--- In [email protected], "Rahman" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Baraya,
>
> Waduh... batur mah geus nepi ka kitu na tah. Ari di urang mah ngan
> ukur jadi sop (eta ge ngan 'sirip'na wungkul deuih). RH
>
>
> Stealth sharks to patrol the high seas
>
AS rekayasa 'hiu mata-mata'
Ikan hiu yang dipasangi elektroda akan dilepas di perairan Florida
Ikan hiu yang dipasangi elektroda akan dilepas di perairan Florida
Tim ilmuwan Departemen Pertahanan Amerika Serikat, Pentagon berencana
mengubah ikan hiu menjadi "mata-mata siluman" yang mampu melacak kapal
tanpa terdeteksi, lapor sebuah majalah Inggris.
Mereka ingin mengendalikan hiu dari jarak jauh dengan menanamkan
elektroda di otak ikan tersebut, tulis majalah The New Scientist.
Majalah itu mengatakan tujuan rencana ini adalah "mengeksploitasi
kemampuan alamiah hiu untuk meluncur di air, mengindera gradien
listrik yang tidak kentara dan mengikuti jejak kimiawi".
Menurut The New Scientist, proyek luar biasa ini diumkankan pekan lalu
di Hawaii.
'Mengemudikan' hiu
Penelitian ini didanai oleh Badan Proyek Peneliti Lanjut Pertahanan
(DARPA) milik Pentagon, kata majalah tersebut.
Hiu yang dikendalikan dari jarak jauh memiliki keunggulan yang tidak
bisa ditandingi oleh robot pemantau bawah air: mereka tidak berisik,
dan mereka memiliki tenaga sendiri
The New Scientist
Proyek ini bertujuan memanfaatkan perkembangan terbaru dalam teknologi
susuk otak, atau brain implant yang telah memungkinan ilmuwan
mengendalikan gerakan ikan, tikus dan keras.
"Neural implant terdiri dari sederetan elektroda yang ditanamkan pada
otak satwa, yang bisa dipergunakan untuk merangsang berbagai bagian
fungsionalk," tulis majalah tersebut.
Ditambahkan peralatan semacam itu sudah dipergunakan oleh tim ilmuwan
Boston University untuk "mengemudikan" ikan jenis spiny dogfish di
akuarium.
Langkah berikutnya bagi ilmuwan Pentagon adalah melepas hiu biru
dengan peralatan serupa di laut lepas pantai Florida.
Karena sinyal radio tidak bisa menembus laut, komunikasi dengan ikan
itu dilakukan dengan sonar.
Angkatan laut Amerika memiliki menara sinyal yang mampu mengirim
sinyal sonar ke ikan hiu hingga sejauh 300km, kata majalah itu.
Menurut The New Scientis, ilmuwan akan secara khusus memperhatikan
kondisi kesehatan hiu selama ujicoba.
"Sebagai pemangsa liar, hiu sangat mudah kelelahan, dan ini akan
sangat membatasi jangka waktu peneliti bisa mengendalikan gerakan
mereka dalam setiap sesi tanpa membahayakan mereka," katanya.
"Meski ada keterbatasan ini, ikan yang dikendalikan dari jarak jauh
memiliki keunggulan Hiu yang dikendalikan dari jarak jauh memiliki
keunggulan yang tidak bisa ditandingi oleh robot pemantau bawah air:
mereka tidak berisik, dan mereka memiliki tenaga sendiri," tulis
majalah The New Scientis.
Proyek ini dibahas dalam Pertemuan Ilmu Kelautan 2006 yang digelar the
American Geophysical Union di Honolulu, Hawaii.
http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/
[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/Baraya_Sunda/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/