Pengalaman David C. Korten (1999), sebagai  penasehat manajemen pembangunan bagi USAID (United State Agency for International Development), selama 15 tahun tinggal di Asia juga terasa menyedihkan. Beliau mengamati bahwa setiap tahun beberapa juta orang digusur dari rumah tempat tinggal mereka dan dari tempat mereka mencari kehidupan demi proyek-proyek pembangunan yang mendapat “bantuan” luar negeri. Proyek-proyek pembangunan tersebut telah merampas tanah, air, dan tempat perikanan mereka, yang kemudian digunakan sebagai bendungan, perkebunan, kawasan pabrik, tempat pemeliharaan udang, jalan tol, lapangan golf, kawasan wisata, dan instalasi militer. Dalam banyak kasus, mereka yang tergusur telah didorong dari miskin menjadi total miskin. Sementara itu orang yang lebih kaya meraup keuntungan dari penggusuran tersebut. Sumber-sumber yang diambil dari orang-orang miskin tersebut, penggunaannya beralih dari yang bekelanjutan menjadi tidak berkelanjutan. Semua hal tersebut yang semula ditujukan untuk mengejar pertumbuhan PDB (Produk Domestik Bruto), ternyata, tidak dinikmati oleh orang-orang miskin yang terus bertambah. Pembangunan tersebut akhirnya hanya dinikmati oleh orang-orang yang telah memiliki lebih dari apa yang mereka perlukan sebelumnya, serta menyisakan permasalahan hutang negara-negara Asia yang semakin menumpuk dari hari ke hari.
 
Meskipun uang dalam jumlah besar dari negara-negara berkembang melayang ke negara-negara maju seperti Amerika Serikat, namun ternyata sebagian besar warga negara Amerika Serikat sendiri tidak  pernah menikmatinya. Akibat berjayanya kapitalisme individualisme, Amerika Serikat mempunyai angka kemiskinan tertinggi dari semua negara industri. Menurut Biro Sensus Amerika Serikat tahun 2001, 32,9 juta warganya hidup dalam kemiskinan atau 11,70% dari jumlah warganya. 13,4% hidup dalam kemiskinan eksterm. 1,3 juta jatuh ke bawah garis kemiskinan dan 800 ribu jatuh ke dalam kemiskinan ekterm dalam satu tahun. Di balik melambungnya perekonomian Amerika Serikat, ketimpangan sosial justru melebar. Seperlima rakyat Amerika Serikat menguasai satu setengah kekayaan nasional, dan dua puluh persen kaum termiskin menguasai hanya 3,5 persen. Pada tingkat global, disproporsi ini jauh lebih curam.
 
Jurang antara negara-negara maju dengan negara-negara berkembang melebar secara dramatis hanya dalam beberapa tahun. Pada awal millennium baru, 80 persen penduduk dunia hidup tanpa kebutuhan dasar. Di Afrika mayoritas warganya miskin total, dan 78% penduduknya hidup dengan pendapatan kurang dari satu dolar sehari. Angka kematian bayi 60 persen lebih tinggi dibanding rerata semua negara berkembang.
 
Situasi di Amerika Latin juga menggenaskan. Jumlah orang miskin naik secara pasti di setiap negara kawasan ini. Tahun 1988, sebanyak 179,8 juta (35,80%) penduduk hidup miskin dan 78 juta (15,5%) berada dalam kemiskinan eksterm. Distribusi kesejahteraan di Amerika Latin sangat timpang. 10% penduduk terkaya memperoleh penghasilan 84 kali lipat lebih dari 19% penduduk termiskin.
 
 Bersambung ...............................................

Penulis : Merza Gamal ([EMAIL PROTECTED])
 
 


Talk is cheap. Use Yahoo! Messenger to make PC-to-Phone calls. Great rates starting at 1¢/min. __._,_.___

===========================================================================
===========================================================================
===================KUNJUNGI HTTP://WWWW.EKONOMISYARIAH.NET=================
===========================================================================
===========================================================================
==========================##############===================================
===========================================================================
K E S E M P A T A N  T E R B A T A S :   5 PENDAFTAR PERTAMA

DITUTUP TANGGAL 8 OKTOBER 2006!!!!!!

>>PENGURUS PUSAT MES MENYEDIAKAN WEB-SITE OFFICIAL UNTUK SELURUH ASOSIASI/ORGANISASI EKONOMI SYARIAH DI INDONESIA DAN INDIVIDU PENGGIAT EKONOMI SYARIAH, DENGAN HARGA YANG SANGAT TERJANGKAU.  DAPAT DISKON KHUSUS BAGI MES-MES DAERAH (BAIK PENGURUS WILAYAH MAUPUN PENGURUS DAERAH)

>>CUKUP SEKALI DAFTAR, SELANJUTNYA KAMI YANG URUS.

>>KIRIMKAN EMAIL KOSONG KE [EMAIL PROTECTED]

>>UNTUK MENDAPATKAN PROPOSAL PROGRAM TERSEBUT ATAU HUBUNGI SEKRETARIAT MES PUSAT 021-2511304, 0817820228 (IQBAL)


===========================================================================
============================##############=================================
===========================================================================
===========================================================================
===================KUNJUNGI HTTP://WWWW.EKONOMISYARIAH.NET=================
===========================================================================
===========================================================================





SPONSORED LINKS
Islamic clothing Islamic matrimonial Islamic music
Islamic Islamic gifts

Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

Kirim email ke