Tulisan Maya Kuno Ditemukan di Guatemala
Antigua, Guatemala, Minggu
Kirim Teman | Print Artikel
Andrew Winning/Reuters
Sebuah piramid bangsa Maya di Meksiko. Baru-baru ini para peneliti
menemukan tulisan kuno dari bangsa Maya yang diduga sebagai jenis
tulisan paling awal kebudayaan tersebut.
Berita Terkait:
Lukisan Dinding Maya Tertua Ditemukan di Guatemala
Bukti Pembantaian Massal di Kerajaan Maya
Misteri Suara Hujan di Piramid Maya
Para arkeolog yang menggali sebuah kompleks piramida di hutan
belantara Guatemala, telah menemukan suatu bentuk awal dari tulisan
bangsa Maya. Tulisan ini berupa 10 hieroglyph tebal yang dilukiskan
pada batu.
Tulisan berusia 2.300 tahun yang digali April lalu di San Bartolo itu
merupakan bukti bahwa bangsa Maya kuno telah mengembangkan sistem
tulisan beberapa abad lebih awal dari dugaan semula.
Hieroglyph Maya dari tahun 200 hingga 300 sebelum Masehi ini berada
pada lokasi yang sama di hutan Peten, Guatemala utara, dimana arkeolog
William Saturno menemukan lukisan dinding Maya tertua tahun 2001. Uji
radiokarbon menunjukkan bahwa tulisan kuno ini 100 tahun lebih tua
dibanding lukisan yang menggambarkan legenda penciptaan Maya tersebut.
Tulisan yang berupa guratan hitam tebal di atas plesteran putih itu
tersimpan di laboratorium Antigua, sebelum para arkeolog membersihkan
dan menyadari keistimewaannya. Walau tulisannya nyaris tidak terbaca,
namun Saturno dan tim-nya mengklaim salah satu glyph bisa jadi
merupakan versi awal dari kata "ajaw" atau "penguasa."
"Orang-orang telah lama berharap menemukan ukiran batu dari jaman
Maya," kata Mary Miller, seorang ahli seni Maya dari Yale University.
"Ternyata kami tidak menemukannya diukir di batu, namun tertoreh di
sebuah kompleks lukisan kuno. Ini seperti menemukan gambar Yesus di
salib dari masa ketika ia masih hidup."
Piramida di San Bartolo dibangun selama beberapa abad, dengan
struktur-struktur baru diletakkan di atas struktur lama. Arkeolog
Guatemala, Boris Beltran, menemukan tulisan hieroglyph itu secara tak
sengaja ketika menggali struktur dalam sebuah rumah yang memiliki
lukisan dinding.
Para arkeolog mengatakan beberapa glyph tampak seperti sebuah tangan
yang memegang kuas atau benda tajam untuk menorehkan darah.
"Kami tidak bisa membacanya karena ini sangat kuno," kata David Stuart
dari Universitas Texas di Austin, yang mempublikasikan penemuan ini di
journal Science bersama Saturno dan Beltran. "Tulisan ini lebih
eksotis dibanding tulisan-tulisan Maya lain yang diketahui."
"Ini seperti mencoba memahami tulisan jaman pertengahan atau tulisan
tangan di tahun 1500-an," ujarnya. "Walau memiliki sistem penulisan
seperti yang kita pakai, namun kita tidak mengenalinya."
Sebenarnya tulisan paling awal yang ditemukan di wilayah itu berasal
dari masa sekitar 600 tahun sebelum Masehi, dan ditemukan di lembah
Oaxaca, Meksiko.
Sedangkan menurut Stuart, tulisan yang baru ditemukan ini mirip teks
yang dipakai orang-orang di sekitar wilayah tersebut pada akhir masa
pra klasik dan awal periode klasik. Hal ini memunculkan pertanyaan
mengenai kebudayaan-kebudayaan kuno Mesoamerica.
"Saya menduga bangsa Maya berpartisipasi dalam penemuan tulisan lebih
awal dari dugaan kita," kata Stuart. "Ketika kota-kota mulai muncul di
Mesoamerica saat itu, tulisan menjadi bagian perkembangannya, seperti
halnya seni publik dan adanya ideologi politik."
Adapun bangsa Maya mendominasi Meksiko tenggara dan sebagian besar
Amerika Tengah selama ribuan tahun, hingga penaklukan oleh Spanyol 500
tahun lalu. Sebagian besar keturunan mereka masih hidup di sana.
Sebelumnya, tepatnya bulan lalu, Saturno mengumumkan bahwa ia telah
menemukan sebuah lukisan dinding berusia 2.000 tahun yang menakjubkan.
Lukisan itu berisi cerita penciptaan versi Maya.
Baik lukisan maupun tulisan yang ditemukan di San Bartolo menunjukkan
bahwa masih banyak hal - yang usianya lebih tua - yang mungkin
ditemukan di masa mendatang.
"Sejarah dan asal-usul tulisan Mesoamerica tidak akan terungkapkan
hanya dengan temuan ini," kata Saturno. "Justru temuan ini dengan
jelas memperlihatkan bahwa cerita lengkap mengenainya belum selesai
dikisahkan."
Sumber: reuters
Penulis: Wsn
http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/
[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/Baraya_Sunda/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/