17 Desember, 2008 - Published 08:07 GMT
Email kepada teman Versi cetak
Suku bunga Amerika hampir 0%
Gedung Bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve
Bank sentral Amerika, Federal Reserve memangkas suku bunganya dari 1%
ke 0 hingga 0,25% dalam upaya mengatasi resesi.
Dalam pernyataannya, Federal Reserve memperingatkan "prospek kegiatan
semakin melemah".
The Fed memprediksi bahwa suku bunga akan bertahan pada tingkat yang
luar biasa rendah "beberapa saat".
Bank sentral Amerika menambahkan tengah mempertimbangkan untuk
membelanjakan dana untuk menopag ekonomi dan pasar kredit.
Para analis mengatakan, suku bunga kini bisa dikatakan nol.
"Apakah bunga itu 0 atau 0,25% tidak benar-benar membawa perubahan
besar," kata Holger Schmieding dari Bank of America.
Dia menambahkan, faktor yang lebih penting adalah rencana tindakan
para pengambil kebijakan mengingat mereka tidak mungkin lagi memangkas
suku bunga.
Federal Reserve telah menyuntikkan miliaran dollar ke sistem perbankan
dan membeli pinjaman yang dikeluarkan untuk kredit perumahan.
Pengurangan ini dimaksudkan untuk membangkitkan perekonomian Amerika
Serikat, seperti dilaporkan wartawan bisnis BBC untuk Amerika Utara,
Greg Wood.
Tingkat suku bunga Amerika sekarang mencapai titik terendah, lebih
rendah jika dibandingkan dengan tingkat pada zaman Depresi Besar tahun
1930an.
Bank Sentral mengambil langkah-langkah ekstrim karena perekonomian
Amerika melemah dengan cepat sekali.
Bulan lalu lebih dari setengah juta orang kehilangan pekerjaan.
Ancaman inflasi juga sudah sirna. Bank Sentral Amerika memperkirakan
tingkat bunga yang amat rendah ini akan bertahan lumayan lama.
Selain itu, Bank Sentral juga membeli surat-surat hutang dengan
jaminan kredit perumahan, untuk memperlancar aliran kredit.
Seorang ekonom Amerika mengibaratkan bank sentral menembakkan semua
pelurunya sekaligus.