ALI BONE: ANCAM REVOLUSI BUDAYA
Satu lagi pelukis peserta Keranda Merah Putih (KMP) mengusung ide pembangunan
taman budaya atau gedung kesenian di Serang. Ali Bone namanya. Kepada Banten
Raya Post, pria asli Bojonegara ini memastikan, jika dalam waktu dua tahun
mendatang pembangunan gedung dimaksud tidak kunjung terealisir, maka Banten
butuh satu hal. Sekalian revolusi budaya, ujarnya dengan mimik serius, akhir
pekan silam.
Dia mengisahkan, isu pembangunan gedung kesenian di Serang merupakan wacana
klasik yang sejak awal digagas oleh para seniman tempo dulu. Pelukis aliran
dekoratif ini membandingkan, bagaimana Pandeglang dengan julukan Kota
Santri-nya memiliki gedung kesenian. Nantinya, gedung kesenian itu tidak boleh
diklaim pihak manapun. Dia menjadi simbol bersatunya seniman se-Banten. Namun
untuk memudahkan akses, memang harus dibangun di sini (Serang red), jelas Ali.
Berdasarkan asumsi tersebut, KMP tahun ini kata Ali memiliki arti tersendiri.
Seiap pelukis dia minta untuk menampilkan karya terbaiknya. Tujuannya, Agar
pejabat itu tahu bahwa pelukis di Banten eksis dulu, sekarang, dan nanti.
Ditanya tentang kiatnya menghadapi KMP, Ali tetap keukeuh dengan corak
lukisan yang selama ini diamininya. Yakni, mengusung misi sosial dengan warna
ngejreng. Mungkin saya akan mengangkat isu rumah kumuh atau pelacuran,
ungkapnya. (fierly)
---------------------------------
Moody friends. Drama queens. Your life? Nope! - their life, your story.
Play Sims Stories at Yahoo! Games.