PENGKERDILAN PERAN PEMERINTAH
Era ekonomi baru dengan rezim perdagangan bebas, mengharuskan minimalisasi peran pemerintah suatu
negara dalam mengatur perekonomian suatu negara. Kebijakan-kebijakan pemerintah yang ikut campur dalam perekonomian dianggap telah menghambat pasar bahkan laju perekonomian. Dengan demikian, deregulasi dianggap sebuah kewajiban bagi rezim perdagangan bebas.
Para penyokong rezim perdagangan bebas, mempromosikan, mengurangi regulasi berarti membiarkan kekuatan pasar bekerja. Kekuatan pasar akan menghasilkan lebih banyak efisiensi. Manfaat kekuatan pasar, melalui kompetisi, akan mengalir langsung ke konsumen dan masyarakat luas. Untuk itu, maka perlu dilakukan deregulasi-deregulasi perekonomian,
termasuk sektor-sektor strategis yang mempengaruhi hajat hidup orang banyak.
Menurut para ekonom, seperti Stiglitz, Korten, dan Perkins, deregulasi-deregulasi yang terjadi dilakukan oleh para pelobi yang bukan ekonom. Mereka mewakili kepentingan yang bersedia mengeluarkan banyak dana termasuk untuk sumbangan kampanye bagi para politisi yang akan membuat berbagai kebijakan-kebijakan mengurangi bahkan menghapus regulasi-regulasi yang telah berlaku sebelumnya. Dengan demikian, deregulasi yang terjadi lebih dimotivasi oleh upaya mempertinggi laba ketimbang oleh kepedulian tulus untuk mengefisienkan
perekonomian.
Deregulasi-deregulasi yang dilakukan secara otomatis mengurangi peran pemerintah dalam mengatur perekonomian yang dibutuhkan oleh semua golongan. Pihak yang diuntungkan terutama golongan pemilik modal atau eksekutif korporasi global. Para penganjur deregulasi, yakin bahwa semakin ramping pemerintahan dan semakin rendah tarif pajak akan semakin baik bagi perekonomian. Menurut mereka, uang yang dibelanjakan oleh pemerintah umumnya terbuang mubazir, sedangkan jika digunakan oleh sektor swasta akan termanfaatkan dengan baik. Akan tetapi, para ekonom di atas malah berpendapat bahwa yang
terjadi adalah sebaliknya. Sektor swasta, ternyata, malah menyia-nyiakan uang pada tingkatan dan cara yang bahkan tidak pernah terbayangkan oleh kebanyakan pejabat pemerintah. Para eksekutif perusahaan, mengelola imperium bisnisnya tanpa pengawasan, menyamai pemerintahan yang paling tidak demokratis.
Bersambung.................................
Penulis: MERZA GAMAL (Pengkaji Sosial Ekonomi Islami)
Everyone is raving about the all-new Yahoo! Mail. __._,_.___
Segenap Pengurus Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Mengucapkan: taqobbalallahu minna wa minkum. mohon maaf lahir batin. Selamat Hari Raya 'Iedul Fitri 1427H
SPONSORED LINKS
| Islamic clothing | Islamic matrimonial | Islamic music |
| Islamic | Islamic gifts |
Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
__,_._,___
