nyante men.. saya pake linux.. pake windows [asli] pake windows [bajakan] pake mac [asli] pake mac [bajakan] apa-apa mau deh.. namanya juga masih belajar...
On 13 Agu, 09:10, andre ego <[email protected]> wrote: > Pilih yg enak aja, Windows dan Linux kedua2nya bagus > > Pada 12 Agustus 2009 07:23, Subur Anugerah <[email protected]> menulis: > > > > > > > Ini postingan mau ngajak perang saja hehe... > > Baca lagi tulisan blog tersebut lamat-lamat, mendalam, hayati penuh > > perasaan... :-) > > Semua itu tergantung yang megang kok, kalo' memang dodol, ya maunya > > dodol aja, komputernya disalahin, Linuxnya disumpelin, dikatain jelek, > > padahal aselinya memang dodol tadi, giliran Windows-nya virusan baru > > deh misuh-misuh "Virus sialan!!", atau gak usah jauh2 deh, drivernya > > kurang aja sudah bingung kok... suwer deh... > > > Btw, saya sendiri sehari-hari tanpa Windows kok bisa saja, tapi tak > > benci Windows, malahan kagum pada model bisnisnya Microsoft. Saya > > punya banyak license aseli tapi malah ada yang saya berikan orang lain > > gratis, apakah saya dodol? Entahlah... up to you... :-) > > > Salam, > > sa > > > * mari produktif saja apapun alatnya, tak usah terjebak dalam > > flame-war ini, tendang tulisan FUD itu. > > > 2009/8/12 suryo hadi prabowo <[email protected]>: > > > luar biasa om ... terbiasa di luar. > > > > Pengalaman gue pake linux itu susah. Mendingan tetep pake windows. > > Segalanya > > > mudah. Kita serasa di-ninabobokan-kan oleh windows. Office-nya mudah. > > > Windowsnya juga mudah. Multimedia? Mau muter jenis film apa saja bisa > > > (hampir). Dengerin musik? Hampir semua tipe file musik bisa di install. > > > Game? Rasanya tak ada game yg tidak bisa dijalankan di windowsnya om > > bill. > > > > Jadi ngapain mesti ngabisin waktu ngoprek didepan komputer mempelajari > > > linux? Ngapain ngabisin waktu berjam-jam cuma untuk mempelajari > > openoffice > > > yg memang sudah mirip windows tapi tidak tetep aja bukan ms.office yg > > pasti > > > banyak bedanya. > > > > So...kalau mau enak silahkan tetep di windows. > > > > Pesenku satu; kalau sampean sebagai IT di perusahaan. Dan windows yg > > > digunakan di perusahaan itu masih windows bajakan, hati-hati. Sekarang > > PAK > > > POLISI SERING MENGADAKAN RAZIA SOFWARE BAJAKAN. gw sering melihat > > beritanya > > > di tv dan diwww.detik.com. Kalau udah razia dan kedapatan pake os > > bajakan > > > komputer yg pake os bajakan disita (sebagai barang bukt), bos perusahaan > > ybs > > > juga diciduk, dan juga IT-nya (kurang lebih itu yg aku dengar). > > > > Pertanyaannya, kalau kita pilih linux, bisakah kita "hidup" tanpa > > microsoft > > > office, tanpa ms outlook, tanpa foxpro, tanpa ms access, tanpa potoshop, > > > tanpa adobe ilustrator, tanpa windows media player? > > > > Bisakah kita "hidup" dengan openoffice, dengan nautilus, dengan firefox, > > > dengan thunderbird, dengan evolution, dengan gimp, dengan krita, dengan > > NFS > > > (network file system), dengan samba, sengan ssh, dengan abiword, dengan > > > gnumerik, dan dengan program linux laiinya. > > > > wOkeh sodaraku. Selamat memilih. Semua ada di tangan anda. Dan setiap > > > pilihan ada konsekwensinya sendiri-sendiri. ambil semua itu sebagai > > > pembelajaran, brother and sister. peace RGDS. > > > > SHP > > > > --- Pada Rab, 12/8/09, Bonie <[email protected]> menulis: > > > > Dari: Bonie <[email protected]> > > > Judul: [balikpapan-ict] Re: Linuxer yang Kecewa > > > Kepada: [email protected] > > > Tanggal: Rabu, 12 Agustus, 2009, 8:24 PM > > > > makanya gunakan windows xp bajakan,supaya gak fanatik hihihi,banyak yang > > gak > > > bisa diafford dengan linux kok,kenapa juga harus skeptis,apalagi kalo > > > bekerja di IT integrator masa mo maksain kalo ternyata bukan linux > > solusinya > > > hehehe,hidup bajakan,maap yah ini sekedar share pengalaman dari sayah > > ,semua > > > kembali ke flavor masing - masing.. > > > > 2009/8/12 Suwito Pomalingo <[email protected]> > > > >> Artikelnya lumayan lama, moga bermanfaat, maaf kalo repost. Link aslinya > > : > > >>http://okto.silaban.net/2009/02/linux/linuxer-yang-kecewa/ > > > >> ------------------------- > > > >> Mereka yang *terjerumus* ke dunia Linux punya alasan yang berbeda – > > beda. > > >> Ada yang karena tertarik saja, terpaksa (seperti saya), ingin terlihat > > cool > > >> (jendela hitam itu keren po??), penasaran, cuma pengen coba – coba, dan > > >> masih ada banyak alasan tak masuk akal lainnya. > > > >> Sebagian dari mereka ini akhirnya menjadi pengguna Linux yang militan. > > >> Begitu semangat mempromosikan Linux. Bahkan dengan begitu semangatnya > > >> membuat flyer tentang bodohnya *kita* selama ini memakai software > > bajakan, > > >> apa akibatnya, penegasan ancaman penjara dari UU Haki, sampai masalah > > masuk > > >> neraka. Silahkan tertawa, tapi saya pribadi pernah melakukannya > > sendirian di > > >> kampus waktu di semester 2. > > > >> Ketika sudah jadi Linuxer-militan ini, seringkali fanatisme akan Linux > > >> menjadi begitu *parah*. Mereka yang menggunakan software bajakan > > dianggap > > >> sebagai manusia paling berdosa, pelanggar UU, bodoh, dst. Oh iya, dan > > >> biasanya jadi anti-Microsoft. > > > >> Tak lupa para pahlawan dunia opensource pun menjadi idola mereka, > > seperti > > >> Linus Torvalds, Richard Stallman, dll. Di tingkat lokal (Indonesia) pun > > >> Linuxer-militan ini punya idola juga, seperti …, …, …, *tak usah > > >> disebutlah.. nanti pada ge er (ha..ha..). Ya anda tahulah siapa – siapa > > >> mereka. > > > >> Tapi dunia bagaikan runtuh, ketika Linuxer-militan ini mengetahui, para > > >> pahlawan opensource lokal mereka juga *bersentuhan* dengan dunia > > >> *propetiari*.. mmm.. ya maksud saya memang Windows. > > > >> Dari beberapa sumber (kadang blog si idola tersebut, atau web > > >> perusahaannya, milis, seminar, mulut ke mulut) diketahui bahwa para > > idola > > >> mereka ini ternyata sehari – hari justru menggunakan software > > propetiary. > > >> Ada pembuat distro Linux lokal yang tidak menggunakan distro buatannya > > itu, > > >> dan kemudian menjalin kontrak dengan Microsoft untuk bidang akademik. > > Ada > > >> juga yang gencar mempromosikan Linux & open source, tetapi perusahaannya > > >> berkutat dengan training seputar Microsoft dan software – softwarenya. > > > >> Di tingkat lebih kecil, ada anggota komunitas Linux yang justru malah > > >> akhirnya *berpindah jalur* ke jalan tol berlogo Jendela. Ada juga > > anggota > > >> komunitas yang begitu lihainya berdebat mengenai migrasi ke Linux, > > tetapi > > >> ternyata di kosnya dia menggunakan Windows untuk kegiatan sehari – > > harinya. > > > >> Masih belum cukup. Fakta lain yang terungkap adalah perusahaan – > > >> perusahaan lokal yang terkenal sebagai penyedia support Linux, juga > > >> menyediakan produk & servis untuk software yang hanya jalan di Windows. > > > >> Sampai disini, ada saja Linuxer yang kecewa. DULU saya juga termasuk > > salah > > >> satunya. Apalagi waktu itu saya masih begitu fanatiknya. > > > >> Lalu? Ya lambat laun sudut pandang saya yang berubah. Saya tidak menjadi > > >> sengit. Dulu saya kecewa karena salah saya sendiri memegang konsep yang > > >> keliru. Beruntung saya bisa sadar kesalahan saya. Sekarang kata kunci > > yang > > >> saya pegang adalah, yang terbaik itu memang “menggunakan software > > legal”. > > >> Terserah OS nya apa. Tetapi lebih baik lagi kalau itu memberi *efek > > baik* > > >> jangka panjang. > > > >> Tapi, saya sekarang bertanya – tanya, selama transisi pergantian sudut > > >> pandang saya ini, adakah Linuxer lain yang (masih, atau baru saja) > > >> dikecewakan (seperti halnya saya dulu)? > > > >> NOTE: Don’t get me wrong.. Tulisan ini hanya merepresentasikan bahwa di > > >> luar sana ada para Linuxer yang sejak awal menggunakan pondasi konsep > > yang > > >> tidak seharusnya. Saya sendiri butuh waktu lama untuk menyadari > > kekeliruan > > >> saya. > > > >> -- > > >> Salam, > > >> Suwito. > > >>http://suwito.pomalingo.net > > > >> ~Keep IT Simple, Stupid > > > > -- > > > Bonie Mania The Land Of Joy And Happiness > > > > ________________________________ > > > Yahoo! sekarang memiliki alamat Email baru > > > Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan > > > @rocketmail. br> Cepat sebelum diambil orang lain --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Balikpapan Information, Communication & Technology Community" group. To post to this group, send email to [email protected] To unsubscribe from this group, send email to [email protected] For more options, visit this group at http://groups.google.com/group/balikpapan-ict?hl=en-GB -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
