Salam,
 
Pak Tigor M Dalimunthie yang bijak.
terimakasih atas komentar bapak.
Mungkin pendapat saya dan teman-teman salah, tidak setuju 
PT KS di Privatisasi. Maafkan kami.
Tapi sejauh diskusi yang saya ikuti dan keterangan
yang diterima  dari Direktur Utama Fazwar Bujang
dan wawancara dengan Pak Komut TR
PT KS dalam kondisi  normal  katanya.
"Hanya untuk lebih menyehatkan manajemen"
 
Besok di Aula Setda Banten ada seminar
tentang telaah privatisasi ini. Jam sembilan 
silahkan datang  dengan teori bapak.
 
Tentang Danone 
Bapak jangan
asal bunyi. Masyarakat di daerah 
Padarincang sudah punya pekerjaan;bertani, 
Menanam padi untuk kemudian 
diolah menjadi beras dan dimasak untuk makan anda.
Dari bertani, meskipun dengan sedikit
penghasilan dan keringat 
bisa bertahan hidup. dan menyekolahkan
anak-anaknya. Bapak saya adalah petani.
 
Saya,  teman-teman mahasiswa masyarakat di padarincang
tentu bukan anti investor. 
Kami memang butuh kerja. 
Tapi kami masih punya otak waras pak. 
Apalah artinya banyak kerjaan jika tak ada beras pak.
Apalah artinya pajak jika tak ada air.
Silahkan bahas dengan toeri ekonomi anda?? 
 
Saya sebagai anak negeri yang makan 
dari saripati tanah Padarincang tak terima
eksploitasi air yang bisa menyengserakan masyarakat.
 
Mohon maaaf jika pilihan masyarakat padarincang 
salah yang menolak Danone dan menyinggung anda.
 
Saya harap bapak juga harus bisa berlaku bijak
dengan tidak menuduh pengusaha lokal
pengemplang pajak dan tukang ngancam petugas
 
 
Salam, 
Aji Setiakarya
www.setiakarya.wordpress.com
(081808037115)
Rumah Dunia
Kompl Hegar Alam No.4o Ciloang Serang
Banten 42118
 
 
 
 
 
 

--- On Thu, 7/10/08, Tigor M Dalimunthe <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: Tigor M Dalimunthe <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Re: [WongBanten] RUKI DAN NAFSU BERKUASA
To: [email protected]
Date: Thursday, July 10, 2008, 8:21 PM






Saya sih mikirnya positif2 aja..

Berkuasa kan penting, asal obsesinya suci, mesti ia akan datang untuk
mengubah cela-cela di Banten ini jadi kabar gembira buat semua..

Opsi privatisasi KS dari Strategic Sales jd IPO, sy pikir sudah
dipikirkan baik2 oleh orang2 yg lebih paham soal "how to optimize the
value of company's shareholders" , termasuk pemerintah, management KS,
karyawan, dan warga Banten tentunya..

soal pendirian Danone, dimana sih yg salah? orang2 butuh lapangan
kerja, pemerintah butuh sumber penerimaan baru dari pajak penghasilan
yg dipungut dari perusahaan sekelas Danone..

Sedang,
banyak pengusaha lokal ngemplang pajak, ngakalin, kongkalingkong, atau
ngancem sama petugas pajak..

Mungkin,
kita juga perlu menelaahnya dari sisi lain, bisa jadi pendapat kita
memang tidak cukup bijak..

On 7/10/08, aji setiakarya <aji_setiakarya@ yahoo.com> wrote:
> RUKI DAN NAFSU BERKUASA
> Oleh Aji Setiakarya
>
> Sabtu (5/7) suasana di Hotel Ledian ramai sekali. Tokoh masyarakat, dosen
> dan beberapa aktivis yang saya kenal hadir di lantai dua ini. Di jajaran
> depan terdapat pentolan warga Banten yang dianggap sukses. Diantaranya
> Mardini, pengusaha yang maju dalam ajang pemilihan kepala daerah Kabupaten
> Lebak, ada Komisi Kebenaran dan Persahabatan (KKP) Benyamin Manggkudilaga,
> Ketua Paguyuban Warga Banten (Puwnten) Tb Farich Nuril dan tentu saja
> Taufiequrachman Ruki yang hadir di jajaran depan.
>
> Acara yang dipandu oleh Handy Soetisna ini dihadiri oleh pengurus Puwnten
> dari daerah-daerah di Banten yang pada gilirannya memberikan dukungan.
> Selain itu ada ketua MUI Kabupaten Serang, Ketua ICMI Daenulhay dan
> beberapa tokoh yang lainnya.
>
> Seperti dalam spanduk yang terpampang di dinding depan, acara ini adalah
> deklarasi Puwnten yang mengusung Taufiequrachman Ruki, mantan Komisi
> Pemberentasan Korupsi (KPK) yang sekarang menjadi Komisaris Utama (Komut) PT
> Krakatau Steel. Panitia deklarasi tampak pintar mengemas acara ini.
> Taufikurrahman Ruki tidak banyak ceramah. Yang banyak memberikan cuap cuap
> adalah undangan yang datang. Dari mulai intelektual, tokoh nasional, orang
> yang tokoh pemuda, ketua MUI. Yang saya kenal diantaranya adalah Benyamin
> Mangkudilaga. Warga Rangkasbitung yang tak punya rumah lagi di Rangkas ini
> mengungkapkan sedikit kiprahnya dalam mengenal Ruki. Panjang-lebar, Benyamin
> mengungkapkan jika Ruki adalah sosok yang pantas menjadi anggota DPD bahkan
> menjadi ketuanya. Mix berpindah dari tangan yang kepada undangan yang lain.
> Yoyo Mulyana, salah satunya. Mantan Rektor Untirta ini menjelaskan proses
> mengenal Taufiequrachman Ruki. Yang bikin menarik adalah Ketua Ikatan
> Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Daenulhay. Lelaki yang juga mengaku
> Ketua Himpunan Pegolf Banten ini mengatakan jika satu tokoh dituntun untuk
> mendapatkan 10.000 orang maka ia mewakili empat organisasi. Jadi ia bisa
> menyediakan 40.000 ribu orang. Ah, saya rasa dukungan untuk Taufik saat itu
> mengalir deras. Moderator dengan lincahnya mengemas agar tak kesan
> menggurui, ia memberikan mix kepada hampir seluruh perwakilan termasuk
> "Didin" Bagito yang hendak maju jadi calon wali kota namun tak jadi.
>
> Setelah beberapa audiens memberikan komentarnya, Handy Soetisna
> mempersilahkan Taufik untuk memberikan tanggapan. Dengan rasa malu-malu "Kak
> Taufik" maju. Ia memberikan tanggapan dari berbagai komentar yang diberikan
> audiens. Panjang lebar ia bercerita tentang dirinya, tepatnya kesuksesan
> dirinya memberantas korupsi. Mantan wakapolri ini juga menyinggung soal
> jabatan dirinya menjadi komisaris utama PT Krakatau Steel, dalam pidato yang
> panjang itu ia berargumentasi tentang alasan pentingnya privatisasi dengan
> system IPO. Terakhir ia menyebut alasan dirinya terdorong untuk menjadi DPD
> adalah saat ia menghadiri Hari Kebangkitan Nasional di Istora Senayan
> Jakarta. Ia mengaku sedih saat tidak ada yang mewakili Banten dalam acara
> pawai budaya. Terdorong dari rasa itulah ia berniat maju menjadi DPD. Yang
> menambah semangat lagi, kata Ruki adalah dorongan, Taufik menyebutnya
> adinda Embay. "Saya terdorong karena adinda Embay yang memberi
> semangat," katanya.
> Selain Embay ada beberapa pentolan Puwnten yang diakui Ruki mendukungnya.
> Ya, saya lihat ada Ketua Puwnten di sana memberikan sambutan yaitu Tb Fachri
> Nuril. Sementara Sekjennya Mardini juga ikut hadir memberikan pernyataan
> dukungan bersama para perwakilan Puwnten dari pengurus cabang di Kabupaten
> dan Kota Se- Banten.
> Seorang kawan wartawan berbisik.
>
> Bagaimana pun Taufik mengemas acara dukungan itu, tetap terlihat ia
> sebenarnya memiliki hasrat berkuasa. Dan itu normal. Saya rasa dorongan Tb
> Fathul Adhim, Ketua Kenadziran Banten agar Taufik maju menjadi RI atau
> menjadi ketua DPD RI juga hal yang wajar.
>
> Namun bagi saya ada catatan penting yang harus menjadi pertimbangan
> teman-teman di Banten tentang purnawirawan berpangkat Brigadir Jendral ini.
> Ia memiliki hutang kepada Banten; Saat menjadi ketua KPK ia tidak bisa
> menggulung korupsi di Banten.
> Dan yang terbaru adalah ia mensepakati penjualan privatisasi meskipun
> secara IPO.
> Saya rasa citra Taufik akan habis jika ia bersikukuh mendukung pemerintah
> menjual KS.
> Masyarakat Banten enggan memilih Taufik seperti yang di klaim Pak Daenulhay
> atau Pak Yoyo Mulyana. Karena seperti kita ketahui masyarakat mayoritas
> Banten tidak mau menjual PT KS. Dan masyarakat Banten akan menyaksikan
> sikapnya terhadap penjualan
> Pabrik baja terbesar di Asia Tenggara itu.
>
> Nuhun!!
> Semoga menjadi cermin buat kita semua.
>
> www.setiakarya. wordpress. com
> Kota Serang Baru
> Jl. Jendral Sudirman Blok F18-20
>
> (0254)0207456
> 081808037115
>
> Catatn:
> Ada beberapa kesempatan yang bisa mengangkat nama baik
> para calon anggota DPD dan mendapatkan simpati
> antaralain isu penjualan PT Krakatau Steel
> dan Isu pembangunan pabrik Danone di Padarincang.
> Nah untuk Ka Machsus sareng Ka Taufik
> coba wani teu tah.. Untuk menolaknya..
> Nuhun...
>
>
>
>
>
>
>
>

-- 
"lebih baik menyalakan lilin, daripada mencela kegelapan"
 














      

Kirim email ke