Mama, Saya bukan konsultan perkawinan lho.. dan perkawinan saya sendiri baru menginjak tahun ke 6 .. Saya mengerti setiap rumah tangga pasti ada masalahnya masing-masing.. Perkawinan Katholik adallah perkawinan satu kali untuk selamanya ... sampai maut memisahkan, jadi memang perlu perjuangan dan pengorbanan untuk mempertahankannya. Saran saya sebaiknya adakan konsultasi dengan Pastor.. Rasanya kalau curhat kepada kita sebagai teman agak sulit karena kita berada diposisi terjepit, berbeda dengan rohaniwan bisa melihat dari berbagai aspek. Yang kita bisa sampaikan adalah semua masalah pasti ada jalan keluarnya.. Dan perceraian BUKAN jalan keluarnya. Thanks & regards, Riena
From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of melynn zezy Sent: Sunday, June 08, 2008 4:54 PM To: [email protected] Subject: [Ayahbunda-Online] (minta saran)support buat temen yg mau cerai dear mama2 smua, Salam kenal sebelumnya yah! Sebagai junior di ayahbunda, saya pengen minta pendapat dan support. Sebelumnya, saya udah janji mau support temen baik saya yang mau bercerai (pihak laki2 temen SMA saya). Yang perempuan juga udah curhat banyak sama saya. Saya bilang mau bantuin sebisa saya buat jadi perantara mereka supaya baik lagi. Usia perkawinannya 3 tahun lebih, anaknya 1 perempuan usia 3 taonan. Tapi lama2, karena masalahnya makin rumit, saya kok jadi bingung yah. Apalagi mereka berdua uda ngga mau ngomong. Saya serasa terjepit ditengah2. Akhir2 ini sudah mulai bawa2 masalah uang (karena rumah dan mobil smua milik perempuan, jadi ditarik balik). Menurut saya bukan karena temen saya ngga menafkahi istrinya, saya tau betul dia orang yang baik dan bertanggungjawab. Dia bilang, harta bawaan memang pemberian mertua, tetapi biaya hidup sehari2 sampai 5juta/bulan, dia smua yang tanggung dan cari uang. Yang perempuan kan ibu rumah tangga full time urus anak. Ada yang support ke saya, karena perkawinan Katolik, harus tetap satu kali saja, tidak ada kata bercerai. Apalagi baru melangkah 3 taon saja. Tapi begitu ruwetnya persoalan sampai2 saya merasa temen saya yang laki2 ini sudah tidak mampu memberi maaf lagi, begitu sakit hati karena tidak dihargai. Dia mengaku ke saya katanya sudah tidak ada rasa lagi sama istrinya. Sampai2 saya menyerah juga dan mendukung perceraiannya. Menurut mbak2 smua... gimana enaknya? apakah memang sebaik2nya perkawinan itu tidak usah bercerai, dan apapun yang terjadi harus dibuat baik lagi yah? jadi bingung, karena saya juga baru 3 taon menikah hehe.. Thanks sebelumnya! Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com
