Logika ini yang saya maksud dengan Dual System, setuju dengan Pak Dody
walaupun bukan salah Dinar Emas-nya, tapi yang salah sistem fiat money-nya 
yang berasal dari kapitalisme global



----- Original Message ----
From: dody gere <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Thursday, May 8, 2008 5:43:02 PM
Subject: Re: [ekonomi-syariah] kenaikan harga BBM



Pengusaha muslim bayar gaji karyawan dengan  kepingan emas terus dia jual  
produknya ke  pemebeli  yg  membayarnya secara konvensional  (  non muslim  ) 
rugilah dia. Apalagi kalo dia eksport ga da yg mau bayar pake emas.



2008/5/7 Dian Nugraha <dian.nugraha@ gmail.com>:

Assalaamu `alaykum,

Bagaimana kalau dimulai saja menggunakan uang emas/perak ini dari kalangan kita 
sendiri? Saya lihat hal ini feasible untuk dilaksanakan asal sama-sama 
berkemauan. Pengusaha muslim menggaji karyawannya dengan koin emas/perak. 
Berbelanja sesama muslim dengan emas/perak. Sedapat mungkin tabungan dalam 
emas/perak. Tukar ke dalam fiat money jika mendesak saja.

Kita bisa membeli koin-koin tersebut di Logam Mulia (http://www.logammul 
ia.com/) atau di kios/wakala yang menjual dinar/dirham. Yang dijual ada:
- koin emas 24 karat, 1,2,5,10 gram

- koin dinar (emas 22 karat 4.25 gram)

Wassalaam,
Dian.











____________ _________ _________ _________ _________ _________ _
Be a better friend, newshound, and 
know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now. http://mobile. yahoo.com/ 
;_ylt=Ahu06i62sR 8HDtDypao8Wcj9tA cJ

________________________________
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.

________________________________
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now. 


      
____________________________________________________________________________________
Be a better friend, newshound, and 
know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.  
http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ

Kirim email ke