Ada sedikit tanggapan:

1. Mungkin ekonomi syariah itu bisa berkembang karena dia berintegrasi
dengan perekonomian biasa. Tapi sistem perbankan syariah lebih baik dari
perbankan biasa.

2. Namun ekonomi tak hanya sistem perbankan, tapi juga faktor produksinya,
inovasinya. Ini mungkin belum keliatan di ekonomi syariah. Makanya walopun
berkembang tapi belum menjadi berita utama. Beda dengan sistem ekonomi kong
hucu :-) di cina, beda dengan sistem ekonomi hindu :-) di India. Apa lagi
dibandingkan raja ekonomi dunia yaitu sistem ekonomi protestan di amerika
:-) . Sistem ekonomi kong hu cu :-), hindu :-) dan protestan :-) itu  telah
terbukti bisa  berproduksi, memberikan lapangan kerja sehingga banyak yang
ikut menikmati kue kesejahteraan

Di titik inilah saya ragu soal label ekonomi syariah itu. Apa nantinya
pengembangan ekonomi syariah ya cuma nyontek aja sistem ekonomi yang ada,
kemudian menambah perbaikannya kemudian mencocok2an dengan ayat2 kitab suci
yang ada ataopun mengubah nama2 ekonomi menjadi berbau arab.

salam

Kirim email ke