Ferry tenggelam di dekat Semarang
Keluarga korban
Keluarga korban menanti dengan cemas di pelabuhan Semarang
Sekitar 600 orang dinyatakan hilang akibat tenggelamnya sebuah kapal
penumpang yang sedang melakukan perjalanan dari Kumai di Kalimantan
Tengah, menuju Semarang.
Enampuluh enam orang berhasil ditemukan dalam keadaan selamat.
Kapal Senopati Nusantara tenggelam sekitar tengah malam tadi, tak jauh
dari Pulau Mandalika di Laut Jawa.
Kapal ini diperkirakan membawa sekitar 850 penumpang, yang mudik ke
Jawa guna merayakan hari Raya Idul Adha.
Pencarian sampai sekarang masih berlangsung, seperti dijelaskan oleh
Komandan Pangkalan Angkatan Laut Semarang, Kolonel Yan Simamora.
Namun usaha tersebut terhalang cuaca buruk di sekitar lokasi kejadian.
"Kecepatan angin 40 sekarang ini dengan ketinggian gelombang empat
meter juga ditambah hujan," kata Kolonel Simamora.
Peta
Petugas bantuan dilaporkan telah mengerahkan beberapa kapal milik
kepolisian, angkatan laut maupun nelayan di sekitar kejadian untuk
membantu mencari para korban.
Kolonel Simamora mengatakan sampai Sabtu sore mereka belum menemukan
korban yang meninggal.
Ferry merupakan salah satu alat transportasi utama di Indonesia, yang
merupakan negara kepulauan.
Seringkali ferry yang menghubungkan antar pulau ini memuat penumpang
lebih banyak dari yang tercatat resmi.
Oleh karenanya, ketika terjadi kecelakaan susah untuk memastikan
berapa persis penumpang yang berada di dalam sebuah kapal.
Sejarah kecelakaan
Dengan begitu banyaknya pulau di Indonesia, berikut berbagai
kecelakaan ferry dalam tiga tahun terakhir.
18 Maret 2004. Sedikitnya 23 orang tewas dalam sebuah ferry yang
membawa 173 orang di Pulau Sulawesi.
7 Juli 2005. Sebuah ferry yang diperkirakan membawa 100 sampai 200
orang tenggelam di bagian timur Pulau Papua, dengan sedikitnya 74
orang dan 15 orang berhasil dibebaskan. Manifest penumpang menunjukkan
adanya 148 orang dan awak.
31 Januari 2006. Sebuah ferry di laut ganas di Nusa Tenggara Timur,
antara Kupang, dengan pulau Rote, dengan 124 orang berhasil
diselamatkan dan 81 dilaporkan meninggal.
21 Juni 2006. Sebuah ferry membawa 116 orang di lepas pantai Sumtera,
menewaskan 16 orang dan 22 orang hilang.
28 Desember 2006. Sebuah ferry membawa 58 orang tenggelam di dekat
Pulau Bangka, menewaskan sedikitnya 2 orang, dan 23 masih hilang.