Menurut para pakar yang terlibat, seperti Korten, Stiglitz, Gilpin, maupun Perkins, kejadian itu tidak hanya menimpa beberapa negara contoh di atas. Hampir setiap negara yang menerima bantuan untuk memajukan negaranya telah membawa mereka ke bawah payung kekuasaan global dan hampir mengalami nasib yang sama. Hutang dunia ketiga telah tumbuh menjadi lebih dari USD 2,5 trilyun dengan biaya “pemeliharaan”nya mencapai lebih dari USD 375 milyar setahun (pada tahun 2004). Biaya pemeliharaan tersebut, melebihi semua pengeluaran dunia ketiga untuk kesehatan dan pendidikan. Biaya tersebut juga sama dengan 20 kali dari apa yang diterima negara berkembang setiap tahun sebagai bantuan luar negeri. Lebih dari 50% penduduk dunia bertahan hidup dengan biaya kurang dari dua dolar per hari. Sementara itu, sekitar 1% lapisan rumah tangga dunia ketiga paling atas menikmati 70-90% dari semua kekayaan keuangan pribadi di negara mereka. Sebagian kecil masyarakat, yang bertindak sebagai eksekutif perusahaan yang paling terhormat, telah memperkerjakan orang dengan tingkat penggajian yang mendekati gaji “budak” agar membanting tulang dengan kondisi yang tidak manusiawi di pabrik-pabrik atau proyek-proyek bergelimang peluh.
 
Proyek-proyek yang dibiayai dengan pinjaman dari lembaga keuangan internasional dan perbankan negara-negara maju yang pada awalnya dirasakan negara-negara berkembang sebagai bantuan telah menyeret mereka dalam hutang luar negeri yang tidak pernah habis dan entah kapan akan berakhir. Mereka mesti mempersembahkan porsi yang luar biasa besarnya dari anggaran nasionalnya untuk membayar hutang-hutang mereka, sebagai ganti memakai modalnya untuk membantu jutaan warga mereka yang secara resmi digolongkan sebagai melarat pada tingkat yang berbahaya. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi di negara-negara tersebut hanya bermanfaat bagi segelintir penduduk, dan mungkin sesungguhnya mengakibatkan keputusaasaan yang makin meningkat bagi sebagian besar penduduknya.
 
 T A M A T
 
Penulis: MERZA GAMAL (Pengkaji Sosial Ekonomi Islami)
 
 
 
 


Want to be your own boss? Learn how on Yahoo! Small Business. __._,_.___

===========================================================================
===========================================================================
===================KUNJUNGI HTTP://WWWW.EKONOMISYARIAH.NET=================
===========================================================================
===========================================================================
==========================##############===================================
===========================================================================
K E S E M P A T A N  T E R B A T A S :   5 PENDAFTAR PERTAMA

DITUTUP TANGGAL 8 OKTOBER 2006!!!!!!

>>PENGURUS PUSAT MES MENYEDIAKAN WEB-SITE OFFICIAL UNTUK SELURUH ASOSIASI/ORGANISASI EKONOMI SYARIAH DI INDONESIA DAN INDIVIDU PENGGIAT EKONOMI SYARIAH, DENGAN HARGA YANG SANGAT TERJANGKAU.  DAPAT DISKON KHUSUS BAGI MES-MES DAERAH (BAIK PENGURUS WILAYAH MAUPUN PENGURUS DAERAH)

>>CUKUP SEKALI DAFTAR, SELANJUTNYA KAMI YANG URUS.

>>KIRIMKAN EMAIL KOSONG KE [EMAIL PROTECTED]

>>UNTUK MENDAPATKAN PROPOSAL PROGRAM TERSEBUT ATAU HUBUNGI SEKRETARIAT MES PUSAT 021-2511304, 0817820228 (IQBAL)


===========================================================================
============================##############=================================
===========================================================================
===========================================================================
===================KUNJUNGI HTTP://WWWW.EKONOMISYARIAH.NET=================
===========================================================================
===========================================================================





SPONSORED LINKS
Islamic clothing Islamic matrimonial Islamic music
Islamic Islamic gifts

Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

Kirim email ke