jadi om benk ini bener2 keluar ya udah deh kasih salam aja.....byeeeee........ ----- Original Message ----- From: Bambang Sayekti Arum To: [email protected] Sent: Friday, December 14, 2007 2:50 PM Subject: RE: e-ketawa :-) Argumentum ad Repertum (4 TOT)
sorry, udah bikin loe pusing
byeee....!!
----------------------------------------------------------------------------
From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of dion
noid
Sent: Wednesday, December 12, 2007 1:49 PM
To: [email protected]
Subject: Re: e-ketawa :-) Argumentum ad Repertum (4 TOT)
Maksud'e iki opo toh?????? argumemtum, repertum, rektum, bikin pusing aja.
On 12/12/07, Bambang Sayekti Arum <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Bambang Sayekti Arum
Channel Dev.
Sales & Territory Dev.
PT. Sinar Niaga Sejahtera
Regional Jawa Tengah 2
Salam sejahtera...
Musim penghujan sudah tiba. Seperti biasa, "penyakit lama" yang diderita
produk minuman pasti kambuh lagi, omzet nya sedikit banyak pasti terpengaruh.
Betul? Kali ini, saya hanya ingin sedikit menyinggung masalah penurunan omzet
yang biasanya diderita produk minuman kita. Selama ini, bukankah kita hampir
selalu membenarkan pendapat relasi, bahwa saat penghujan permintaan akan produk
minuman berkurang.
Saya teringat dengan sebuah ungkapan lama: "Argumentum ad Repertum"
Menurut logika ini: "Sebuah teori akan dianggap benar, jika terdapat
banyak orang yang mempercayai teori itu"
Pada dasarnya, apa yang menjadi anggapan banyak orang dan itu dianggap
benar, maka dengan sendirinya, kita sebagai makhluk sosial ikut membenarkan.
Walaupun kita sendiri tidak begitu paham akan asal muasal teori tersebut. Dan
tanpa sadar, dengan melakukan pengulangan terhadap pendapat umum, rupanya kita
telah menjadi bagian dari "Repertum" atau "Pengulang" mengenai teori "musim
penghujan menurunkan omzet produk minuman". Hingga akhirnya, hal ini masuk ke
Sub-Concious kita. Lalu terjadilah Consiousness, yaitu pikiran atau tindakan
yang tidak dilandasi dengan kesadaran, karena "Repertum" tentang: "musim
penghujan menurunkan omzet produk minuman" itu telah menjadi bagian dari
kesadaran kita.
Saya ada sebuah pertanyaan untuk anda, begini :
Apakah sama hasilnya, sebuah angka 100:1 dengan angka 10.000:100 ???
Jika menurut hitungan Matematika, tentu hasilnya sama, yaitu: 100
Tapi coba kita terapkan di dunia nyata, hasilnya bisa jadi berbeda, mari
kita buktikan!
Jika terdapat rombongan orang sebanyak 100 orang, dan di rombongan
tersebut ada 1 orang menengok ke belakang apakah efek yang ditimbulkan akan
sama dengan 10.000 orang dimana di dalam rombongan tersebut terdapat 100 orang
menengok ke belakang?
Hasilnya, sudah pasti berbeda!
Secara psikologis, 100 orang menengok kebelakang di dalam sebuah
rombongan yang terdiri dari 10.000 orang akan menimbulkan Multiplier Effect
yang lebih mengguncang, ketimbang 1 orang menengok kebelakang di dalam 100
rombongan orang!
Mari kita lanjutkan perbincangan kita mengenai produk minuman dan musim
penghujan.
Ketimbang kita hanya menyalahkan musim hujannya, kenapa tidak lebih baik
kita mulai berpikir diluar kotak? Berpikir diluar kebiasaan kebanyakan orang
dan menjadikan kita "Un-Counted on Repertum ??", maksudnya yaitu : tidak masuk
hitungan di dalam orang yang menyumbang kesalahan dalam sebuah teori umum yang
belum tentu benar. Goal yang akan kita dapat? Menjungkir balikkan logika
kebanyakan orang!
Masih ingatkah anda dengan Philolaus (penganut phythagoreanism) dengan
teorinya Matahari sebagai pusat Alam Semesta, lalu disusul Coppernicus dengan
Geocentris nya dan kemudian Sir Issac Newton dengan Heliocentri nya?
Pada masa itu, teori yang mereka kemukakan begitu mengguncang dan
berlawanan dengan anggapan kebanyakan orang pada masa itu. Ternyata, hanya
untuk menjadi berbeda dari kebanyakan orang, yang dibutuhkan "bukan hanya"
gagasan yang cemerlang & ide yang kreatif tetapi juga keberanian untuk
menyampaikan gagasan itu sendiri dan mendobrak logika umum !
Pertanyaan terakhir saya untuk anda semua, berbedakah anda ???
Salam,
Bambang Sayekti Arum
--
A real friend is one who walks in when the rest of the world walks out.
<<att47c3b.jpg>>
<<att47c5e.gif>>
<<att47c5f.gif>>
