Assalamu`alaikum wr wb.
Puji syukur kepada Allah SWT yang sampai saat ini masih memberikan  amanah otak 
kepada kita yang bisa diajak berpikir dan ber agumen maupun bertukar pikiran 
(bukan berdebat).  Sholawat dan salam tercurah kepada Rasulullah SAW yang 
semoga kita senantiasa istiqomah dengan jalannya, menyeru amar makruf nahi 
munkar, tentunya dengan lemah lembut, tidak menyakiti perasaan antara satu dan 
yang lain.

Afwan ya, gimana kalau tukar pikirannya dialihkan kepada bbagaimana bis syariah 
ini bisa terlakasana, sebagaimana di jepang sudah mulai dipikirkan pemisahan 
gerbong KA antara ikhwan dan akhwat, karena banyaknya pelecehan pada akhwat 
yang naik KA.

Terus bagaimana lobi bisa dilakukan, terutama bagi para orang berduit yang bisa 
kasih modal alias inves. Insya Allah gampang kok nyari investor. Dan yang jelas 
bagaimana memasarkan, memproduksi itu mudah susahnya adalah memasarkan, mau 
ndak ihwah menunda keberangkatan ataupun mempercepat jadwal keberangkatan agar 
bisa naik angkutan syar `i ini. Lalu bagaimana nasip para awak bis 
"konvensional" (afwan ane binggung kasih nama apa), karena mereka juga punya 
keluarga yang harus dihidupi, kalau semua ikhwah pindah naik busnya. karena 
sampai saat inipun mereka sulit ngejar setoran.

Untuk akhina fillah Nizami, semoga Allah merahmati, gmn kalau memaafkan 
"pahlawan bertopeng" kan urusan selesai, terserah beliaunya mau minta maaf atau 
tidak dan yang lain juga tidak semakin menambah runyam dengan mengirimkan pesan 
yang makin menambah rasa " tidak suka". Kalu hati kita seluas samudra sekecil 
apapun julukan kalau tidak merugikan kita ataupun umat ataupun dakwah, ya 
sudah........... Layaknya cerita garam yang ditaburkan di gelas dan danau pasti 
akan lebih terasa di gelasnya, sedangkan danau sama saja airnya walaupun garam 
yang ditaburkan satu gelas, rasanya tidak terpengaruh garam. begitulah filsafah 
hati.

Sedang bagi "pahlawan bertopeng'  meminta maaf cukuplah sudah,  dan tidak 
memperpanjang masalah. Bagaimanapun Rasulullah berdakwah dengan kata kata yang 
menyejukkan, dia baru akan tegas pada orang kafir dan itupun yang menyerang 
Islam. Tidak menyakiti orang lain, walaupun hanya dengan satu kata.

He he he ini hanya pikiran orang yang pernah merasakan bagaimana tidak enaknya 
berdebat ataupun harus berbicara kerasa ketika kita di meja memperjuangkan 
suatu kebenaran. Kadang hati sakit tapi kadang sangat tidak enak ketika teman 
bicara ( diskusi) tertunduk malu karena sudah tidak bisa mengeluarkan kata kata 
untuk mendebat. maaf ya, semoga semua bisa bersikap lebih tenang, dan tidak 
mempeributkan yang maaf bagi saya tidak prinsip. 

Wassalamu`alaikum wr wb

----- Original Message ----
From: "[EMAIL PROTECTED]" <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Monday, 22 October, 2007 5:59:04 PM
Subject: Re: {ekonomi-syariah} Bis Syari'ah Khusus Wanita









  


    
            Assalamualaikum Wr. Wb. 



Gaji 3 juta itu lumayan besar loh. Coba anda tanyakan ke karyawan bank 

konvensional atau ke karyawan bank syariah yang katanya lebih adil itu level 

pelaksana berapa gajinya, level officer berapa gajinya. Padahal orang selalu 

beranggapan kerja di bank itu besar-besar gajinya, ternyata kalah sama sopir 

Bis... 



Wassalamu'alaikum wr. wb.

 



Hal: {ekonomi-syariah} Bis Syari'ah Khusus Wanita

Posted by: "Agung Bijaksana" mencobalurus@ yahoo.co. id   mencobalurus

Thu Oct 18, 2007 7:28 pm (PST)

Assalamualaikum Wr. Wb., 



Saya sungguh menyesalkan atas komentar dibawah ini. Ide adanya Bis khusus 

wanita merupakan ide brilian, saya rasa tidak semua orang memikirkannya. 

Secara ekonomis, perhitungan yang masuk akal walaupun untuk menerapkannya 

tidak mudah. Karena perlu modal besar dan kemampuan lobi pada birokrasi yang 

ada.

Saya heran dan malu ternyata ada anggota dimilis ini yang tidak berani 

memakai jati dirinya (walaupun saya tahu siapa anda sebenarnya), tidak pakai 

salam sebagai mana muslim layaknya ketika menyapa saudaranya, menyerang 

pendapat saudaranya tanpa ada perhitungan yang bisa dipertanggung jawabkan. 

Memakai kata Masya Allah lagi, pantaskah ini?

Saya pikir hal-hal seperti ini jangan dilestarikan saudaraku, tidak akan 

maju umat islam kalau sesama saudara saling menjegal. 



Wassalamualaikum Wr. Wb., 



Agung 



----- Pesan Asli ----

Dari: Pahlawan Bertopeng <penyelamat.cinta@ gmail.com>

Kepada: ekonomi-syariah@ yahoogroups. com

Terkirim: Rabu, 17 Oktober, 2007 7:17:55

Topik: Re: {ekonomi-syariah} Bis Syari'ah Khusus Wanita 



tega sekali ngasih gaji untuk kernet dan sopir dengan jam kerja dari jam 7 

pagi sampe 7 malam dalam sebulan cuma dibayar 5 juta. masya Allah....benar2 

kapitalis deh mentalnya. 



Re: Bis Syari'ah Khusus Wanita

Posted by: "A Nizami" [EMAIL PROTECTED] com   nizaminz

Thu Oct 18, 2007 7:28 pm (PST) 



Sayang anda tidak mau memakai nama asli. Tapi nama

samaran "Pahlawan Bertopeng". Adakah itu Islami? Saya

ingin bertanya kepada moderator apakah pemakaian nama

samaran disertai penghinaan "kapitalis deh mentalnya"

di milis ekonomi syariah ini diperbolehkan? 



UMR saat ini di Jakarta sekitar Rp 900 ribu sementara

di berbagai tempat di DKI bahkan banyak yang besarnya

masih di bawah UMR. 



Jika gaji supir Bis Syari'ah Rp 3 juta / bulan dan

kondekturnya Rp 2 juta/bulan itu sudah di atas gaji

supir Busway (Rp 2,5 juta/bulan) yang gajinya di atas

rata2 supir bis lainnya yang bisa bekerja dari jam 6

pagi hingga jam 9 malam. 



===

http://www.hupelita .com/baca. php?id=36807

Menurut dia, gaji supir busway saat ini mencapai Rp2,5

juta per bulan.

=== 



Tentu saja masalah gaji relatif. Jika perusahaan mau

menggaji supir rp 8 juta dan kondektur rp 4 juta juga

terserah. Tapi tentu disesuaikan dengan kondisi

keuangan perusahaan tsb. 



Sayang jika niat baik mendirikan Bis Syari'ah agar

wanita muslimah tidak berdesakkan/ bersentuhan dengan

pria yang bukan muhrimnya jadi sirna akibat email yang

mengubah topik pembicaraan seperti yang anda lakukan. 



Wassalam



    
  

    
    




<!--

#ygrp-mkp{
border:1px solid #d8d8d8;font-family:Arial;margin:14px 0px;padding:0px 14px;}
#ygrp-mkp hr{
border:1px solid #d8d8d8;}
#ygrp-mkp #hd{
color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:bold;line-height:122%;margin:10px 0px;}
#ygrp-mkp #ads{
margin-bottom:10px;}
#ygrp-mkp .ad{
padding:0 0;}
#ygrp-mkp .ad a{
color:#0000ff;text-decoration:none;}
-->



<!--

#ygrp-sponsor #ygrp-lc{
font-family:Arial;}
#ygrp-sponsor #ygrp-lc #hd{
margin:10px 0px;font-weight:bold;font-size:78%;line-height:122%;}
#ygrp-sponsor #ygrp-lc .ad{
margin-bottom:10px;padding:0 0;}
-->



<!--

#ygrp-mlmsg {font-size:13px;font-family:arial, helvetica, clean, sans-serif;}
#ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}
#ygrp-mlmsg select, input, textarea {font:99% arial, helvetica, clean, 
sans-serif;}
#ygrp-mlmsg pre, code {font:115% monospace;}
#ygrp-mlmsg * {line-height:1.22em;}
#ygrp-text{
font-family:Georgia;
}
#ygrp-text p{
margin:0 0 1em 0;}
#ygrp-tpmsgs{
font-family:Arial;
clear:both;}
#ygrp-vitnav{
padding-top:10px;font-family:Verdana;font-size:77%;margin:0;}
#ygrp-vitnav a{
padding:0 1px;}
#ygrp-actbar{
clear:both;margin:25px 0;white-space:nowrap;color:#666;text-align:right;}
#ygrp-actbar .left{
float:left;white-space:nowrap;}
.bld{font-weight:bold;}
#ygrp-grft{
font-family:Verdana;font-size:77%;padding:15px 0;}
#ygrp-ft{
font-family:verdana;font-size:77%;border-top:1px solid #666;
padding:5px 0;
}
#ygrp-mlmsg #logo{
padding-bottom:10px;}

#ygrp-vital{
background-color:#e0ecee;margin-bottom:20px;padding:2px 0 8px 8px;}
#ygrp-vital #vithd{
font-size:77%;font-family:Verdana;font-weight:bold;color:#333;text-transform:uppercase;}
#ygrp-vital ul{
padding:0;margin:2px 0;}
#ygrp-vital ul li{
list-style-type:none;clear:both;border:1px solid #e0ecee;
}
#ygrp-vital ul li .ct{
font-weight:bold;color:#ff7900;float:right;width:2em;text-align:right;padding-right:.5em;}
#ygrp-vital ul li .cat{
font-weight:bold;}
#ygrp-vital a{
text-decoration:none;}

#ygrp-vital a:hover{
text-decoration:underline;}

#ygrp-sponsor #hd{
color:#999;font-size:77%;}
#ygrp-sponsor #ov{
padding:6px 13px;background-color:#e0ecee;margin-bottom:20px;}
#ygrp-sponsor #ov ul{
padding:0 0 0 8px;margin:0;}
#ygrp-sponsor #ov li{
list-style-type:square;padding:6px 0;font-size:77%;}
#ygrp-sponsor #ov li a{
text-decoration:none;font-size:130%;}
#ygrp-sponsor #nc{
background-color:#eee;margin-bottom:20px;padding:0 8px;}
#ygrp-sponsor .ad{
padding:8px 0;}
#ygrp-sponsor .ad #hd1{
font-family:Arial;font-weight:bold;color:#628c2a;font-size:100%;line-height:122%;}
#ygrp-sponsor .ad a{
text-decoration:none;}
#ygrp-sponsor .ad a:hover{
text-decoration:underline;}
#ygrp-sponsor .ad p{
margin:0;}
o{font-size:0;}
.MsoNormal{
margin:0 0 0 0;}
#ygrp-text tt{
font-size:120%;}
blockquote{margin:0 0 0 4px;}
.replbq{margin:4;}
-->








      ___________________________________________________________ 
Want ideas for reducing your carbon footprint? Visit Yahoo! For Good  
http://uk.promotions.yahoo.com/forgood/environment.html

Kirim email ke