Dear mbak Fitri, Kalau menurut ku mbak, memang seharusnya suami ikut bangun pas saat kita menyusui, karena takutnya kita sedang nyusuin anak eh kitanya yg ketiduran.. Selagi suami mbak tidak keberatan untuk bangun sih menurutku malah bagus.. Aku saat ini juga menyusui anakku and kadang aku suka hampir ketiduran, mungkin karena saking ngantuknya.. Udahlah mbak.. gak usah didengerin protes2an kakak mbak itu, mungkin karena dia belum tau rasanya bangun malem and mesti nyusuin anak. Yang penting mbak dan suami gak keberatan bangun malem untuk nyusuin si kecil.. Sabar ya mbak.. yang penting demi anak kita, kita akan melakukan apa aja..
-Lia- (Bunda Bagas) ----- Original Message ---- From: Fitri-Yahoo <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Wednesday, April 4, 2007 12:53:55 PM Subject: [Ayahbunda-Online] OOT curhat, saat menyusui suami ikut bangun Dear smart parents, maaf ya, mau curhat nih, karena klo gak rasanya tetep aja mengganjal di hati, mungkin para ortu ada punya pengalaman yg sama bisa ikutan sharing dan kasih masukan.. saya beserta alvin yg tgl 6 ini tepat 8 bulan dan suami masih tinggal dengan orang tua nya suami juga kakak nya suami plus istrinya. belakangan alvin sering bangun minta nyusu subuh2.. kadang jam 3 kadang jam 4 subuh.. bangun dan nangis, segera saya susui.. otomatis suami pun juga ikutan terbangun, alvin tidur di box sendiri dengan bersebelahan dgn ranjang kami. kalo mau netek otomatis saya taruh di ranjang kami dan nyusui sambil berebah. suami yg ikutan bangun di protes sama orang2.. terutama kakak nya.. dibilang belakangan ini suami saya sepertinya kurang tidur bawaannya mengantuk mulu apalagi waktu menyetir.. mestinya klo alvin bangun subuh yang bangun cukup mamanya saja gak perlu papanya ikutan bangun juga? emang istri yg nyuruh bangun juga? (hhmmm....) yup.. di HK hampir tidak ada yg menyusui anaknya, kebanyakan dari mereka pilih formula, dan anak di asuh oleh pembantu.. dan tidak tidur bersama ortunya... dan ini yg mereka samakan dgn kondisi saya yg sampe sekarang tetep kasihkan ASI.. yg bikin saya kecewa adalah perkataan seprti ni.. klo ikutan bangun terus harus nyetir mobil terus tabrakan siapa coba yg salah?? gitu katanya.... dalam hati saya kok bisa ngomong begitu yah? yg ngomong sih emang belum punya anak yah? salahkah suami ikut bangun disaat si kecil nangis dan minta nenen? kadnag ikutan gendong taruh di ranjang... suami nungguin karena kuatir saat alvin netek mamanya ketiduran... lagian setelah netek langsung bobo lagi kok.. gak rewel... tolong masukan nya dari para ortu yah? sebaiknya bagaimana saya harus bersikap??? Thx [Non-text portions of this message have been removed] ____________________________________________________________________________________ TV dinner still cooling? Check out "Tonight's Picks" on Yahoo! TV. http://tv.yahoo.com/ [Non-text portions of this message have been removed]
