moms...

saya setuju banget sama ibunya Andra,
saya rasa masyarakat berhak tau, dan saya merasa dengan adanya tayangan ini 
kita sebagai orang tua lebih berhati-hati lagi dalam menentukan obat buat anak2 
kita. kalau masalah pro kontra itu biasa, setiap pembelajaran memang wajar itu 
terjadi. Menurut saya sudah saatnya kita sebagai konsumen kesehatan lebih 
kritis.

Buat dokter....
Kritik itu gak murahan dok, justru dari kritik itu bisa membuat kita  jadi 
lebih baik. Mungkin dengan adanya kritikan dr tayangan RCTI tsb, dan polemik 
anti puyer yang sekarang ini terjadi, bisa menyadarkan para praktisi 
kedokteran, ahli farmasi untuk duduk bersama, dengan kepala dingin mencari 
solusi yang terbaik untuk semuanya. Sekali lagi dengan kepala dingin lho dan 
dengan positive thinking tentunya.

Mohon maaf kalau ada kata2 saya yang tidak berkenan, saya sebagai ibu seorang 
bayi 7bl, hanya mencoba bersikap realistis aja, karena dari apa yang saya baca 
lebih banyak negatif dari positivenya mengenai puyer ini. Dan meskipun saya 
orang awam-yang juga konsumen kesehatan-saya juga berhak tau dan mendapatkan 
info yang sebanyak2nya mengenai puyer, karena seperti kata ibunya Andra, balik 
ke keyakinan masing2, biar masyarakat yang memilih.
Maaf yah jadi panjang nih...
Salam,
-ibunya baz-

--- On Tue, 2/17/09, Andi Ruli <[email protected]> wrote:
From: Andi Ruli <[email protected]>
Subject: Re: [Ayahbunda-Online] polemik puyer
To: [email protected]
Date: Tuesday, February 17, 2009, 9:13 PM











    
            dokter...,
 
bisa dijelaskan kenapa sirup dan liquid itu lebih bahaya??gimana dengan 
interaksi obat yang dihasilkan akibat dari proses pembuatan puyer??gimana 
dengan kehigienisan pembuatannya? ?adayang bisa jamin??kalo menurut aku,justru 
dengan adanya tayangan ini,kita khususnya sebagai pasien bisa jadi lebih 
tanggap sama yang namanya kesehatan... yang saya dengar,puyer itu tidak lagi 
digunakan di negara2 lain??kok disini masih dipake??jadinya, kita sebgai pasien 
jadi bisa berdiskusi dengan dokter menyangkut obat2an yang diberikan karena 
yang mengkonsumsi obat2 itu kan pasiennya... maaf lho ya kalo kurang 
berkenan...mungkin dikembalikan saja ke keyakinan masing2 ...
 
regards
-ibunya andra-

--- On Mon, 2/16/09, Nur Anisa <nanisa_tiara@ yahoo.co. id> wrote:


From: Nur Anisa <nanisa_tiara@ yahoo.co. id>
Subject: [Ayahbunda-Online] polemik puyer
To: Ayahbunda-Online@ yahoogroups. com
Date: Monday, February 16, 2009, 9:55 AM




nis ngerti perasaan para ibu2 pmilik dd2 kcl.tolong, jgn dulu kburu 
panik ya. saya menilai brita rcti tdk relevan, dia bcra dr sisi org 
awam. mana ada objektifitas diliat dari satu kasus dokter mj (brp juta 
dokter di indonesia?), knp yg jd pmbcra apoteker, bkn dokter? murahan 
ya, cm bs kritik. kasi solusi dong. kalo ngerasa lbh pinter dari dokter 
yg udh bertahun2 sekolah-apalagi udh smp sp anak. kami punya sumpah 
lho...

nis menilai itu ga lbh buat narik iklan n rating semata. coba liat di 
milis dokter_kita ya. kami sdg memperdebatkan dsana. buat nis syrup n 
liquid lbh bahaya lho...

dr.nur anisa alfi




      
 

      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      

Kirim email ke