutaan jemaah
dan wisatawan dari mancanegara. "Setiap hari lokasi ini selalu
dikunjungi jemaah atau wisatawan yang ingin melihat keajaiban alam.
Yang berkunjung ke sini bukan hanya warga asing, warga negara Saudi
sendiri pun banyak yang sengaja berwisata ke Jabal Magnet," katanya.

Kawasan Jabal Magnet bukan tempat wisata yang sejuk dan nyaman.
Lokasinya dikelilingi gunung-gunung batu yang tinggi. Di kanan-kiri
jalan terlihat hamparan tanah-tanah gersang yang mengering karena
sangat jarang diguyuri hujan.

Magnet yang berkekuatan besar itu sampai sekarang masih misteri. Belum
ada penelitian yang dapat menerangkan secara pasti fenomena alam
tersebut. Pemerintah Arab Saudi juga kemungkinan enggan mengungkap
rahasia Jabal Magnet itu dan sengaja membiarkan kawasan itu sebagai
suatu lokasi yang menimbulkan penasaran warga dunia.

Kawasan itu kemungkinan akan tetap dipelihara sebagai tabir yang akan
mengundang rasa penasaran setiap wisawatan, jemaah haji dan umroh yang
mengunjungi tanah suci. Jadi, jika Anda berkunjung ke Arab Saudi
jangan sampai melewatkan keajaiban Jabal Magnet. (Dede
Sudrajat/"PR")***

Citation: http://pikiran-rakyat.com/index.php?mib=beritadetail&id=24458

Kirim email ke