Benar Pak Erwin,
Sepanjang ekonomi syariah merupakan terjemahan dari ekonomi kapitalis. Ya, 
tumbuh dan berkembangnya mengikuti ekonomi kapitalis. Kontribusinya sama atau 
bahkan lebih sedikit karena hanya menyasar konsumen "emosional" saja.

ebs


  ----- Original Message ----- 
  From: Erwin Wirawan 
  To: [email protected] 
  Sent: Tuesday, August 28, 2007 8:47 AM
  Subject: Re: {ekonomi-syariah} Kehebatan Ekonomi Syariah


  Ada sedikit tanggapan:

  1. Mungkin ekonomi syariah itu bisa berkembang karena dia berintegrasi dengan 
perekonomian biasa. Tapi sistem perbankan syariah lebih baik dari perbankan 
biasa.

  2. Namun ekonomi tak hanya sistem perbankan, tapi juga faktor produksinya, 
inovasinya. Ini mungkin belum keliatan di ekonomi syariah. Makanya walopun 
berkembang tapi belum menjadi berita utama. Beda dengan sistem ekonomi kong 
hucu :-) di cina, beda dengan sistem ekonomi hindu :-) di India. Apa lagi 
dibandingkan raja ekonomi dunia yaitu sistem ekonomi protestan di amerika :-) . 
Sistem ekonomi kong hu cu :-), hindu :-) dan protestan :-) itu  telah terbukti 
bisa  berproduksi, memberikan lapangan kerja sehingga banyak yang ikut 
menikmati kue kesejahteraan 

  Di titik inilah saya ragu soal label ekonomi syariah itu. Apa nantinya 
pengembangan ekonomi syariah ya cuma nyontek aja sistem ekonomi yang ada, 
kemudian menambah perbaikannya kemudian mencocok2an dengan ayat2 kitab suci 
yang ada ataopun mengubah nama2 ekonomi menjadi berbau arab. 

  salam



   

Kirim email ke